LingkunganNusantara

PT Vale Serahkan Kendaraan Pengangkut Sampah kepada Pemkab Kolaka

×

PT Vale Serahkan Kendaraan Pengangkut Sampah kepada Pemkab Kolaka

Share this article
Penyerahan kendaraan sampah dari PT Vale ke Pemkab Kolaka, Sultre, Minggu (17/8/2025). (©PT Vale Indonesia)
Penyerahan kendaraan sampah dari PT Vale ke Pemkab Kolaka, Sultre, Minggu (17/8/2025). (©PT Vale Indonesia)

KOLAKA, beritapalu.ID | PT Vale Indonesia Tbk menyerahkan empat unit kendaraan roda dua pengangkut sampah kepada Pemerintah Kabupaten Kolaka dalam rangka peringatan HUT ke-80 RI di Alun-Alun 19 November, Sabtu (17/8/2025).

Bantuan diserahkan oleh Senior Manager Operational Readiness IGP Pomalaa Andi Nur Taslim kepada Bupati Kolaka Amri Djamaluddin, didampingi Wakil Bupati Husmaluddin, usai mengikuti upacara peringatan HUT RI.

“Dengan bantuan ini, kami berharap dapat bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan agar masyarakat dan perusahaan bisa berkembang berdampingan,” kata Andi Nur Taslim.

Kendaraan tersebut akan dialokasikan ke empat kecamatan yaitu Baula, Tanggetada, Pomalaa, dan Wundulako untuk mendukung pengelolaan sampah yang lebih efektif.

Bupati Kolaka Amri Djamaluddin mengapresiasi bantuan PT Vale tersebut. “Bantuan ini sangat membantu mengatasi persoalan sampah di Kabupaten Kolaka. Kami berharap kerja sama ini berkelanjutan, sehingga manfaatnya terus dirasakan masyarakat,” katanya.

Sebelumnya, PT Vale juga menggelar perayaan HUT RI di kawasan Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa. Upacara pengibaran bendera di Construction Office IGP Pomalaa dipimpin Construction Specialist Pomalaa Agus Nunar, diikuti karyawan dan kontraktor.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan teks proklamasi, hening cipta, dan lomba kemerdekaan seperti makan kerupuk dan meniup balon. Acara ditutup dengan undian doorprize berbagai perlengkapan rumah tangga dan elektronik.

Bantuan kendaraan pengangkut sampah ini merupakan bagian dari komitmen PT Vale dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan pembangunan masyarakat di sekitar area operasionalnya.

Program ini juga sejalan dengan agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 11 tentang Kota dan Komunitas Berkelanjutan serta SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. (afd/*)

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 18 August, 2025
Seminar Hasil Kajian Spesies Ekosistem Mangrove, Perhutanan Sosial, dan Taman Hutan Raya (Tahura) Sulawesi Tengah yang diselenggarakan di Gedung Serbaguna Fakultas Kehutanan (Fahutan) Untad, Rabu (22/04/2026). (©ROA Sulteng)
Lingkungan

Hasil kajian ekosistem mangrove di kawasan Oncone Raya menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan, di mana dari luas sekitar 31,44 hektar, hanya sekitar 18,7% yang masih berupa vegetasi mangrove, sementara 50,3% telah beralih menjadi tambak dan 31% merupakan areal terbuka.