PaluPemkot PaluPendidikan

Diskominfosantik Palu Tunjukkan Cara Cerdas Bermedia Sosial ke Siswa Madrasah

×

Diskominfosantik Palu Tunjukkan Cara Cerdas Bermedia Sosial ke Siswa Madrasah

Share this article
Pranata Humas Ahli Muda Diskominfosantik Kota Palu, Andi Chandra (tengah) menyampaikan materi Literasi Digital bertajuk Cerdas Bermedia Sosial di Era Keterbukaan Informasi Publik pada MATSAMA di Aula MTs Alkhairaat Pusat Palu, Rabu (17/7/2024). (Foto: HO-Diskominfosantik Palu)
Pranata Humas Ahli Muda Diskominfosantik Kota Palu, Andi Chandra (tengah) menyampaikan materi Literasi Digital bertajuk Cerdas Bermedia Sosial di Era Keterbukaan Informasi Publik pada MATSAMA di Aula MTs Alkhairaat Pusat Palu, Rabu (17/7/2024). (Foto: HO-Diskominfosantik Palu)

PALU, beritapalu | Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kota Palu menunjukkan cara cerdas bermedia sosial kepada siswa siswi saat menjadi Narasumber pada kegiatan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsama) di MTs. Alkhairaat Pusat Palu Tahun Pelajaran 2024/2025 yang dilaksanakan di Aula MTs Alkhairaat Pusat Palu, Rabu (17/7/2024).

Teknis bermedia sosial dengan cerdas itu dipaparkan Kepala Diskominfosantik Kota Palu diwakili Andi Chandra yang merupakan Pranata Humas Ahli Muda di DIskominfosantik Kota Palu bertajuk ‘Cerdas Bermedia Sosial di Era Keterbukaan Informasi Publik’.

Andi mengatakan literasi digital merupakan pengetahuan serta kecakapan pengguna dalam memanfaatkan media digital seperti, alat komunikasi dan jaringan internet. Ia mengungkapkan, berdasarkan data, rata-rata durasi penggunaan media sosial tiap tahunnya meningkat.

“Media sosial dapat dengan mudah merubah cara kita bersikap dan berpikir dan selain itu juga mempengaruhi prilaku individu dan mempengaruhi bagi kesehatan manusia,” kata Andi.

Ia menjelaskan, digitalisasi juga merujuk pada proses mengubah informasi dari bentuk analog menjadi format digital. Selain itu, digitalisasi memberikan akses lebih luas terhadap pengetahuan dan sumber daya melalui internet.

“Tantangan literasi digitalisasi saat ini adalah karena banyaknya arus informasi dan konten-konten negatif di media sosial. Oleh karenanya kita perlu membuat ‘tameng’ melalui kecakapan Literasi Digital.

Andi merinci empat pilar dalam kampanye Literasi Digital yakni, Ketrampilan Digital, Budaya Digital, Etika Digital dan Keamanan Digital.

Dalam paparannya di hadapan siswa-siswi itu, Andi menunjukkan bagaimana mengetahui  bahwa sesuatu itu adalah berita “HOAX” atau bukan. Tak itu saja, dalam kegiatan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah ini juga diperkenalkan apa itu misinformasi dan disinformasi dalam bentuk simulasi permainan.

Diskominfosantik Kota Palu berharap, dengan kecakapan literasi digital para siswa- siswa dapat bermedia sosial dengan cerdas dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang setiap saat bisa berubah kapan saja. (afd/diskominfosantikpalu/*)

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 18 July, 2024
Wali Kota Hadianto bersama Wawali Imelda menyaksikan sampah yang berserak di salah satu titik kunjungan lapangannya di Palu, Kamis (23/4/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Palu

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menemukan kondisi kebersihan yang masih sama dengan hasil identifikasi sebelumnya, di mana sampah masih berserakan di sejumlah kawasan saat melakukan peninjauan menggunakan sepeda motor di Kecamatan Palu Selatan dan Palu Timur, Kamis (23/4/2026).