beritapalu.id
Tuesday, 10 Mar 2026
🌐 Network
pojokPALU pojokPALU pojokSIGI pojokSIGI pojokPOSO pojokPOSO pojokDONGGALA pojokDONGGALA pojokSULTENG pojokSULTENG bisnisSULTENG bisnisSULTENG bmzIMAGES bmzIMAGES rindang.ID rindang.ID
Subscribe
beritapalu.ID
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
  • 🌐
  • Hukum-Kriminal
  • Seni-Budaya
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Religi
  • Style
  • Region
  • Militer
  • Opini
  • Travel
  • Visual
  • Komunitas
šŸ“‚ Lainnya ā–¼
Indeks Feature Advertorial Liputan Khusus
beritapalu.IDberitapalu.ID
Search
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
Have an existing account? Sign In
Follow US
Ā© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Opini

Kemabruran Haji: Antara Spiritualitas dan Dinamika Keummatan

Published: 1 July, 2025
Share
Ilustrasi berhaji. (gemini AI)
Ilustrasi berhaji. (gemini AI)
SHARE
Oleh: Profesor Saepudin Mashuri

Prof Saepudin Mashuri (dok pribadi)
Prof Saepudin Mashuri (dok pribadi)

KEMABRURAN haji merupakan puncak harapan setiap Muslim yang menunaikan ibadah haji. Secara terminologis, kemabruran haji merujuk pada pelaksanaan ibadah haji yang diterima oleh Allah SWT karena memenuhi rukun, syarat sah dan dilakukan dengan benar, penuh keikhlasan untuk menggapai ridha Allah SWT.

Dalam hadis Rasulullah SAW disebutkan bahwa haji mabrur akan mendapatkan balasan yang tinggi dan mulia dari Allah: ā€œAl-hajju al-mabrÅ«r laisa lahu jazā’un illā al-jannahā€ (Haji yang mabrur tidak ada balasan lain kecuali surga) (HR. Bukhari, no. 1773; Muslim, no. 1349). Imam Nawawi menafsirkan ā€œmabrurā€ sebagai haji yang tidak tercampur dengan dosa dan dilakukan secara ikhlas berdasarkan kesadaran imaniyah dan ketakwaan semata (Nawawi, 2003: 429).

Makna kemabruran dalam konteks ini tidak hanya pada aspek ritual ibadah, tetapi mencakup perubahan moral dan sosial di saat pelaksanaan ibadah haji dan pasca-berhaji. Allah SWT menegaskan nilai spiritualitas haji dalam QS. Al-Baqarah [2]:197, ā€œ…barang siapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats (kata-kata kotor), fusuq (berbuat dosa), dan jidal (bertengkar) di dalam masa mengerjakan haji,”.

BACA JUGA:  Surat Pemecatan LDK Al-Abrar - Ketika Transparansi Organisasi Dipertaruhkan

Ayat al-Qur’an ini menekankan dimensi etika dalam ibadah haji yang menjadi indikator kemabruran. Dari pengalaman menunaikan ibadah haji selama di Makkah dan Madinah, ayat ini menjadi pedoman utama yang mengikat jamaah haji untuk selalu berhati-hati dalam bertuturkata dan bertindak antara sesama. Setiap jamaah haji berusaha sekuat mungkin jangan sampai melanggar ajaran Allah SWT terkait etika-moral dalam seluruh rangkaian pelaksanaan ibadah haji.

Selain itu, spiritualitas haji juga tergambar dalam aspek penghambaan total setiap jamaah haji kepada Allah SWT, perenungan akan asal-usul manusia, dan penghormatan terhadap jejak spritual Nabi Ibrahim AS dan keluarganya. Ritual thawaf, sa’i, wukuf, mabit dan jumrah merupakan simbol kepasrahan dan pencarian makna hidup, sebagaimana ditegaskan dalam hadis: ā€œAmbillah manasikmu dariku…ā€ (HR. Muslim, no. 1297), menunjukkan dimensi keteladanan, kepasrahan dan keihklasan dalam beribadah.

Dalam ibadah haji tidak mengenal perbedaan status sosial, kebangsawanan, apalagi cuma jabatan dan gelar akademik. Semua manusia setara, bersatu dan bersama-sama menunjukkan penghambaannya kepada Allah semata.

