PaluPemkot Palu

Wali Kota Palu Temukan Sampah Masih Berserakan di Sejumlah Titik

×

Wali Kota Palu Temukan Sampah Masih Berserakan di Sejumlah Titik

Share this article
Wali Kota Hadianto bersama Wawali Imelda menyaksikan sampah yang berserak di salah satu titik kunjungan lapangannya di Palu, Kamis (23/4/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Wali Kota Hadianto bersama Wawali Imelda menyaksikan sampah yang berserak di salah satu titik kunjungan lapangannya di Palu, Kamis (23/4/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)

PALU, beritapalu.ID | Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menemukan kondisi kebersihan yang masih sama dengan hasil identifikasi sebelumnya, di mana sampah masih berserakan di sejumlah kawasan saat melakukan peninjauan menggunakan sepeda motor di Kecamatan Palu Selatan dan Palu Timur, Kamis (23/4/2026).

“Identifikasi kunjungan ini masih sama dengan yang kami temukan sebelumnya,” ujar Hadianto.

Peninjauan yang menyasar sejumlah titik di wilayah Tatura Utara serta kawasan Lolu, Lolu Utara, dan Lolu Selatan ini dihadiri Wakil Wali Kota Imelda Liliana Muhidin, Sekretaris Daerah Kota Palu Irmayanti Pettalolo, serta sejumlah pejabat daerah di antaranya kepala OPD, camat, lurah, hingga koordinator kecamatan dan kelurahan bidang kebersihan.

Peninjauan merupakan bagian dari upaya menindaklanjuti surat edaran terkait kepedulian terhadap lingkungan yang telah disampaikan hingga ke tingkat kelurahan.

Hadianto menekankan pentingnya peran lurah dalam memastikan surat edaran tersebut benar-benar sampai kepada masyarakat, disertai penjelasan yang jelas agar tujuan kebijakan dapat dipahami dengan baik.

“Saya minta kepada seluruh lurah agar segera menyerahkan langsung surat edaran tersebut kepada warga, sekaligus memberikan penjelasan agar maksud kebijakan ini dipahami,” tegasnya.

Wali Kota juga menegaskan, keberhasilan upaya tersebut memerlukan partisipasi aktif masyarakat, tidak hanya bergantung pada pemerintah.

“Kita ingin perubahan yang lebih cepat. Tapi ini tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah, seluruh masyarakat harus ikut terlibat,” pungkasnya.

Pemerintah Kota Palu berharap adanya percepatan perbaikan kondisi lingkungan di seluruh wilayah kota melalui kegiatan peninjauan dan tindak lanjut ini.

 

Editor: beritapalu
Penulis: Mohammad Imron
Tanggal: 23 April, 2026

Leave a Reply

Seminar Hasil Kajian Spesies Ekosistem Mangrove, Perhutanan Sosial, dan Taman Hutan Raya (Tahura) Sulawesi Tengah yang diselenggarakan di Gedung Serbaguna Fakultas Kehutanan (Fahutan) Untad, Rabu (22/04/2026). (©ROA Sulteng)
Lingkungan

Hasil kajian ekosistem mangrove di kawasan Oncone Raya menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan, di mana dari luas sekitar 31,44 hektar, hanya sekitar 18,7% yang masih berupa vegetasi mangrove, sementara 50,3% telah beralih menjadi tambak dan 31% merupakan areal terbuka.