beritapalu.id
Friday, 23 Jan 2026
🌐 Network
pojokPALU pojokPALU pojokSIGI pojokSIGI pojokPOSO pojokPOSO pojokDONGGALA pojokDONGGALA pojokSULTENG pojokSULTENG bisnisSULTENG bisnisSULTENG bmzIMAGES bmzIMAGES rindang.ID rindang.ID
Subscribe
beritapalu.ID
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
  • 🌐
  • Hukum-Kriminal
  • Seni-Budaya
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Religi
  • Style
  • Region
  • Militer
  • Opini
  • Travel
  • Visual
  • Komunitas
📂 Lainnya ▼
Indeks Feature Advertorial Liputan Khusus
beritapalu.IDberitapalu.ID
Search
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KomunitasNusantara

Kemenko PMK dan Save the Children Gelar Satu Hari Bermain Bersama Anak

Published: 10 August, 2024
Share
Ilustrasi. (bmzIMAGES)
Ilustrasi. (bmzIMAGES)
SHARE

JAKARTA, beritapalu | Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama Save the Children Indonesia berkolaborasi menyelenggarakan acara bertajuk “Satu Hari Bermain Bersama Anak”.

Acara ini merupakan rangkaian dari Hari Anak Nasional Tahun 2024 yang jatuh pada tanggal 23 Juli 2024. Acara ini juga menjadi momentum penting bagi kedua belah pihak untuk mencanangkan rangkaian kampanye nasional Aksi Generasi Iklim di delapan Provinsi.

Laporan global Save the Children ”Born into the Climate Crisis” pada September 2021, krisis iklim secara global membawa dampak nyata dan dirasakan oleh anak-anak saat ini. Anak-anak yang lahir tahun 2020 akan menghadapi 3 kali lebih banyak ancaman banjir dari luapan sungai, 2 kali lebih banyak mengalami kekeringan serta 3 kali lebih banyak gagal panen. Lebih buruk lagi, dampak krisis iklim ini membuat jutaan anak dan keluarga jatuh dalam kemiskinan jangka panjang.

Untuk itu, upaya bersama dari semua pihak dalam mengatasi dampak iklim perlu dilakukan, termasuk memastikan kesadaran, pemahaman dan partisipasi aktif anak-anak melalui berbagai aksi nyata.

“Satu Hari Bermain Bersama Anak”, akan dihadiri sebanyak 500 peserta yang terdiri dari anak-anak, perwakilan kementerian lembaga, para mitra pembangunan terkait, dan media. Beragam informasi, edukasi mengenai dampak krisis iklim pada anak dan aksi adaptasi iklim ditampilkan dengan cara yang mendidik dan menyenangkan (edutainment)  dan mudah dipahami melalui seni budaya, permainan dan pertunjukan yang bertema resiliensi terhadap krisis iklim.  Pesan suara anak terkait urgensi dampak krisis iklim dan tindakan yang harus segera dilakukan juga akan disampaikan secara langsung kepada Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

BACA JUGA:  Vale Runners Meriahkan Makassar Half Marathon 2025

“Kemenko PMK berkomitmen untuk memastikan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian kebijakan maupun program kementerian/lembaga di bawah koordinasi Kemenko PMK untuk mendukung Aksi Generasi Iklim yang menyertakan anak tidak hanya sebagai objek, melainkan subjek  dan agent of change dari aksi tersebut. Kompleksitas isu perubahan iklim yang berdampak kepada anak juga harus mendorong peran serta seluruh pihak dan menguatkan komitmen kita bersama, bahkan anak dan orang muda untuk melakukan berbagai aksi nyata,” kata Menko PMK, Muhadjir Effendy.

Pencanangan rangkaian kampanye nasional Aksi Generasi Iklim di delapan provinsi bertujuan  memperkuat partisipasi anak dan peran serta multi-pihak untuk terlibat pada gerakan membangun resiliensi untuk dan bersama anak dalam merespons dampak krisis iklim terhadap pemenuhan hak-hak anak. Rangkaian atau Reli Nasional akan berlangsung di Provinsi Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, NTT, Bali, dan DI Yogyakarta.