Setiap jamaah haji khusuk dan sibuk mengingat dosa sepanjang hidup, kedurhakaan kepada orangtua, kezholiman kepada orang lain, harta benda yang tidak halal dan berbagai prilaku buruk lainnya. Maka, setiap jamaah haji pasti terbawa pada tinggkat kesadaran spritual yang mendalam, mereka tersedu-sedu, menangis dengan cucuran air mata, mengakui kehinaan dan dosa-dosa yang pernah dilakukan sepanjang hidup.

BACA JUGA:  Keleleran

Namun, di balik aspek spiritual ini, haji juga merupakan ajang dinamika sosial dan keumatan. Setiap tahun, jutaan Muslim dari berbagai negara, suku, ras, dan latar belakang budaya berkumpul di satu tempat yang sama, mengenakan pakaian serupa (ihram), tanpa identitas sosial yang membedakan. Ini menjadi wujud nyata konsep universalitas Islam dan ukhuwah Islamiyah. Dalam konteks ini, Makkah menjadi miniatur umat Islam global—dari Afrika, Asia, Eropa, hingga Amerika, berkumpul dengan satu tujuan: taqarrub kepada Allah.

Meski demikian, keberagaman ini juga menimbulkan dinamika. Perbedaan mazhab, bahasa, kebiasaan, bahkan pandangan keagamaan bisa memunculkan friksi kecil dalam interaksi jamaah. Misalnya, praktik ziarah kubur yang berbeda tafsirnya di antara mazhab Sunni dan Syiah, perbedaan dalam membaca doa dan manasik, perbedaan gerakan sholat dan berbagai perbedaan ritual ibadah umat Islam lainnya disaksikan langsung di dua masjidil haram (al-Haromain), Makkah dan Madinah.

BACA JUGA:  Dua Tahapan Pilkada Krusial Berpotensi Pelanggaran Administrasi

Disinilah pentingnya toleransi dan pemahaman lintas mazhab sebagai bagian dari makna haji yang mabrur—yakni menciptakan harmoni di tengah keberagaman umat Islam. Umat Islam tunggal (wahid) dalam dismensi teologis-spritual, tetapi berbeda dalam banyak ungkapan dan tindakan ibadah-ritual.

Dengan demikian, kemabruran haji bukan hanya ditentukan oleh kesempurnaan ritual, tetapi juga sejauh mana nilai-nilai spiritualitas dan sosial selama berhaji dapat diwujudkan dalam kehidupan nyata, baik di saat pelaksanaan rangkaian ibadah haji di al-Haromain maupun selama di tanah air masing-masing.
Sebagai ikhtitam, setiap haj adalah tamu Allah (Dhuyufurrahman) yang sudah meneguhkan niat menuju panggilan-Nya, mereka telah meninggalkan semua larangan berhaji secara ikhlas, menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji (manasik haji) yang panjang dan melelahkan secara tawadhu semata-semata ketaatan kepada Allah.

Semoga Allah SWT menerima penghambaan berhajinya dan mereka mendapatkan gelar haji MABRUR. Haji mabrur menjadi cermin kualitas keislaman setiap haj, bukan sekadar gelar sosial-religius, tetapi komitmen moral-kemanusiaan yang akan disemaikan antara sesama manusia pada medan kehidupan nyata yang beragam pasca-berhaji. Wallahu’allamu bishawab.****

*) Catatan: Penulis Adalah Dekan Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan UIN Datokarama Palu

Editor: beritapalu

TAGGED:hajimabrursaepudin mashuri
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Email Copy Link
Previous Article Pembiayaan berbasis iman telah mendukung proyek-proyek untuk membersihkan layanan sanitasi dan tempat pembuangan sampah di Yogyakarta. (Foto: UN Indonesia) Mengandalkan Keuangan Berbasis Iman, Alternatif untuk Pembangunan Berkelanjutan
Next Article Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga (kanan) pada bedah rumah di Desa Sibedi, Sigi, Senin (30/6/2025). (Foto: Humas Polres Sigi) Kapolres Sigi Pimpin Bedah Rumah dan Pembangunan MCK di Sibedi

Berita Terbaru

Wali Kota Hadianto pada buka puasa bersama para Ketua RT dan RW se Kota Palu, Senin (9/3/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Palu

