BisnisInternasionalNasional

PLN dan UNOPS Perluas Kemitraan untuk Percepatan Transisi Energi Indonesia

×

PLN dan UNOPS Perluas Kemitraan untuk Percepatan Transisi Energi Indonesia

Share this article
Tim ETP menghadiri Hari Keberlanjutan PLN 2026, yang menampilkan presentasi simbolis untuk merayakan kesepakatan formal antara kedua organisasi. (© Kemitraan Transisi Energi Asia Tenggara)
Tim ETP menghadiri Hari Keberlanjutan PLN 2026, yang menampilkan presentasi simbolis untuk merayakan kesepakatan formal antara kedua organisasi. (© Kemitraan Transisi Energi Asia Tenggara)

JAKARTA, beritapalu.ID | PT PLN (Persero) dan Southeast Asia Energy Transition Partnership (ETP) United Nations Office for Project Services (UNOPS) secara resmi memperluas perjanjian kemitraan untuk mempercepat transisi energi di Indonesia.

Perjanjian ditandatangani oleh Direktur Teknologi, Engineering dan Keberlanjutan PLN Evy Haryadi dan perwakilan ETP John Robert Cotton, disaksikan langsung oleh Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dan Matthew David Johnson-Idan mewakili Kepala Kantor PBB untuk Indonesia.

Kemitraan yang melanjutkan kolaborasi sejak 2021 ini mencakup studi transisi pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), pengembangan jaringan pintar (smart grid), pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (ESS), serta dukungan kemajuan energi terbarukan. Kedua pihak juga berencana mengadakan berbagai forum berbagi pengetahuan di tingkat nasional dan internasional.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan komitmen PLN dalam mendorong transisi energi Indonesia melalui kemitraan global yang kuat.

“PLN terus memperkuat kemitraan global untuk menghadirkan solusi iklim yang nyata. Kami memprioritaskan penghentian bertahap penggunaan batu bara, optimalisasi jaringan listrik, dan pengembangan energi terbarukan. Lebih dari sekadar membangun infrastruktur, kami tengah membentuk sistem energi yang tangguh dan rendah karbon yang melayani seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Darmawan.

Evy Haryadi menjelaskan ruang lingkup kolaborasi mencakup pengembangan studi transisi untuk pembangkit listrik tenaga batu bara, kajian untuk memperkuat transmisi dan distribusi, serta inisiatif smart grid dan Energy Storage System.

“Kami juga berkomitmen untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan bersama di tingkat nasional, regional, dan global guna mendorong pertukaran pengetahuan serta mempercepat agenda transisi energi Indonesia,” kata Evy.

John Cotton dari ETP menyoroti pentingnya kolaborasi ini sebagai bentuk dukungan strategis dan teknis untuk mempercepat implementasi energi bersih serta kesiapan sistem jaringan.

Sementara itu, Gita Sabharwal, Kepala Kantor PBB untuk Indonesia, menegaskan komitmen Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam mendukung ketahanan energi Indonesia melalui berbagai program yang menerjemahkan ambisi kebijakan menjadi hasil nyata di lapangan.

Kolaborasi ini menunjukkan komitmen kuat dari kedua institusi dalam mewujudkan masa depan sektor ketenagalistrikan Indonesia yang berkelanjutan, andal, dan tangguh.

 

Editor: beritapalu
Penulis: basri marzuki
Tanggal: 30 April, 2026

Leave a Reply

Diseminasi dan Refleksi Capaian Proyek Perikanan Berkelanjutan serta Tata Kelola Kawasan Konservasi Persisir dan Pulau-Pulau Kecil Dalaka di Banggai, Sulawesi Tengah, Kamis (23/4/2026). (©Debby)
Banggai

Burung Indonesia menyelenggarakan lokakarya akhir Diseminasi dan Refleksi Capaian Proyek Perikanan Berkelanjutan dan Tata Kelola Kawasan Konservasi Persisir dan Pulau-Pulau Kecil (KKP3K) Dalaka, mencatat pencapaian signifikan dengan 97,33 persen perubahan perilaku positif masyarakat menuju praktik perikanan berkelanjutan.