SIGI, beritapalu.ID | Sebanyak 155,5 liter minuman keras tradisional jenis cap tikus dan 215 liter saguer berhasil diamankan Polres Sigi bersama Polsek jajaran dalam Operasi Kepolisian Kewilayahan Pekat I Tinombala 2026 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Februari hingga 5 Maret 2026. Operasi ini digelar dalam rangka mengamankan situasi kamtibmas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H di wilayah Kabupaten Sigi.
Kabag Ops Polres Sigi, AKP Sidik Mashudiyanto menjelaskan, operasi ini menyasar berbagai bentuk penyakit masyarakat yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, terutama pada momen Hari Raya ketika aktivitas masyarakat meningkat.
“Operasi ini bertujuan menekan berbagai potensi gangguan kamtibmas yang bersumber dari penyakit masyarakat, seperti peredaran minuman keras, premanisme, kepemilikan senjata tajam, prostitusi, narkoba, hingga pencurian,” ujarnya.
Selain miras tradisional, operasi ini juga menghasilkan sejumlah tangkapan lainnya. Petugas mengamankan empat terduga pelaku premanisme, satu bilah senjata tajam jenis badik, serta menjaring sepasang muda-mudi bukan suami istri di sebuah penginapan. Di bidang narkoba, enam orang terduga penyalahguna diamankan dari lokasi berbeda dengan barang bukti sabu berbobot bruto total 17,87 gram. Polres Sigi juga berhasil mengungkap dua kasus dugaan pencurian kendaraan bermotor selama operasi berlangsung.
Hasil operasi ini diharapkan dapat menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman.
pojokPALU
pojokSIGI
pojokPOSO
pojokDONGGALA
pojokSULTENG
bisnisSULTENG
bmzIMAGES
rindang.ID
Akurat dan Terpecaya