KesehatanPaluPemkot Palu

Pemkot Palu Tanggung Iuran BPJS Kesehatan 55 Ribu Jiwa Masyarakat Kurang Mampu

×

Pemkot Palu Tanggung Iuran BPJS Kesehatan 55 Ribu Jiwa Masyarakat Kurang Mampu

Share this article
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid (tengah) didampingi Sekkot Irmayanti (kanan) bersama Kepala BPJS Kesehatan Kota Palu, H.S. Rumondang Pakpahan, Selasa (30/12/2025). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid (tengah) didampingi Sekkot Irmayanti (kanan) bersama Kepala BPJS Kesehatan Kota Palu, H.S. Rumondang Pakpahan, Selasa (30/12/2025). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)

PALU, beritapalu.ID | Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid bersama pimpinan BPJS Kesehatan Cabang Palu menandatangani nota kesepakatan terkait penangguhan iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat kurang mampu di ruang kerja Wali Kota Palu, Selasa (30/12/2025). Langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh warga.

Saat ini, jumlah kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Palu tercatat mencapai sekitar 400 ribu jiwa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 55 ribu jiwa telah ditanggung oleh Pemerintah Kota Palu, dan jumlah tersebut akan terus bertambah sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Kepala BPJS Kesehatan Kota Palu, H.S. Rumondang Pakpahan, menyampaikan bahwa dukungan Pemkot Palu sangat berarti dalam menjamin keberlangsungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.

“Jumlah yang ditanggung Pemkot saat ini sebanyak 55 ribu jiwa, dan akan terus bertambah sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Rumondang menambahkan, dengan skema pembiayaan tersebut, masyarakat Kota Palu tidak perlu khawatir apabila mengalami sakit, karena pemerintah daerah turut hadir membantu pembiayaan layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan.

“Masyarakat Kota Palu tidak perlu khawatir kalau sakit, karena Pemkot Palu turut serta membantu,” tambahnya.

Pemerintah Kota Palu menegaskan kesiapan mengalokasikan anggaran daerah agar masyarakat yang belum mampu membayar iuran BPJS Kesehatan tidak lagi terkendala dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang layak.

Rumondang berharap kerja sama yang telah terjalin antara BPJS Kesehatan dan Pemerintah Kota Palu dapat terus diperkuat. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, memperluas kepesertaan JKN, serta memastikan seluruh warga—khususnya kelompok kurang mampu—mendapatkan perlindungan kesehatan yang berkelanjutan.

Melalui kerja sama tersebut, Pemkot Palu dan BPJS Kesehatan juga berkomitmen untuk memperkuat pendataan dan verifikasi kepesertaan, serta memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran, sehingga manfaat jaminan kesehatan benar-benar dirasakan oleh masyarakat Kota Palu.

 

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 30 December, 2025
Wali Kota Hadianto bersama Wawali Imelda menyaksikan sampah yang berserak di salah satu titik kunjungan lapangannya di Palu, Kamis (23/4/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Palu

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menemukan kondisi kebersihan yang masih sama dengan hasil identifikasi sebelumnya, di mana sampah masih berserakan di sejumlah kawasan saat melakukan peninjauan menggunakan sepeda motor di Kecamatan Palu Selatan dan Palu Timur, Kamis (23/4/2026).