SIGI, beritapalu.ID | Panglima Kodam (Pangdam) XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI J. Binsar P. Sianipar, resmi memulai pembangunan dua satuan tempur baru, yakni Yonif TP 873/Mareso Masagena dan Brigif TP 30/Karoso Ndaya. Prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) ini dilaksanakan langsung di lokasi pembangunan yang terletak di Kabupaten Sigi, Rabu (22/4/2026).
Pembangunan ini merupakan bagian dari kebijakan strategis TNI AD untuk memperkuat postur pertahanan negara sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan satuan dalam menghadapi berbagai dinamika ancaman di wilayah Sulawesi Tengah.
“Kehadiran satuan ini memiliki makna strategis bagi pertahanan, namun kami juga berharap dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar melalui pertumbuhan ekonomi lokal dan pembukaan lapangan kerja,” ujar Mayjen TNI J. Binsar P. Sianipar.
Target Selesai Agustus 2026
Dalam kegiatan yang turut dihadiri Bupati Sigi, Mohammad Rizal Intjenae, perwakilan mitra kerja melaporkan bahwa saat ini progres pembangunan fisik masih berada di bawah 10 persen. Meski demikian, pihak pengembang berkomitmen bekerja secara profesional untuk mengejar target penyelesaian tahap awal.
“Kami laksanakan pembangunan secara maksimal dan ditargetkan untuk tahap pertama ini dapat selesai pada Agustus 2026 mendatang,” jelas perwakilan mitra kerja di hadapan Pangdam dan jajaran PJU Kodam.
Dorong Percepatan Pembangunan Wilayah
Selain sebagai basis militer, Pangdam menekankan bahwa eksistensi Brigif TP 30/KN dan Yonif TP 873/MM diharapkan menjadi motor penggerak pembangunan di Kabupaten Sigi. Sinergi antara TNI dan pemerintah daerah diharapkan dapat mempercepat penyediaan infrastruktur pendukung di sekitar markas satuan baru tersebut.
Setelah prosesi peletakan batu pertama, Pangdam beserta rombongan melakukan peninjauan langsung ke area lahan untuk memastikan kesiapan teknis di lapangan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kasdam XXIII/PW Brigjen TNI Agus Sasmita, Kapoksahli Brigjen TNI Sugiono, serta Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Suntara Wisnu. Dengan dimulainya pembangunan ini, TNI AD semakin mempertegas komitmennya dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan NKRI melalui penguatan satuan-satuan tempur di daerah strategis.











