beritapalu.id
Tuesday, 10 Mar 2026
🌐 Network
pojokPALU pojokPALU pojokSIGI pojokSIGI pojokPOSO pojokPOSO pojokDONGGALA pojokDONGGALA pojokSULTENG pojokSULTENG bisnisSULTENG bisnisSULTENG bmzIMAGES bmzIMAGES rindang.ID rindang.ID
Subscribe
beritapalu.ID
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
  • 🌐
  • Hukum-Kriminal
  • Seni-Budaya
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Religi
  • Style
  • Region
  • Militer
  • Opini
  • Travel
  • Visual
  • Komunitas
📂 Lainnya ▼
Indeks Feature Advertorial Liputan Khusus
beritapalu.IDberitapalu.ID
Search
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
BisnisFeaturePalu

Tradisi “Turun Gunung” Warga Petimbe Setiap Jelang Natal dan Tahun Baru

Published: 29 December, 2024
Share
Pedagang musiman rempah dan sayuran asal Desa Petimbe, Palolo Sigi ,menunggu pembeli di Palu, Minggu (29/12/2024). (Foto: beritapalu.com/bmz)
Pedagang musiman rempah dan sayuran asal Desa Petimbe, Palolo Sigi ,menunggu pembeli di Palu, Minggu (29/12/2024). (Foto: beritapalu.com/bmz)
SHARE

PALU, beritapalu | Wilayah RT 02/RW 02 Kelurahan Lolu Selatan, Kota Palu, tepatnya di sebuah lapangan persis di samping Jembatan Gantung Nunu, riuh dengan suara canda di bawah tenda-tenda yang memanjang di setiap sisinya.

Mereka adalah warga dari Desa Petimbe, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi yang turun gunung untuk menjajakan beragam hasil buminya, mulai dari rempah-rempah, sayur mayur hingga bambu untuk Nasi Jaha atau Nasi Bambu.

Tradisi turung gunung seperti itu sudah menahun sejak beberapa tahun lalu setiap menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Mereka tidak sendiri-sendiri, melainkan berkelompok, dan di antaranya masing-masing membawa anggota keluarganya.

Tentu saja riuh, tidak karena transaksi saja, tetapi juga karena kehadiran anggota keluarga membersamainya. Keluarga harus ikut, karena tidak ada yang mengurus selama acara turun gunung yang bisa memakan waktu cukup lama sampai 10 hari.

“Kami sudah di sini sejak tanggal 22 Desember dan pulang nanti setelah tahun baru,” aku, Tina salah seorang warga Petimbe yang telah mengubah statusnya menjadi pedagang musiman sejak berada di kawasan tersebut, Minggu (29/12/2024).

BACA JUGA:  Polres Sigi Bongkar Jaringan Narkoba di Palolo, Tiga Tersangka Ditangkap

Tina mengaku, butuh persiapan serius untuk melaksanakan rutinitas tahunan itu, mulai dari mobilisasi barang jualan, perlengkapan dapur, hingga sarana transportasi yang digunakan. Di antara mereka ada yang harus patungan untuk mencarter kendaraan agar seluruh kelengkapan berjualan selama rentang waktu itu dapat dimobilisasi.

Bila mereka sudah sampai di kota, praktis desa tempat tinggalnya jadi sunyi. Bagaimana tidak, hampir seluruh warganya berada di kawasan tersebut.

“Ini sudah agak berkurang dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kalau dulu, bahkan sampai ratusan orang. Mungkin sekarang karena sudah banyak yang berubah, terutama tempat jualan,” beber Tina yang mengaku telah turun berjualan seperti itu sejak beberapa tahun lalu sembari menunjuk ke rekan sesama warga Petimbe yang berjumlah puluhan orang.

Pedagang musiman rempah dan sayuran asal Desa Petimbe, Palolo Sigi ,menunggu pembeli di Palu, Minggu (29/12/2024). (Foto: beritapalu.com/bmz)
Pedagang musiman rempah dan sayuran asal Desa Petimbe, Palolo Sigi ,menunggu pembeli di Palu, Minggu (29/12/2024). (Foto: beritapalu.com/bmz)

Terhadap barang-barang yang dijualnya seperti rempah-rempah dan sayur mayur serta berbagai buah-buahan lainnya, ia mengaku selain ada yang diambl dari kebun sendiri, juga ada yang khusus diambil dari hutan karena hanya tersedia di hutan seperti pakis dan dedaunan yang dipakai untuk membuat sayur mirip lodeh.

