Morowali

Seorang Nelayan Dilaporkan Hilang di Perairan Morowali

×

Seorang Nelayan Dilaporkan Hilang di Perairan Morowali

Share this article
Operasi pencarian nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Morowali, Minggu (7/12/2025). (©Basarnas Palu)
Operasi pencarian nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Morowali, Minggu (7/12/2025). (©Basarnas Palu)

MOROWALI, beritapalu.ID | Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu melalui Pos SAR Morowali melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan terhadap seorang nelayan yang diduga jatuh dari perahu di Perairan Desa Pulau Dua, Kecamatan Bungku Selatan, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Korban yang hilang bernama Irfan (43 tahun). Laporan kehilangan diterima dari Camat Bungku Selatan, Asdar, pada Sabtu (6/12/2025) pukul 14.52 WITA.

Berdasarkan kronologi kejadian, korban berangkat melaut menggunakan perahu jenis katinting pada Sabtu pagi sekitar pukul 06.30 WITA. Sekitar tiga jam kemudian, pukul 09.00 WITA, perahu korban ditemukan oleh nelayan lain dalam kondisi mesin masih hidup, namun korban tidak berada di atas perahu.

Pihak keluarga dan nelayan setempat sempat melakukan pencarian mandiri, namun hingga laporan diterima korban belum ditemukan. Mereka kemudian meminta dukungan dari tim SAR.

Operasi pencarian dimulai pada Minggu (7/12) pukul 07.00 WITA. Tim SAR gabungan melakukan pencarian di area yang ditetapkan dengan radius 10 mil laut dari lokasi kejadian menggunakan satu unit perahu karet dan perahu nelayan.

Lokasi kejadian berada pada koordinat 3°4’43.94″S-122°33’6.82″E, sekitar 47 mil laut arah tenggara dari Pos SAR Morowali dengan waktu tempuh sekitar empat jam.

Hingga Minggu sore pukul 18.00 WITA, pencarian belum membuahkan hasil. Tim SAR gabungan melaksanakan debriefing dan memutuskan untuk melanjutkan operasi pada Senin (8/12) pukul 07.00 WITA.

Operasi ini melibatkan tim Rescue Pos SAR Morowali, Pos AL, Polairud, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, Pemerintah Desa, dan nelayan setempat. Alat yang digunakan meliputi truk personel, perahu karet, perahu nelayan, peralatan komunikasi, peralatan SAR medis, dan peralatan SAR evakuasi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh Rizal, menyatakan tim SAR gabungan terus melakukan pencarian di area yang telah ditentukan. “Semoga korban segera ditemukan dalam keadaan terbaik,” ujarnya.

 

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 7 December, 2025