PALU, BeritaPalu – Wali Kota Palu H. Hadianto Rasyid, S.E. memacu semangat ratusan mahasiswa baru dalam agenda Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru atau PKKMB FEB Untad di lingkungan Universitas Tadulako pada 29/07/2026.
Dalam kesempatan tersebut, Hadianto Rasyid menegaskan bahwa bangku kuliah merupakan gerbang penutup dari seluruh rangkaian pendidikan formal sebelum para sarjana terjun ke tengah masyarakat. Para peserta dinilai telah memilih bidang studi yang sangat relevan dengan kebutuhan dunia kerja masa kini.
“Adik-adik sekalian berada pada tahapan akhir dari proses pendidikan formal. Setelah melewati pendidikan dasar hingga menengah, kini kalian telah menentukan pilihan sendiri. Setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi, kalian akan menghadapi dunia nyata,” kata Hadianto Rasyid, Wali Kota Palu.
Hadianto juga menggarisbawahi perubahan mendasar antara sistem belajar di perguruan tinggi dengan jenjang sekolah dasar maupun menengah. Menurutnya, pola perkuliahan menuntut kesadaran pribadi yang tinggi karena dosen tidak lagi mengawasi mahasiswa secara ketat setiap waktu.
“Di perguruan tinggi, dosen tidak lagi memaksa kalian untuk hadir di kelas. Yang dibangun adalah kesadaran. Kesadaran itulah yang menjadi modal utama untuk meraih keberhasilan,” kata Hadianto Rasyid, Wali Kota Palu.
Lebih lanjut, ia mengingatkan para peserta agar tidak terlena dengan zona nyaman dan berani menundukkan rasa malas. Meraih masa depan cerah membutuhkan kedisiplinan, pengorbanan, serta fokus penuh selama menjalani masa studi.
“Kalau ingin menjadi orang sukses, jawabannya kembali kepada diri sendiri. Mimpi memang indah, tetapi untuk mencapainya dibutuhkan perjuangan. Tidak ada cita-cita besar yang dapat diraih hanya dengan bersantai. Semua membutuhkan pengorbanan, kerja keras, dan totalitas. Karena itu, manfaatkan waktu yang kalian miliki dengan sebaik-baiknya,” kata Hadianto Rasyid, Wali Kota Palu.
Selain ketekunan akademik, Hadianto mendorong mahasiswa untuk memiliki kepekaan sosial dan komitmen membangun daerah. Masa depan pembangunan di Sulawesi Tengah, khususnya Kota Palu, sangat ditentukan oleh integritas dan kompetensi generasi pelanjutnya.
“Kami tidak akan selamanya berada di posisi ini. Kalianlah yang nantinya akan melanjutkan estafet kepemimpinan. Kemajuan Kota Palu sangat bergantung pada kualitas generasi mudanya. Karena itu, jangan pernah berpikir bahwa diri kalian hanya untuk diri sendiri. Jadilah pribadi yang bermanfaat bagi banyak orang, paling tidak bagi keluarga. Sebab sebaik-baik manusia adalah mereka yang memberikan manfaat bagi sesamanya,” kata Hadianto Rasyid, Wali Kota Palu.
Pelaksanaan kegiatan PKKMB FEB Untad resmi dibuka secara simbolis melalui pemukulan gendang bersama oleh Wali Kota Palu dan jajaran pimpinan dekanat. Langkah awal ini diharapkan mampu menumbuhkan daya juang mahasiswa untuk menyelesaikan studi dengan integritas tinggi.




