Banggai

Baramean Bahari Balantak Usung Pengembangan Perikanan Skala Kecil Berkelanjutan

×

Baramean Bahari Balantak Usung Pengembangan Perikanan Skala Kecil Berkelanjutan

Share this article
Suasana desiminasi rantai pasok dan pasar perikanan skala kecil di Desa Luok dan Kelurahan Talang Batu pada acara Baramean Bahari Balantak, Jumat (24/6/2022). (Foto: Abal)
Suasana desiminasi rantai pasok dan pasar perikanan skala kecil di Desa Luok dan Kelurahan Talang Batu pada acara Baramean Bahari Balantak, Jumat (24/6/2022). (Foto: Abal)

BANGGAI, beritapalu | Baramean Bahari Balantak bertekad mengembangkan usaha perikanan skala kecil berkelanjutan. Tekad itu salah satunya diwujdukan dengan sejumlah kegiatan yang dilaksanakan di Desa Pulo Dua, Kecamatan Balantak Utara, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah.

“Umumnya, nelayan kecil dan masyarakat peisisir merupakan pelaku kegiatan perikanan skala kecil memiliki model pemanfaatan sumberdaya perikanan dengan pendekatan social dan budaya yang berlaku di masing-masing wilayah dan mengedepankan kearifan local,” ujar Mochammad Subarkah, Ketua Relawan untuk Orang dan Alam (ROA), Jumat (24/06/2022).

Ia menambahkan ROA telah melihat praktik perikanan berskala kecil di level desa wilayah pesisir seperti yang dilakukan di Kelurahan Talang Batu dan Desa Luok Kecamatan Balantak Kabupaten Banggai di mana kedua wilayah tersebut pihaknya mempelajarari tentang hulu hingga hilir yang dilakukan oleh nelayan kecil.

Dua wilayah tersebut memiliki wilayah daerah perlindungan khususnya untuk keberlangsungan padang lamun dan terumbu karang yang selama tiga tahun lebih telah dijaga dan dilindungi oleh kelompok DPL Tanjung Sarro dan DPL Fajar Indah. Berdasarkan pernyataan kelompok dengan adanya wilayah yang dilindungi tersebut memberikan ruang hidup bagi sejumlah spesies padang lamun dan spesies ikan karang.

Untuk mendukung keberlanjutan sumberdaya ikan khususnya ikan karang, ROA atas dukungan Burung Indonesia serta Critical Ekosistem Patnership Fund mencoba melakukan tukar informasi atau desiminasi terkait rantai pasok dan pasar perikanan skala kecil di Desa Luok dan Kelurahan Talang Batu pada acara Baramean Bahari Balantak.

“Upaya-upaya ini untuk membangun kapasitas nelayan dan kelompok perempuan di pesisir untuk meningkatkan penghasilan masyarakat di pesisir dan mulai beradaptasi terkait perubahan iklim ataupun membangun mitigasi perubahan iklim,” ungkapnya.

Verawati Laiya panitia pelaksana Baramean Bahari Balantak mengatakan pesta yang digagas bersama oleh komunitas kelompok perlindungan laut dan kelompok perempuan pesisir bersama ROA di Desa Luok dan Kelurahan Talang Batu Kecamatan Balantak.

“Pesta ini merupakan sebuah acara yang memiliki pesan-pesan penghidupan masyarakat di pesisir baik dalam menjaga dan melindungi, memanfaatkan sumberdaya laut dan ikan untuk berkontribusi dalam pembangunan perikanan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan,” kata Verawati.

Ia menyebutkan dalam kegiatan ini dilakukan beberapa kegiatan diantaranya aktivitas usaha ekonomi kreatif perempuan, dan perlombaan menggambar anak-anak tema kehidupan pesisir dan laut, lomba kupas kelapa, jalan santai berhadiah, penampilan seni dan tari serta aksi bersih pantai. (afd/*)

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 24 June, 2022
Truk tangki yang diamankan Polda Sulteng di banggai, Kamis (16/4/2026). (©HUmas Polda Sulteng)
Banggai

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Tengah mengamankan sebuah truk tangki yang diduga mengangkut 2.400 liter bahan bakar minyak (BBM) jenis Bio Solar bersubsidi tanpa dokumen resmi di Desa Biak, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Kamis (16/04/2026).

Tim SAR Luwuk mengevakuasi para ABK Kapal Nazila 05 yang tenggelam di Perairan Taliabu, Maluku Utara, Selasa (31/3/2026). (©Basarnas Palu)
Banggai

Kabar lega datang dari perairan utara Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara. Seluruh anak buah kapal (ABK) Kapal Nazila 05 yang sempat dinyatakan hilang setelah kapalnya tenggelam dini hari berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh tim SAR gabungan, Selasa (31/3/2026)