PALU, beritapalu.ID | Pemerintah Kota Palu menegaskan kesiapsiagaan penuh dalam menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem. Berbagai langkah antisipatif telah dilakukan sejak apel kesiapsiagaan hidrometeorologi yang digelar pada 2 Desember 2025, mulai dari penyiapan logistik, peralatan, hingga koordinasi dengan seluruh unsur terkait.
Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin menyampaikan hal tersebut seusai mengikuti rapat koordinasi (rakor) apel kesiapsiagaan hidrometeorologi basah secara daring bersama seluruh pemerintah daerah se-Indonesia, Senin (29/12/2025).
“Alhamdulillah kita siap. Kita sudah melakukan berbagai upaya kesiapsiagaan sejak tanggal 2 Desember, mulai dari kesiapan logistik, peralatan, dan keterlibatan seluruh unsur terkait, seperti BPBD, Dinas Sosial, serta dukungan dari Polres dan Kodim,” ujarnya.
Wakil wali kota menjelaskan bahwa apel kesiapsiagaan tersebut diikuti dengan langkah-langkah antisipatif hingga ke tingkat wilayah. Pemkot Palu telah menginstruksikan seluruh camat dan lurah agar aktif memantau kondisi alam di wilayah masing-masing.
“Kita juga sudah menyampaikan kepada seluruh lurah dan camat untuk memahami tanda-tanda alam. Jika hujan turun terus-menerus selama satu jam, itu sudah harus menjadi peringatan dini kepada masyarakat. Masyarakat juga harus mengetahui tanda-tanda alam tersebut melalui para lurah,” jelasnya.
Wakil Wali Kota Imelda menegaskan bahwa dalam hal kesiapsiagaan dan tanggap bencana, Kota Palu saat ini berada dalam kondisi sangat siap. Namun, ia mengingatkan bahwa penanggulangan bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata.
“Kita harus bersama-sama. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga melibatkan elemen masyarakat dan seluruh stakeholder. Karena kita tidak pernah tahu kapan bencana itu akan terjadi,” tutupnya.
pojokPALU
pojokSIGI
pojokPOSO
pojokDONGGALA
pojokSULTENG
bisnisSULTENG
bmzIMAGES
rindang.ID
Akurat dan Terpecaya