HeadlineNusantara

Dijamin Rahasia, Ini Nomor WhatsApp Mengadu ke Polri

×

Dijamin Rahasia, Ini Nomor WhatsApp Mengadu ke Polri

Share this article

PALU, beritapalu | Kepolisian Republik Indonesia melalui Divisi Profesi dan Pengamanan Divpropam (Divpropam) Polri meluncurkan aplikasi WhatsApp untuk Pelayanan dan Pengaduan atau disingkat WA Yanduan.

Kabid Propam Polda Sulteng Kombes Pol Ian Rizkian Milyardin menjelaskan, aplikasi Wa Yanduan itu untuk mempermudah masyarakat dalam membuat laporan serta pengaduan kepada Polri.

WA Yanduan juga mudah ditelusuri dan dimonitor sepanjang waktu atau realtime, serta termonitor dan diawasi langsung oleh Kadivpropam, Kapolda, dan Kapolres.

Ian menyebtukan, penggunaan aplikasi WA (Whatsupp) sengaja dipilih karena paling banyak digunakan oleh masyarakat indonesia, tak terkecuali di Sulawesi Tengah.

“Perkembangan pengaduan masyarakat dapat termonitor sejauh mana penangananya serta dapat diketahui perilaku pendumas dan operator dalam berkomunikasi di WA Yanduan,” imbuhnya.

Ia berharap, masyarakat bisa membuat laporan dengan mudah efektif dan efisien dengan cukup scan barcode atau save nomor WA Yanduan di 0812-1010-6700.

“Dipastikan juga segala bentuk pengaduan yang dilakukan masyarakat dijamin kerahasiaannya. Mulai dari kerahasiaan data pribadi si pelapor, hingga materi barang bukti pengaduannya,” tandas Ian. (afd/*)

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 26 January, 2023
Kakanwil Ditjenpas Sulteng Bagus Kuniawan (tengah depan) bersama sejumlah Kepala UPT Pemasyarakatan memberikan keterangan usai pembacaa Ikrar Halinar di halaman Lapas Kelas IIA Palu, Senin (20/4/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Headline

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah (Kanwil Ditjenpas Sulteng) menggelar Ikrar Zero Halinar (handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba) yang diikuti seluruh jajaran Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Lapangan Upacara Lapas Kelas IIA Palu, Senin (20/04/2026).

Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara (keempat kanan), Kepala Balai Karantina Indonesia Sahat M Panggabean (kedua kanan), Gubernur Sulteng Anwar Hafid (ketiga kanan) bersama sejumlah pejabat menghamburkan beras kuning ke truk kontainer menandai pelepasan ekspor komoditas durian beku ke Tiongkok di Packing House PT Duco Food Indonesia, Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (16/4/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Bisnis

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan tekadnya untuk menjadikan Sulawesi Tengah (Sulteng) sebagai pusat durian dunia. Hal tersebut disampaikannya pada seremonial pelepasan ekspor komoditas durian beku ke Tiongkok oleh PT Duco Food Indonesia di Palu, Kamis (16/4/2026).