Pemkot Palu Siapkan Proyek Silabeta dan Pasar Inpres, Rampung 2027

9 March, 2026
Pangdam XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI J. Binsar P. Sianipar di Makodim 1427/Pasangkayu, Senin (9/3/2026). (©Pendam23/PW)
Militer

Kunker ke Kodim 1427/Pasangkayu, Pangdam Tekankan Disiplin dan Marwah Satuan

9 March, 2026
Ilustrasi. (©AI Generative)
Headline

Karhutla Kembali Terjadi di Toboli–Avolua Parigi Moutong

9 March, 2026
Kapolda Sulteng Irjen Pol ENdi Sutendi membagikan takjil gratis kepada pengendara ojol di Palu, Senin (9/3/2026). (©Humas Polda Sulteng)
Palu

Polda Sulteng Bagikan 1.000 Paket Takjil kepada Ojol dan Pengguna Jalan

9 March, 2026
Para pemegang saham pada RUPST Bank BNI di Jakarta, enin (9/3/2026). (©PT BNI)
Bisnis

RUPST BNI Setujui Dividen Rp13,03 Triliun dan Buyback Saham Hampir Rp1 Triliun

9 March, 2026

Berita Populer

Para penyintas bencana yang menghuni Huntap Mandiri Mamboro berfoto dengan manajemen AirAsia di Hunta Mamboro, Sabtu (7/3/2026). (©Heri)
Feature

Saat Penyintas Mamboro Bertemu AirAsia yang Membantu Mereka Bangkit

8 March, 2026
Ilustrasi (©AI Generative)
Komunitas

PETI Ancam Situs Megalit Dongi-Dongi, Gubernur Sulteng: Kami Bekerja, Bukan Diam

9 March, 2026
Ilustrasi. (©AI Generative)
Headline

Karhutla Kembali Terjadi di Toboli–Avolua Parigi Moutong

9 March, 2026
Ilustrasi. (©Chandra Asri)
Bisnis

Imbas Ketegangan Selat Hormuz, Chandra Asri Umumkan Force Majeure

8 March, 2026
Sekot Irmayanti berdialog dengan pimpinan Jamkrindo di Kantor Wali Kota Palu, Senin (9/3/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Bisnis

Jamkrindo-Pemkot Palu Jajaki Kerja Sama Perkuat Akses Pembiayaan UMKM

9 March, 2026

Logo BeritaPalu.id Akurat dan Terpecaya

Komitmen kami terhadap akurasi, netralitas, keberimbangan, dan penyampaian berita terkini telah membangun kepercayaan dari banyak audiens. Terdepan dengan pembaruan terkini tentang peristiwa, tren, dan dinamika terbaru.
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
WhatsAppFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
bmzimages.combmzimages.com

Dapatkan Info Terbaru

Masukkan email Anda untuk mendapatkan pemberitahuan artikel baru

Berita Terkait

Ilustrasi. (©AI Generative)
Opini

Dongi-Dongi: Ketika Tambang, Narasi ā€œEnclaveā€, dan Keberanian Negara Diuji

beritapalu
Ilustrasi (©AI Generative)
Opini

Melawan ā€˜Zero-Click’ dengan Jurnalisme Layanan

beritapalu
Ilustrasi (AI Generative)
Opini

Menu Bergizi? Menakar Martabat Rakyat Lewat Kantong Plastik

beritapalu
Ilustrasi (Generative AI)
Opini

Negara Menagih “Utang” di Tanah Sulteng: Tamparan bagi Korporasi, Ujian bagi Nyali Pemerintah

beritapalu
beritapalu.ID
Facebook Twitter Youtube Instagram Linkedin

About US

beritapalu.ID adalah situs berita online berbasis di Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia. UU No.40/1999 dan Kode Etik Jurnalistik adalah panduan kami. Kecepatan memang penting, tapi akurasi pemberitaan jauh lebih penting. Kami berpihak kepada kebenaran dan kemaslahatan orang banyak dan idak semua berita yang disajikan mewakili pikiran kami.Ā 

Managerial
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Karir
Kebijakan
  • Disclaimer
  • Kode Perilaku
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks Berita

Kunjungi kami di

https://bmzimages.com

Ā© 2025 by beritapalu.ID

PT Beritapalu Media Independen
All Rights Reserved.

Copyright Ā© 2026 beritapalu.ID | Published by PT Beritapalu Media Independen | All Rights Reserved
Halaman
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?