beritapalu.id
Tuesday, 10 Mar 2026
🌐 Network
pojokPALU pojokPALU pojokSIGI pojokSIGI pojokPOSO pojokPOSO pojokDONGGALA pojokDONGGALA pojokSULTENG pojokSULTENG bisnisSULTENG bisnisSULTENG bmzIMAGES bmzIMAGES rindang.ID rindang.ID
Subscribe
beritapalu.ID
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
  • 🌐
  • Hukum-Kriminal
  • Seni-Budaya
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Religi
  • Style
  • Region
  • Militer
  • Opini
  • Travel
  • Visual
  • Komunitas
šŸ“‚ Lainnya ā–¼
Indeks Feature Advertorial Liputan Khusus
beritapalu.IDberitapalu.ID
Search
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
Have an existing account? Sign In
Follow US
Ā© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Buol

Berbaring di Bawah Truk Untuk Tahan Pengangkutan Sawit

Published: 19 April, 2024
Share
Dua perempuan berbaring di bawah truk untuk menahan pengangkutan sawit ke pabrik pengolahan di kebun plasma di Desa Maniala, Buol, Rabu (17/4/2024). (Foto: dok. FPPB)
Dua perempuan berbaring di bawah truk untuk menahan pengangkutan sawit ke pabrik pengolahan di kebun plasma di Desa Maniala, Buol, Rabu (17/4/2024). (Foto: dok. FPPB)
SHARE

BUOL, beritapalu | Dua perempuan petani kebun plasma di Desa Maniala Kabupaten Buol nekad berbaring di bawah truk untuk menahan buah sawit yang sudah dipanen diangkut ke pabrik pengolahan PT Hardaya Inti Plantation (HIP), Rabu (17/4/2024).

Aksi kedua perempuan yang salah satunya bernama Masnia itu merupakan tindak lanjut dari aksi penghentian operasional kebun plasma itu oleh sejumlah petani atas tuntutan ā€œkeadilanā€ terhadap bagi hasil kebun antara petani dengan pihak perusahaan.

Aksi itu kemudian direaksi oleh sejumlah buruh perusahaan dan sekuriti perusahaan dengan membujuk keduanya karena sawit itu terlanjur sudah dipanen dan demi alasan keamanan.

Masnia yang juga salah seorang perempuan tani pembela HAM yang suaminya saat ini masih dalam tanahan LP Buol karena dilaporkan pihak perusahaan saat memperjuangkan tanah plasmanya pada tahun 2021 silam mengatakan, sudah puluhan tahun tidak ada penyelesaian yang adil dan terbuka baik dari Perusahaan maupun pihak berwenang lainnya.

Kali ini ia bertekad melakukan segala upaya untuk menahan agar tidak dilakukan operasional kebun oleh pihak perusahaan mitra inti mereka yakni PT HIP.

ā€œKami ini pemilik lahan tidak mau ribut dengan teman-teman buruh, kami sejak Pilpres sudah mengurangi datang ke kebun plasma karna menghindari dituduh ini itu, sambil tunggu niat baiknya PT HIP. Jadi kami harapkan juga, tolong perusahaan tidak bertindak semena-mena di tanah milik petani. Kasihan kami sudah tidak terima bagi hasil plasma selama ini, masih juga dihina-hina dan dilapor-lapor ke Polisi seolah kami ini penjahat yang mencuri di tanah HGU. Padahal jelas ini lahan plasma. Kebun plasma ini ow, bukan kebun inti,ā€ tandasnya.

BACA JUGA:  Pemkab Buol Pastikan Ikan Mati Terdampar Bukan Akibat Bahan Berbahaya

Aksi penghentian sementara operasional kebun ini terpaksa dilakukan oleh para petani pemilik lahan lantaran kerjasama pembangunan plasma ini dinilainya tidak membawa keuntungan dan keadilan bagi petani. Menurutnya, selama bermitra, petani tidak pernah mendapatkan bagian hasil panen TBS atau sisa hasil usaha, bahkan banyak pemilik lahan yang tidak masuk dalam daftar keanggotaan koperasi justru digantikan dengan nama orang lain yang tidak dikenal.

Sebelumnya, seorang petani, Mada Yunus mendapat tekanan dari pihak perusahaan serta koperasi saat ia melakukan pelarangan pengangkutan TBS ke pabrik pengolahan sawit milik PT HIP yang sudah sempat dipanen paksa.

Ia meminta untuk diutamakan penyelesaian masalah kemitraan inti-plasma terlebih dahulu baik di tingkat Pemerintah Daerah maupun lembaga berwenang lainnya, barulah boleh ada aktivitas di atas lahan sengketa plasma.