Seluruh rangkaian kegiatan akan melibatkan kelompok anak dan orang muda yang tergabung dalam Child Campaigner Save the Children Indonesia di 8 Provinsi.

BACA JUGA:  Save The Children Bantu Ribuan Pengungsi Banjir Gorontalo

“Keterlibatan anak-anak dan orang muda dalam mengatasi  krisis iklim sangat dibutuhkan. Banyak dari mereka  belum menyadari dampak krisis iklim pada kehidupan mereka sekarang dan di masa depan. Oleh karena itu, sangat penting menempatkan anak-anak dan orang muda sebagai aktor utama, sehingga mereka dapat menginspirasi dan mempengaruhi sesama generasinya untuk mitigasi krisis iklim dan adaptasi dengan lingkungan baru.  Kegiatan  hari ini menjadi momentum terbaik untuk mengedukasi krisis iklim anak-anak dan orang muda   dan pentingnya berpartisipasi  dalam setiap pengambilan keputusan dan pemecahan masalah dalam koridor kerja sama dengan pemangku kepentingan dan pihak lainnya,” kata Dessy Kurwiany Ukar, CEO Save the Chilren Indonesia.

Pesan dan dukungan yang serupa juga disampaikan oleh dua Menteri melalui sambutan daring diantaranya yakni Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga.

“Anak-Anak termasuk kelompok rentan yang menghadapi tantangan dari dampak perubahan Iklim di Indonesia, penting untuk berfokus pada meningkatkan resiliensi anak dengan melibatkan mereka dalam aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, termasuk mengintegrasikan dan mempertimbangkan peran anak dan kelompok rentan lainnya dalam kebijakan nasional maupun daerah, terutama bagi anak-anak yang tinggal di daerah rawan bencana. Peluncuran Rally Kampanye Aksi Generasi Iklim di delapan Provinsi menjadi momen bersejarah dalam memperjuangkan hak-hak anak,” ujar Bintang.

BACA JUGA:  Program BaNTu GUNA Senilai Rp900 Ribu Didistribusikan di Palu, Sigi dan Donggala

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin juga menyampaikan pesan. “Program Kementerian Kesehatan dalam penguatan peran serta masyarakat termasuk anak-anak dalam mengurangi risiko dampak buruk perubahan iklim, mendorong peran anak-anak untuk dapat berkontribusi dengan cara sederhana seperti mengehmat air, mengurangi penggunaan plastik dan menjaga lingkungan kesehatan, membangung resisliensi kesehatan ditengan tantangan perubahan iklim.”

Krisis iklim telah memperburuk situasi hak-hak anak di Indonesia. Tantangan pada hak kesehatan anak semakin meningkat dengan maraknya kasus diare, pneumonia, dan demam berdarah dengue, serta pemenuhan nutrisi anak yang terhalang akibat kekeringan dan gagal panen. Hak anak atas pendidikan juga terancam terganggu dalam situasi kekeringan ataupun anomali cuaca yang tidak menentu seperti hujan deras yang mengakibatkan banjir dan longsor sehingga akses jalan terputus, membuat anak-anak terancam tidak bisa ke sekolah serta kehilangan hak belajarnya.

Krisis iklim juga menyebabkan kesulitan ekonomi keluarga yang berdampak langsung pada terganggunya hak-hak anak. Dampak krisis iklim pada anak sudah dirasakan secara nyata saat ini. Seluruh pihak tidak bisa menunda respon lagi untuk bersama anak-anak melewati krisis iklim. (afd/*)

 

Editor: beritapalu

TAGGED:kemenko pmkkrisi iklimperubahan ikimsatu hari bermain bersama anaksave the children
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Email Copy Link
Previous Article Para atlet mengikuti renungan suci menandai pentuupa Puslatda PON Sulteng di lapangan Mayonif 711 Raksatama Palu, Sabtu (10/8/2024) dini hari. (Foto: Penrem 132 Tdl) Puslatda PON Sulteng Ditutup dengan Renungan Suci
Next Article Ketua ASIAFI Sulteng, Diah Puspita pada kegiatan Senam Zumba Merah Putih di Pasar Modern Bambaru, Palu, Sabtu (10/8/2024). (Foto: Jufri) Senam Zumba Merah Putih di Pasar Modern Bambaru