BACA JUGA:  Kelelahan Mendaki di Gunung Nokilalaki, Tim SAR Evakuasi

Sedangkan bahan pangan lain seperti ubi, rebung, talas, rica dan asam sebagian besarnya berasal dari kebun sendiri.

Saat ini, para pedagang musiman itu merasa lebih sreg dengan tempat jualannya sekarang. Sebelumnya harus berpindah-pindah tempat karena perkembangan kota yang disebutnya kian pesat.

Dulu katanya pada beberapa tahun lalu, terpaksa main kucing-kucingan dengan petugas Satpol PP lantaran tempat yang digunakan berjualan tidak mengindahkan ruang-ruang khusus, seperti di pinggir jalan yang padat lalu lalang kendaraan.

Jauh sebelumnya pernah berjualan di pertigaan Jalan Pattimura-Hasanuddin, lalu pindah ke pertigaan Maluku-Woodward. Pernah pula di Maesa, dan kemudian dipindah lagi ke Lolu Selatan.

“Sekarang kita agak lebih tenang karena sudah ada tempat yang lebih luas, lapangan.” Sebutnya.

BACA JUGA:  Raih Pasar Bersama Telkomsel

Ketua RT 002/RW 02 Kelurahan Lolu Selatan, Riffain Walandouw mengaku, menyediakan lapangan di wilayahnya untuk mengakomodir para pedagang musiman tersebut. Ia menyatakan, tidak semata karena mereka memberi imbalan sewa atas pemanfaatan lahan itu, tapi lebih kepada upaya melestarikan tradisi turun gunung ini.

“Ini bersifat musiman dan ini sudah berlangsung sejak lama. Kalau mereka tidak punya tempat untuk berjualan, maka pasti tradisi ini akan hilang,” ujar Riffain.

Riffain mengaku mengikuti dinamika pembangunan Kota Palu yang terus bergerak dan sementara itu ruang-ruang untuk berjualan secara tradisoonal semakin terbatas. Meski demikian, begitulah katanya perkembangan kota yang memerlukan penataan ruang agar lebih nyaman, bersih dan indah.

“Ini yang harus disadari, makanya kita mengakomodir mereka karena kebetulan ada lapangan di sini, karena kasihan juga mereka tidak punya tempat berjualan,” imbuhnya.(afd)

 

Editor: beritapalu

TAGGED:desa petimbenasi bambunasi jahapalolopedagang musimanturun gunung
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Email Copy Link
Previous Article Korlap aksi De,a UIN Datokarama, Alamsyah di Kantor DPRD Sutleng, Jumat (27/12/2024). (Foto: dok pribadi) Dema UIN Datokarama Tolak Kenaikan Pajak PPN 12 Persen
Next Article Wakil Wali Kota Palu, Reny A Lamadjido (kiri) melihat langsung kondisi Fahri, balita dua tahun yang mengalami ekekurangan gizi di Kelurahan Birobuli Utara, Palu, Senin (3012/2024). (Foto: bmzIMAGES/Basri marzuki) Pemkot Palu Intervensi Balita Kekurangan Gizi

Berita Terbaru

Wali Kota Hadianto pada buka puasa bersama para Ketua RT dan RW se Kota Palu, Senin (9/3/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Palu

Pemkot Palu Siapkan Proyek Silabeta dan Pasar Inpres, Rampung 2027

9 March, 2026
Pangdam XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI J. Binsar P. Sianipar di Makodim 1427/Pasangkayu, Senin (9/3/2026). (©Pendam23/PW)
Militer

Kunker ke Kodim 1427/Pasangkayu, Pangdam Tekankan Disiplin dan Marwah Satuan

9 March, 2026
Ilustrasi. (©AI Generative)
Headline

Karhutla Kembali Terjadi di Toboli–Avolua Parigi Moutong

9 March, 2026
Kapolda Sulteng Irjen Pol ENdi Sutendi membagikan takjil gratis kepada pengendara ojol di Palu, Senin (9/3/2026). (©Humas Polda Sulteng)
Palu

