DonggalaHeadline

KM Madika Tenggelam di Perairan Dampelas

×

KM Madika Tenggelam di Perairan Dampelas

Share this article
KM MAdika tenggelam
Tim SAR menggunakan Rigid Inflatable Boat berangt menuju lokasi tenggelamny KM Madika yang menghanyutkan seorang penumpangnya, Rabu (28/2/2024). (Foto: HO/Basarnas Palu)

DONGGALA, beriapalu | KM Madika dilaporkan tenggelam setelah mengalami kebocoran di perairan Dampelas, Desa Tondo, Sirenja, Kabuaten Donggala, Sulawesi Tengah, Senin (26/2/2024).

Informasi yang dihimpun dari Kantr Pencarian dan Pertolongan Palu (Basarnas Palu), kapal motor tersebut berangkat pada Minggu (25/2/2024) sekitar pukul 06.00 Wita. Pada sekitar pukul 22.00 Wita kaal tersebut mengalami kebocoran dan seketika tenggelam.

Tujuh orang yang berada di atas kapal itu lantas meninggalkan kapal itu menggunakan rakit dan peti. Namun dari kesemuanya, hnaya enam orang berhasil selamat, sedangkan seorang lainnya hanyut dan hingga kini masih dalam pencarian.

Setelah dilaporkan, Tim Rescue dan ABK KPP Palu berjumlah tujuh personel langsung diberankatkan menggunakan Rigid Inflatable Boat star dari dermaga Watusampu menuju Perairan Dampelas dengan estimasi waktu tempuh tiga jam perjalanan laut

Seorang korban yang masih dalam pencarian itu Bernama Fandi, usia 31 tahun. (afd/*)

 

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 28 February, 2024
Kakanwil Ditjenpas Sulteng Bagus Kuniawan (tengah depan) bersama sejumlah Kepala UPT Pemasyarakatan memberikan keterangan usai pembacaa Ikrar Halinar di halaman Lapas Kelas IIA Palu, Senin (20/4/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Headline

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah (Kanwil Ditjenpas Sulteng) menggelar Ikrar Zero Halinar (handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba) yang diikuti seluruh jajaran Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Lapangan Upacara Lapas Kelas IIA Palu, Senin (20/04/2026).

Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara (keempat kanan), Kepala Balai Karantina Indonesia Sahat M Panggabean (kedua kanan), Gubernur Sulteng Anwar Hafid (ketiga kanan) bersama sejumlah pejabat menghamburkan beras kuning ke truk kontainer menandai pelepasan ekspor komoditas durian beku ke Tiongkok di Packing House PT Duco Food Indonesia, Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (16/4/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Bisnis

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan tekadnya untuk menjadikan Sulawesi Tengah (Sulteng) sebagai pusat durian dunia. Hal tersebut disampaikannya pada seremonial pelepasan ekspor komoditas durian beku ke Tiongkok oleh PT Duco Food Indonesia di Palu, Kamis (16/4/2026).