HeadlineOlahraga

Cacha, Pelajar 12 Tahun Terdepan di Renang Lintas Teluk Palu

×

Cacha, Pelajar 12 Tahun Terdepan di Renang Lintas Teluk Palu

Share this article
Perenang asal Palu Queenza Chandra Dewi (12) memacu kecepatan pada renang lintas Teluk Palu di Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (11/8/2024). Renang lintas Teluk Palu yang digelar untuk keenam kalinya oleh Palu Swimming Club (PSC) dan diikuti 70 peserta termasuk peserta asing itu menempuh jarak tujuh kilometer dan Queenza Chandra Dewi (12 tahun) pelajar SMP Negeri 14 Palu mencatat waktu tercepat 3 jam 30 menit. (bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Perenang asal Palu Queenza Chandra Dewi (12) memacu kecepatan pada renang lintas Teluk Palu di Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (11/8/2024). Renang lintas Teluk Palu yang digelar untuk keenam kalinya oleh Palu Swimming Club (PSC) dan diikuti 70 peserta termasuk peserta asing itu menempuh jarak tujuh kilometer dan Queenza Chandra Dewi (12 tahun) pelajar SMP Negeri 4 Palu mencatat waktu tercepat 3 jam 30 menit. (bmzIMAGES/Basri Marzuki)

PALU, beritapalu | Cacha, pelajar SMPN 4 Palu berusia 12 tahun menjadi yang terdepan dalam kegiatan renang lintas Teluk Palu yang mengambil start di Pantai Tipo dan finish di Pantai Kampung Nelayan, Talise sepanjang tujuh kilometer, Minggu (11/8/2024).

Cacha yang bernama lengkap Queenza Chandra Dewi mencatat waktu tercepat 3 jam 30 menit, lebih cepat dua menit dari Patrick – warga negara Australia yang ikut ambil bagian dalam kegiatan yang digelar keenam kalinya oleh Palu Swimming Club (PSC) tersebut.

Sejumlah perenang memacu kecepatan pada renang lintas Teluk Palu di Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (11/8/2024). (bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Sejumlah perenang memacu kecepatan pada renang lintas Teluk Palu di Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (11/8/2024). (bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Atas prestasi itu, Cacha berhak memboyong penghargaan dari panitia. Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid berkesempatan hadir pada puncak lomba dan mengalungkan penghargaan.

Hadianto menyampaikan rasa bangganya, dan berharap Cacha mendapat pembinaan yang lebih baik agar di masa depan dapat menjadi atlet renang handal dan gemilang serta tidak hanya membanggakan diri dan keluarganya tetapi juga membawa harum nama daerah Kota Palu.

Renang lintas Teluk Palu itu digelar oleh Palu Swimming Club (PSC), sebuah klub pecinta olahraga renang di Kota Palu. Kegiatan itu telah digelar sejak 2016 silam dan dilaksanakan setiap tahun kecuali pada 2018 yang urung digelar lantaran Kota Palu diterjang bencana.

Sejumlah perenang memacu kecepatan pada renang lintas Teluk Palu di Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (11/8/2024).(bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Sejumlah perenang memacu kecepatan pada renang lintas Teluk Palu di Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (11/8/2024).(bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Kegiatan yang diketuapanitiai oleh Boni Pacius Nadya itu adalah salah satu sumbangsih PSC untuk menggairahkan olahraga renang di Kota Palu. Kegiatan itu tidak saja menjadi ajang untuk menguji kemampuan renang, tetapi sekaligus menjadi wadah pelatihan dan pembinaan.

Renang lintas Teluk Palu itu sekaligus menyemarakkan kegiatan pariwisata yang kali ini dibuktikan dengan banyaknya warga yang hadir dan lebih heboh lagi karena ada warga negara asing yang ikut serta.

Renang lintas Teluk Palu ini diharapkan dapat terus berkelanjutan dan melahirkan atlet-atlet berbakat serta mendorong tumbuhnya ekonomi masyarakat dengan dampak yang ditimbulkannya. Wali Kota bahkan akan memasukkan kegiatan tersebut sebagai salah satu agenda Palu Sport Event (PSE) untuk menggairahkan sport tourism di Kota Palu. (afd)

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 11 August, 2024
Kakanwil Ditjenpas Sulteng Bagus Kuniawan (tengah depan) bersama sejumlah Kepala UPT Pemasyarakatan memberikan keterangan usai pembacaa Ikrar Halinar di halaman Lapas Kelas IIA Palu, Senin (20/4/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Headline

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah (Kanwil Ditjenpas Sulteng) menggelar Ikrar Zero Halinar (handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba) yang diikuti seluruh jajaran Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Lapangan Upacara Lapas Kelas IIA Palu, Senin (20/04/2026).

Ketu KONI Sulteng Fathur Rahman Razak bersama Wagub Sulteng Reny A Lamdjido pada kejuarana Berani Drag Race dan Drag di Palu beberapa waktu lalu. (©Panitia Drag Bike)
Olahraga

Upaya menekan aksi balap liar di Sulawesi Tengah (Sulteng) kini beralih ke lintasan resmi. Melalui inisiasi Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulteng, Muhammad Fatur Razaq, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) BERANI Drag Bike & Drag Race siap hadir sebagai wadah profesional bagi talenta muda lokal untuk beradu bakat dengan pembalap nasional.

Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara (keempat kanan), Kepala Balai Karantina Indonesia Sahat M Panggabean (kedua kanan), Gubernur Sulteng Anwar Hafid (ketiga kanan) bersama sejumlah pejabat menghamburkan beras kuning ke truk kontainer menandai pelepasan ekspor komoditas durian beku ke Tiongkok di Packing House PT Duco Food Indonesia, Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (16/4/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Bisnis

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan tekadnya untuk menjadikan Sulawesi Tengah (Sulteng) sebagai pusat durian dunia. Hal tersebut disampaikannya pada seremonial pelepasan ekspor komoditas durian beku ke Tiongkok oleh PT Duco Food Indonesia di Palu, Kamis (16/4/2026).