HeadlineOlahraga

Kontingen PON Sulteng Pulang dengan 35 Medali

×

Kontingen PON Sulteng Pulang dengan 35 Medali

Share this article
ANTARA FOTO
ANTARA FOTO

PALU, beritpalu | Pesta olahraga terbesar di tanah air, PON XXI Aceh-Sumut berakhir. Kontingen Sulteng pun kembali pulang ke kampung halaman dan membawa 35 medali yang berhasil direbutnya, 8 emas, 7 perak, dan 20 perunggu.

Skuad Sulteng di arena PON itu berjumlah 214 orang atlet dan sedikitnya 30 cabang olahraga diikuti di dua provinsi, yakni Aceh dan Sumatera Utara.

Perenang berbakat, Azzahra Permatahani mencatatkan diri sebagai peraih medali emas pertama bagi tim Sulteng sekaligus sebagai kontributor terbanyak dalam jumlah medali bagi tim Sulteng, yakni dua emas.

Tiga medali emas disumbangkan dari cabang gateball nomor tunggal putra, beregu putra, dan beregu campuran.

Selain Azzahra Permatahani, Gede Siman dari cabor renang juga menyumbang emas pada nomor 50 M gaya pungung putra. Cabor Paralayang pun mempersembahkan medali emas pada nomor lintas alam beregu.

Di petanque dari nomor Mix triple dua putra dan putri.

Medali perak bagi tim Sulteng juga disumbangkan dari cabor renang, taekwondo, dan gateball.

Sedangkan 20 perunggu lahir dari cabor muaythai, tenis meja, dayung rowing, renang, sepaktakraw, atletik, taekwondo, karate, dan gateball.

Sumber menyebtukan, raihan medali sebanyak 35 ini adalah yang terbanyak sepanjang sejarah keikutsertaan Sulteng dalam PON sejak 1957.

Berikut perolehan medali PON XXI Aceh-Sumut 2024:

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 20 September, 2024
Kakanwil Ditjenpas Sulteng Bagus Kuniawan (tengah depan) bersama sejumlah Kepala UPT Pemasyarakatan memberikan keterangan usai pembacaa Ikrar Halinar di halaman Lapas Kelas IIA Palu, Senin (20/4/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Headline

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah (Kanwil Ditjenpas Sulteng) menggelar Ikrar Zero Halinar (handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba) yang diikuti seluruh jajaran Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Lapangan Upacara Lapas Kelas IIA Palu, Senin (20/04/2026).

Ketu KONI Sulteng Fathur Rahman Razak bersama Wagub Sulteng Reny A Lamdjido pada kejuarana Berani Drag Race dan Drag di Palu beberapa waktu lalu. (©Panitia Drag Bike)
Olahraga

Upaya menekan aksi balap liar di Sulawesi Tengah (Sulteng) kini beralih ke lintasan resmi. Melalui inisiasi Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulteng, Muhammad Fatur Razaq, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) BERANI Drag Bike & Drag Race siap hadir sebagai wadah profesional bagi talenta muda lokal untuk beradu bakat dengan pembalap nasional.

Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara (keempat kanan), Kepala Balai Karantina Indonesia Sahat M Panggabean (kedua kanan), Gubernur Sulteng Anwar Hafid (ketiga kanan) bersama sejumlah pejabat menghamburkan beras kuning ke truk kontainer menandai pelepasan ekspor komoditas durian beku ke Tiongkok di Packing House PT Duco Food Indonesia, Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (16/4/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Bisnis

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan tekadnya untuk menjadikan Sulawesi Tengah (Sulteng) sebagai pusat durian dunia. Hal tersebut disampaikannya pada seremonial pelepasan ekspor komoditas durian beku ke Tiongkok oleh PT Duco Food Indonesia di Palu, Kamis (16/4/2026).