Pengurus Forum Petani Plasma Buol (FPPB), Fatrisia Ain menyayangkan tindakan pihak PT HIP yang tidak segera membuka ruang perundingan bersama para pemilik lahan, untuk upaya penyelesaian secara adil dan terbuka sebagaimana diminta para petani pemilik lahan selama ini.

BACA JUGA:  PT HIP Laporkan Aksi Penghentian Operasi Kebun Plasma di Buol

Ia justeru mengesankan terjadinya pembiaran hingga provokasi agar petani menyerah. Termasuk atas nasib buruh yang dipekerjakannya di kebun-kebun plasma, yang menurutnya sebaiknya ditempatkan di lokasi kerja baru yang sesuai dan berada di luar perkebunan plasma sampai ada penyelesaian masalah kemitraan.

ā€œJangan ada lagi penghasutan baik secara langsung maupun tidak langsung sehingga buruh dikerahkan beraktivitas di kebun plasma dan memicu kekisruhan. Tidak ada yang menginginkan terjadinya konflik horizontal. Tujuan petani hanya meminta perundingan secara langsung dengan para pimpinan PT HIP dengan keterlibatan Pemda. Bila perlu ada keterlibatan semua pihak yang merasa berwenang, selama dilakukan secara setara, sesuai kapasitas, terbuka dan saling menguntungkan, seperti halnya prinsip-prinsip kemitraan yang tertuang dalam Pasal 1 Undang-Undang No. 20 Tahun 2008 tentang UMKM,ā€ sebut Fatrisia.

Menurut Fatrisia Ain, jika pembiaran seperti ini berlangsung, maka petani plasma akan selalu dituding oleh berbagai pihak telah menduduki lahan milik PT HIP, padahal itu adalah lahan kemitraan plasma, maka bisa saja perusahaan telah meyalahi regulasi sebagaimana diatur dalam Pasal 35 UU No. 20 Tahun 2008 jo Pasal 12 PP No. 17 Tahun 2013, yang menyebutkan bahwa: Usaha Besar dilarang memiliki dan/atau menguasai Usaha Mikro, Kecil, dan/atau Menengah sebagai mitra usahanya dalam pelaksanaan hubungan kemitraan; Usaha Menengah dilarang memiliki dan/atau menguasai Usaha Mikro dan/atau Usaha Kecil mitra usahanya.

BACA JUGA:  Banjir di Paleleh Dikabarkan Hanyutkan Rumah Warga

Sementara itu, Seniwati Abd. Azis, salah seorang pengurus FPPB menyatakan kekecewaannya pada Pemkab Buol yang berlarut-larut dalam memberikan pengawasan dan bertanggungjawab atas nasib para petani plasma yang bermitra dan dirugikan oleh PT HIP, termasuk juga nasib para tenaga kerja di areal perkebunan plasma agar tidak selalu dihadap-hadapkan dengan petani.

Padahal lanjutnya, Pemkab melalui Pj. Bupati Buol, M Muchlis sudah membentuk tim khusus penyelesaian masalah plasma. Ia menilai, terjadi pembiaran oleh Pemkab Buol, verifikasi keanggotaan koperasi yang semrawut sejak awal tidak kunjung ada progress, beberapa oknum pengurus koperasi plasma yang masuk dalam keanggotaan tim tersebut bahkan mengabaikan undangan dan permintaan data oleh Pemkab, termasuk ketidakpatuhan pengurus koperasi plasma Awal Baru.

ā€œBelum lagi kewajiban pengurus untuk melaksanakan Rapat Anggota Tahunan minimal satu kali dalam satu tahun sesuai ketentuan Pasal 22 – Pasal 28 Undang-Undang No. 25 Tahun 1992 Tentang Perkoperasian tidak dilaksanakan selama hampir 3 tahun berturut-turut. Seharusnya Pemerintah melalui dinas teknis berani memberikan sanksi atas perilaku pengurus koperasi yang tidak menjalankan kewajibannya pada anggota,ā€ sebutnya. (afd/*)

Editor: beritapalu

TAGGED:fppbhardaya inti plasmakebun sawitpenghentia operasi plasmapetani sawitsawit
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Email Copy Link
Previous Article Reza Anugerah di International Conference on Population and Development 30 (ICPD30) Global Youth Dialogue 2024, 4-5 april di Cotonou, Republik Benin, Afrika Barat. (Foto: dok/ist) Reza Anugerah, Pemuda Donggala Bawa Nama Indonesia ke Forum Dunia
Next Article Api yang membakar Pasar Masomba Palu, Jumat (19/4/2024) sekitar pukul 23.00 (wita). (Foto: ist) Diduga Karena Korslet, Pasar Masomba Terbakar

Berita Terbaru

Wali Kota Hadianto pada buka puasa bersama para Ketua RT dan RW se Kota Palu, Senin (9/3/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Palu

