FotoSeni Budaya

Energi Baru dari Posalia Pandapa Besusu

×

Energi Baru dari Posalia Pandapa Besusu

Share this article
Sejumlah warga menari bersama pada penutupan Posalia Pandapa Besusu di Kelurhaan Besusu Palu, Sabtu (19/10/2024) malam. (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Sejumlah warga menari bersama pada penutupan Posalia Pandapa Besusu di Kelurhaan Besusu Palu, Sabtu (19/10/2024) malam. (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

 

View this post on Instagram

 

A post shared by beritapalu.com (@berita_palu)

Rintisan energi baru di tiga hari pelaksanaan pesta rakyat bertajuk Posalia Pandapa Besusu di Kelurahan Besusu Barat, tepatnya di eks RSUD Undata menyeruak di puncak acara itu, Sabtu (19/10/2024) malam.

Denting suara musik etnik dan jingkrak warga di penghujung acara menandai babak baru upaya mempromosikan keharmonisan, kekerabatan, dan menjaga ketenteraman lingkungan.

Tapi itu terlalu sederhana, ada impian besar tersirat di dalamnya, spirit berkesenian dan berkebudayaan telah munumbuhkan tunasnya jauh dari dalam.

Itu akan makin menggema, karena Pemkot Palu sudah menjanjikan pendanaan pada APBD tahun depan, dan lebih jauh lagi akan menjadi event rutin setiap tahun.

Besusu, sebuah nama yang mengkonotasikan ketangguhan, kekuatan, batu karang. Kemajemukan tidak membatasinya untuk harmonis. Dari sini, tiga wilayah rumpun disatukan, membangun peradaban dengan toleransi tinggi. Budaya dan seni adalah bagian yang tak terpisahkan, tumbuh dan berkembang dalam ruang-ruang alam.

Kini ruang itu tercipta, lestari adat, budaya, seni menyatu dalam satu komitmen, Besusu untuk hari depan yang lebih menjanjikan.

Naskah dan foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 20 October, 2024
Siswa mengenakan baju tradisional berjalan di atas karpet pada fashion show merayakan Hari Kartini di SD Inpres Palupi, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (21/4/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Feature

Suasana di SD Inpres Palupi, Palu, Selasa (21/4/2026) berbeda dari biasanya. Sejak pukul 07.30 WITA, satu per satu siswa berdatangan dengan balutan pakaian tradisional. Anak laki-laki mengenakan batik, beberapa lengkap dengan peci atau penutup kepala khas daerah, sementara anak perempuan tampil anggun dengan kebaya dan busana tradisional beragam warna.

Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) menaiki bus TransPalu untuk menumpang ke kantor di salah satu halte bus di Palu. Sulawesi Tengah, Selasa (14/4/2026). (bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Editorial

Perubahan besar terjadi di halte-halte Bus TransPalu Kota Palu sejak awal minggu ini. Tempat-tempat yang biasanya sepi, kini dipenuhi puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengantre dengan sabar menunggu bus tiba.

Warga mengambil Burasa untuk disantap pada Lebaran Burasa di Masjid At-Tauhid, Kayumalue Ngapa, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (28/3/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Feature

Malam itu, aroma santan menguar dari balik lipatan daun pisang yang tersusun rapi di atas nampan-nampan. Di dalam Masjid At-Tauhid, Kelurahan Kayumalue Ngapa, Kota Palu, puluhan warga duduk bersila di atas karpet hijau, bahu-membahu, piring-piring kecil berjajar di hadapan mereka.