BisnisPaluPemkot Palu

Etalase Produk Lokal Baruga Vatulemo Himpun 81 IKM Terkurasi

×

Etalase Produk Lokal Baruga Vatulemo Himpun 81 IKM Terkurasi

Share this article
Petugas beraktivitas di dekat pajangan aneka produk di etalase produk lokal Baruga Vatulemo Palu, Senin (5/1/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Petugas beraktivitas di dekat pajangan aneka produk di etalase produk lokal Baruga Vatulemo Palu, Senin (5/1/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)

PALU, beritapalu.ID | Etalase produk lokal Baruga Vatulemo yang baru diresmikan pemanfaatannya oleh Wali Kota Palu pada Sabtu (3/1/2026) menghimpun sedikitnya 81 industri kecil menengah (IKM) yang lolos kurasi.

“Jadi semua produk yang dipajang di etalase ini adalah produk lokal produksi IKM di Kota Palu. Sebelum dipajang mereka harus lolos kurasi,” kata Kepala Bidang Industri Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Palu, Siti Faisyah K di Palu, Senin (5/1/2026).

Kurasi itu tidak hanya menyangkut kualitas produk, lebih dari itu, juga termasuk kelengkapan administratif seperti perizinan, sertifikat dan sebagainya.

“Karena jika tidak dikurasi, tentu semua IKM berkeninginan memajang produknya di isni. Tapi kan kita sangat terbatas, terutama ruang pajang. Makanya harus ada kurasi, dan dengan kurasi ini juga akan mendorong para pelaku IKM untuk membenahi usahanya,” jelas Faisyah.

Hingga kini etalase yang terdiri dari tiga lantai itu kini telah memajang lebih dari 100 item produk unggulan dari 81 IKM. Di lantai satu dipajang berbagai produk lokal berupa cemilan khas termasuk bawang goreng. Di lantai dua terdiri dari produk-produk kerajinan mulai dari kain tenun khas termasuk Batik Kelor hingga meuble dari rotan.

Faisyah mengatakan, meskipun sudah diresmikan penggunaannya namun etalase Baruga Vatulemo belum sepenuhnya diisi dengan beragam produk unggulan lainnya. “Ke depan masih akan ditambah jenis produknya dan mungkin skalanya tidak lagi Kota Palu, tetapi Sulawesi Tengah,” imbuhnya.

Sebelumnya, Wali Kota Hadianto Rasyid menyampaikan Gedung Baruga diharapkan menjadi ruang pemantik lahirnya lebih banyak produk lokal berkualitas.

“Gedung Baruga akan menjadi embrio atau pemantik bagi produk-produk lokal di luar sana,” ungkap Wali Kota.

Menurutnya, Gedung Baruga tidak hanya berfungsi sebagai tempat menjajakan produk, tetapi juga sebagai ruang pembinaan dan penguatan usaha bagi pelaku UMKM dan IKM.

“Silakan ke inkubator bisnis yang ada di Gedung Baruga ini bagi masyarakat yang ingin mendapatkan modal usaha, yang ingin mendapatkan support pemerintah, baik itu UMK maupun IKM,” ujarnya.

Dengan beroperasinya Gedung Baruga sebagai etalase produk lokal sekaligus inkubator bisnis, Pemerintah Kota Palu berharap pelaku UMKM semakin mudah memasarkan produk, memperluas jaringan usaha, serta memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

 

 

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 5 January, 2026
Wali Kota Hadianto bersama Wawali Imelda menyaksikan sampah yang berserak di salah satu titik kunjungan lapangannya di Palu, Kamis (23/4/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Palu

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menemukan kondisi kebersihan yang masih sama dengan hasil identifikasi sebelumnya, di mana sampah masih berserakan di sejumlah kawasan saat melakukan peninjauan menggunakan sepeda motor di Kecamatan Palu Selatan dan Palu Timur, Kamis (23/4/2026).