Pemkot Palu Siapkan Proyek Silabeta dan Pasar Inpres, Rampung 2027

9 March, 2026
Pangdam XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI J. Binsar P. Sianipar di Makodim 1427/Pasangkayu, Senin (9/3/2026). (©Pendam23/PW)
Militer

Kunker ke Kodim 1427/Pasangkayu, Pangdam Tekankan Disiplin dan Marwah Satuan

9 March, 2026
Ilustrasi. (©AI Generative)
Headline

Karhutla Kembali Terjadi di Toboli–Avolua Parigi Moutong

9 March, 2026
Kapolda Sulteng Irjen Pol ENdi Sutendi membagikan takjil gratis kepada pengendara ojol di Palu, Senin (9/3/2026). (©Humas Polda Sulteng)
Palu

Polda Sulteng Bagikan 1.000 Paket Takjil kepada Ojol dan Pengguna Jalan

9 March, 2026
Para pemegang saham pada RUPST Bank BNI di Jakarta, enin (9/3/2026). (©PT BNI)
Bisnis

RUPST BNI Setujui Dividen Rp13,03 Triliun dan Buyback Saham Hampir Rp1 Triliun

9 March, 2026

Berita Populer

Para penyintas bencana yang menghuni Huntap Mandiri Mamboro berfoto dengan manajemen AirAsia di Hunta Mamboro, Sabtu (7/3/2026). (©Heri)
Feature

Saat Penyintas Mamboro Bertemu AirAsia yang Membantu Mereka Bangkit

8 March, 2026
Ilustrasi (©AI Generative)
Komunitas

PETI Ancam Situs Megalit Dongi-Dongi, Gubernur Sulteng: Kami Bekerja, Bukan Diam

9 March, 2026
Ilustrasi. (©AI Generative)
Headline

Karhutla Kembali Terjadi di Toboli–Avolua Parigi Moutong

9 March, 2026
Wali Kota Hadianto pada buka puasa bersama para Ketua RT dan RW se Kota Palu, Senin (9/3/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Palu

Pemkot Palu Siapkan Proyek Silabeta dan Pasar Inpres, Rampung 2027

9 March, 2026
Ilustrasi. (©Chandra Asri)
Bisnis

Imbas Ketegangan Selat Hormuz, Chandra Asri Umumkan Force Majeure

8 March, 2026

Logo BeritaPalu.id Akurat dan Terpecaya

Komitmen kami terhadap akurasi, netralitas, keberimbangan, dan penyampaian berita terkini telah membangun kepercayaan dari banyak audiens. Terdepan dengan pembaruan terkini tentang peristiwa, tren, dan dinamika terbaru.
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
WhatsAppFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
bmzimages.combmzimages.com

Dapatkan Info Terbaru

Masukkan email Anda untuk mendapatkan pemberitahuan artikel baru

Berita Terkait

Tima SAR bersama warga mengevakuasi jenazah anak yang tenggelam di Pantai Leok, Buol, Sabtu (7/2/2026). (©Basarnas Palu)
Buol

Anak Tenggelam di Pantai Leok Buol Ditemukan Meninggal Dunia

beritapalu
Personel Basarnas mengidentifikasi lokasi tenggelamnya seoang anak di pantai Leok Buol, Jumat (6/2/2026). (©Basarnas Palu)
Buol

Tim SAR Tolitoli Gerak Cepat Cari Anak Tenggelam di Pantai Buol

beritapalu
Sejumlah anak yang diduga keracunan makan MBG di Buol. (©Komas HAM Sulteng)
Buol

Komnas HAM Sulteng Desak Investigasi Menyeluruh Keracunan MBG di Buol

beritapalu
Ke-15 WNA asal Filipina yang telah tiba di kantor Imigrasi Palu, JUmat (25/1/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Buol

15 WNA Filipina Jalani Karantina di Detensi Imigrasi Palu Sebelum Dipulangkan

beritapalu
beritapalu.ID
Facebook Twitter Youtube Instagram Linkedin

About US

beritapalu.ID adalah situs berita online berbasis di Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia. UU No.40/1999 dan Kode Etik Jurnalistik adalah panduan kami. Kecepatan memang penting, tapi akurasi pemberitaan jauh lebih penting. Kami berpihak kepada kebenaran dan kemaslahatan orang banyak dan idak semua berita yang disajikan mewakili pikiran kami.Ā 

Managerial
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Karir
Kebijakan
  • Disclaimer
  • Kode Perilaku
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks Berita

Kunjungi kami di

https://bmzimages.com

Ā© 2025 by beritapalu.ID

PT Beritapalu Media Independen
All Rights Reserved.

Copyright Ā© 2026 beritapalu.ID | Published by PT Beritapalu Media Independen | All Rights Reserved
Halaman
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?