Polda Sulteng Bagikan 1.000 Paket Takjil kepada Ojol dan Pengguna Jalan

9 March, 2026
Para pemegang saham pada RUPST Bank BNI di Jakarta, enin (9/3/2026). (©PT BNI)
Bisnis

RUPST BNI Setujui Dividen Rp13,03 Triliun dan Buyback Saham Hampir Rp1 Triliun

9 March, 2026

Berita Populer

Para penyintas bencana yang menghuni Huntap Mandiri Mamboro berfoto dengan manajemen AirAsia di Hunta Mamboro, Sabtu (7/3/2026). (©Heri)
Feature

Saat Penyintas Mamboro Bertemu AirAsia yang Membantu Mereka Bangkit

8 March, 2026
Ilustrasi. (©Chandra Asri)
Bisnis

Imbas Ketegangan Selat Hormuz, Chandra Asri Umumkan Force Majeure

8 March, 2026
Anggota Komisi III DPR, Sarifudin Sudding pada kunker reses di mapolda Sulteng, Kamis (5/3/2026). (©Humas Polda Sulteng)
Hukum-Kriminal

Komisi III DPR Nilai Peredaran Narkoba dan PETI di Sulteng Sudah Serius

7 March, 2026
Ilustrasi Posko Pengaduan THR oleh AJI Palu. (Foto: ANTARA/Basri Marzuki)
Komunitas

AJI Kota Palu Buka Posko Pengaduan THR untuk Jurnalis dan Pekerja Media

7 March, 2026
Wali Kota Hadianto pada buka puasa bersama para Ketua RT dan RW se Kota Palu, Senin (9/3/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Palu

Pemkot Palu Siapkan Proyek Silabeta dan Pasar Inpres, Rampung 2027

9 March, 2026

Logo BeritaPalu.id Akurat dan Terpecaya

Komitmen kami terhadap akurasi, netralitas, keberimbangan, dan penyampaian berita terkini telah membangun kepercayaan dari banyak audiens. Terdepan dengan pembaruan terkini tentang peristiwa, tren, dan dinamika terbaru.
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
WhatsAppFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
bmzimages.combmzimages.com

Dapatkan Info Terbaru

Masukkan email Anda untuk mendapatkan pemberitahuan artikel baru

Berita Terkait

Panen padi pada demplot bersama di Kolaka, Minggu (8/3/2026). (©PT Vale Indonesia)
Bisnis

PT Vale Panen Bersama Demplot Padi di Kolaka, Hasilkan 22 Ton dari 36 Are Lahan

beritapalu
Kepala Perwakilan UNDP di Indonesia, Sara Ferrer Olivella pada peluncuran ASEAN Responsible Business Collective di Jakarta, Senin (9/3/2026). (©UNDP Indonesia)
Bisnis

UNDP Luncurkan Platform Bisnis Bertanggung Jawab untuk Perusahaan ASEAN

beritapalu
Wawali Imelda bersama pegiat tenun nasional, Dia Urip di New Baruga Vatulemo, Senin (9/3/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Bisnis

Pegiat Tenun Nasional Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Pemkot Palu

beritapalu
Sekot Irmayanti berdialog dengan pimpinan Jamkrindo di Kantor Wali Kota Palu, Senin (9/3/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Bisnis

Jamkrindo-Pemkot Palu Jajaki Kerja Sama Perkuat Akses Pembiayaan UMKM

beritapalu
beritapalu.ID
Facebook Twitter Youtube Instagram Linkedin

About US

beritapalu.ID adalah situs berita online berbasis di Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia. UU No.40/1999 dan Kode Etik Jurnalistik adalah panduan kami. Kecepatan memang penting, tapi akurasi pemberitaan jauh lebih penting. Kami berpihak kepada kebenaran dan kemaslahatan orang banyak dan idak semua berita yang disajikan mewakili pikiran kami. 

Managerial
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Karir
Kebijakan
  • Disclaimer
  • Kode Perilaku
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks Berita

Kunjungi kami di

https://bmzimages.com

© 2025 by beritapalu.ID

PT Beritapalu Media Independen
All Rights Reserved.

Copyright © 2026 beritapalu.ID | Published by PT Beritapalu Media Independen | All Rights Reserved
Halaman
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?