PALU, beritapalu.ID | Meskipun diwarnai dengan rintik hujan, karnaval budaya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah tetap berlangsung meriah di sepanjang Jalan Moh. Yamin, Kota Palu, Senin (13/4/2026). Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin turut menghadiri kegiatan yang dilepas langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid.
Kegiatan melibatkan berbagai elemen masyarakat dari beragam latar belakang etnis dan budaya. Gubernur Anwar Hafid menekankan bahwa tagline Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah kali ini mengusung semangat “Nambaso” sebagai wujud komitmen pembangunan daerah.
Gubernur menjelaskan bahwa “Nambaso” dalam bahasa Kaili berarti besar, namun dalam konteks pembangunan, istilah ini menjadi akronim dari “Anak Miskin Bisa Sekolah”. “Dari semangat tersebut, lahirlah program beasiswa ‘Berani Cerdas’ sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” ujar Anwar Hafid.
Budaya Fondasi Pembangunan Daerah
Gubernur menekankan bahwa budaya merupakan fondasi penting dalam membangun daerah yang kuat dan berdaya saing. “Daerah yang ditopang oleh kekuatan kearifan lokal akan menjadi daerah yang kokoh. Semakin maju daerah ini, kita tidak boleh lepas dari akar budaya,” tegasnya.
Melalui momentum peringatan HUT ini, Gubernur berharap seluruh kekayaan budaya Sulawesi Tengah dapat terus dilestarikan. Pemerintah bersama masyarakat terus berupaya merawat keberagaman budaya, mulai dari pakaian adat, kuliner khas, hingga tarian tradisional dari seluruh etnis.
“Karnaval budaya ini tidak hanya merayakan identitas daerah, tetapi juga diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat,” ujar gubernur.
Dukungan Pemkot Palu
Kehadiran Wakil Wali Kota Palu dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan konkret Pemerintah Kota Palu terhadap upaya pelestarian budaya sekaligus penguatan identitas daerah di tengah arus modernisasi.
Pelepasan peserta Karnaval Budaya ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Gubernur melalui Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido. Karnaval yang meriah ini menampilkan kekayaan seni dan budaya dari berbagai etnis Sulawesi Tengah, mencerminkan komitmen bersama dalam melestarikan warisan budaya daerah.











