ReligiSigi

Majelis Dzikir Nuurul Khairaat Doa Bersama HUT ke-80 RI

×

Majelis Dzikir Nuurul Khairaat Doa Bersama HUT ke-80 RI

Share this article
Ketua Utama Majelis Dzikir Nurul Khairaat Habib Sholeh bin Abubakar Al-Aydrus (ketiga kanan) bersama Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae (keempat kanan), Ketua MUI Sigi Habib Ali bin Hasan Aljufri (kedua kanan) dan Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga (kanan) mengikuti Doa Bersama memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia di bukit Batambaya, Desa Kalora, Kecamatan Kinovaro, Sigi, Sulawesi Tengah, Senin (18/8/2025). (©bmzIMAGES/basri marzuki)
Ketua Utama Majelis Dzikir Nurul Khairaat Habib Sholeh bin Abubakar Al-Aydrus (ketiga kanan) bersama Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae (keempat kanan), Ketua MUI Sigi Habib Ali bin Hasan Aljufri (kedua kanan) dan Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga (kanan) mengikuti Doa Bersama memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia di bukit Batambaya, Desa Kalora, Kecamatan Kinovaro, Sigi, Sulawesi Tengah, Senin (18/8/2025). (©bmzIMAGES/basri marzuki)

SIGI, beritapalu.ID | Majelis Dzikir Nuurul Khairaat menggelar doa bersama dalam rangkaian peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Bukit Batambaya, Desa Kalora, Kecamatan Kinovaro, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Senin (18/8/2025).

Selain jamaah dan simpatisan majelis tersebut, turut hadir pula Bupati Sigi Moh RIzal Intjenae, Ketua MUI Kabupaten Sigi Habib Ali bin Hasan Aljufri, Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga, Dandim Sigi, tokoh adat Belota Pura, Belo Malino dan sejumlah warga lainnya.

Ketua Utama Majelis Dzikir Nuurul Khairaat, Habib Sholeh bin Abubakar Al-Aydrus mengatakan, doa bersama itu menjadi wujud penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan bangsa sekaligus penanda taklim kepada para ulama dan pejuang kemerdekaan di Tanah Kaili.

“Kita berharap nilai perjuangan para pahlawan dapat menjadi semangat untuk terus menjaga persatuan dan membangun daerah,” kata Habib Sholeh yang akrab disapa dengan Habib Rotan.

Habib menambahkan, momentum Hari Kemerdekaan ke-80 RI ini harus menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk mempererat kebersamaan.

“Zikir dan doa ini bukan hanya untuk mengenang para pahlawan, tetapi juga untuk mendoakan bangsa agar tetap diberi keberkahan,” ucapnya.

Majelis Adat Belo Pura juga menekankan pentingnya menjaga warisan nilai budaya dan persaudaraan di tengah masyarakat.

Usai dzikir dan doa bersama, jamaah yang tidak hanya terdiri dari para dewasa dan orang tua tetapi juga anak-anak itu menyanyikan lagu-lagu perjuangan yang mencerminkan semangat tinggi untuk mengisi kemerdekaan dan menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air.

Seluruh rangkaian acara ditutup dengan shalat magrib bersama di bebukitan lapang yang indah itu. (bmz)

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 19 August, 2025