Hukum-KriminalPalu

Dua Sapi Ditemukan Termutilasi di Belakang SD Inpres Tipo Palu

×

Dua Sapi Ditemukan Termutilasi di Belakang SD Inpres Tipo Palu

Share this article
Warga berada di dekat sapi yang ditemukan telah dimutilasi di Tipo, Selasa (4/11/2025). (©Huams Polresta Palu)
Warga berada di dekat sapi yang ditemukan telah dimutilasi di Tipo, Selasa (4/11/2025). (©Huams Polresta Palu)

PALU, beritapalu.ID | Dua ekor sapi ditemukan dalam keadaan termutilasi di belakang SD Inpres Tipo, Kelurahan Tipo, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Selasa (4/11/2025). Kedua sapi tersebut kehilangan kaki dan ditemukan oleh warga sekitar.

Penemuan bermula saat Hasni (67), seorang pencari kayu bakar, menemukan dua ekor sapi tergeletak tanpa kaki pada Senin (3/11/2025) sore. Keesokan harinya, ia melaporkan temuannya kepada Tolo (52), seorang nelayan, yang kemudian bersama Edwar (48) mendatangi lokasi dan menghubungi pemilik sapi serta pihak kepolisian.

Kapolsek Palu Barat Iptu Makmur Johan, S.Sos, bersama piket fungsi segera mendatangi tempat kejadian perkara. Sekitar pukul 10.00 Wita, dua pemilik sapi, Adman dan Kasman, tiba di lokasi untuk mengevakuasi bangkai ternak mereka.

Kapolresta Palu Kombes Pol. Deny Abrahams mengutuk tindakan tersebut dan memastikan kasus ini menjadi perhatian serius kepolisian.

“Kami berharap kerja sama yang erat antara Polri dan masyarakat dapat terus terjalin demi menciptakan lingkungan yang kondusif dan harmonis di Kota Palu,” ujarnya.

Kapolresta menambahkan, kepolisian akan meningkatkan patroli di wilayah-wilayah rawan dan mengimbau warga untuk tidak bertindak sendiri. Polisi kini tengah mengumpulkan bukti dan keterangan saksi untuk menelusuri kemungkinan keterkaitan dengan kasus serupa yang sudah dua kali terjadi sepanjang tahun 2025.

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 5 November, 2025
Wali Kota Hadianto bersama Wawali Imelda menyaksikan sampah yang berserak di salah satu titik kunjungan lapangannya di Palu, Kamis (23/4/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Palu

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menemukan kondisi kebersihan yang masih sama dengan hasil identifikasi sebelumnya, di mana sampah masih berserakan di sejumlah kawasan saat melakukan peninjauan menggunakan sepeda motor di Kecamatan Palu Selatan dan Palu Timur, Kamis (23/4/2026).