Berita Terbaru

Tim SAR gabungan mengevakuasi dua nelayan yan hanyut setelah rompong mereka pusut di Teluk Tomini, Parimo, Kamis (22/1/2026). (©Basarnas Palu)
Parigi Moutong

Dua Nelayan yang Hanyut di Teluk Tomini Ditemukan Selamat

22 January, 2026
Evauasi korban pesawat ATR 42-500 di pegunungan Bulu Saraung, Maros, kamis (22/1/2026). (©Basarnas Makassar)
Headline

Tim SAR Temukan Enam Korban Pesawat ATR 42-500 di Puncak Bulusaraung

22 January, 2026
Evauasi pack body part di pegunungan Bulu Saraung, Maros, kamis (22/1/2026). (©Basarnas Makassar)
Headline

Tim SAR Temukan Sembilan Pack Body Part di Lokasi Kecelakaan Pesawat

22 January, 2026
Foto bersama usai coffee morning di lapangan Vatulemo Palu, Kamis (22/1/2026). (©Humas Polresta Palu)
Palu

Coffee Morning, Kapolresta Palu Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan

22 January, 2026
Rapat virtual bersama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan tentang penyelenggaraan pendidikan kesetaraan bagi narapidana dan anak binaan, Kamis (22/1/2026). (©Humas Ditjenpas Sulteng)
Palu

Kanwil Ditjenpas Sulteng Dorong Pembentukan PKBM di Lapas dan Rutan

22 January, 2026

Berita Populer

Foto

10 Pemuda Cetuskan Kawasan Wisata Alam Buntiede di Desa Padende

25 October, 2021

Pelaku Pembunuhan di Taman Ria Akhirnya Ditangkap Polisi

28 July, 2021
Komunitas

Tak Ada Perempuan, Sikola Mombine “Gugat” SK Penetapan Anggota KPID Sulteng

10 January, 2022
Morowali Utara

Perahu Terbalik Dibawa Arus, Seorang Warga masih Dicari

14 December, 2021
Parigi Moutong

Banjir di Sidoan Barat Seret Seorang Warga

3 January, 2022

Logo BeritaPalu.id Akurat dan Terpecaya

Komitmen kami terhadap akurasi, netralitas, keberimbangan, dan penyampaian berita terkini telah membangun kepercayaan dari banyak audiens. Terdepan dengan pembaruan terkini tentang peristiwa, tren, dan dinamika terbaru.
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
WhatsAppFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
bmzimages.combmzimages.com

Dapatkan Info Terbaru

Masukkan email Anda untuk mendapatkan pemberitahuan artikel baru

Berita Terkait

Rakor operasi SAR pesawat ATR 42-500 di Makassar, Selasa (20/1/2026). (©Basanras Makassar)
Headline

Hari Keempat Operasi SAR Pesawat ATR 42-500, Tim Sisir Lokasi Temuan

beritapalu
Tim SAR menurunkan jenazah korban pesawat ATR 42-500 yang dievakuasi dengan helikopter, Rabu (21/1/2026). (©Basarnas Makassar)
Headline

Korban Ketiga Pesawat ATR 42-500 Dievakuasi dengan Helikopter

beritapalu
Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenazah korban kedua pesawat ATR42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung Maros, Sulsel, Selasa (20/1/2026). (©Basarnas Makassar)
Headline

Korban Kedua Pesawat ATR 42-500 Dievakuasi dari Kedalaman 350 Meter

beritapalu
Foto udara pemukiman penduduk yang terendam banjir di Lhoksukon, Aceh Utara, Aceh, Selasa (26/12/2023). Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Aceh Utara sebanyak 1.504 jiwa atau 5.583 kepala keluarga mengungsi dan 11.852 jiwa atau 40.435 kepala keluarga terdampak banjir tersebut. ANTARA FOTO/Mirza Baihaqie/Lmo/foc.
Komunitas

KIARA: Banjir Bukan Sekadar Hidrometeorologi, Tapi Ekologis Akibat Buruk Tata Kelola

beritapalu
beritapalu.ID
Facebook Twitter Youtube Instagram Linkedin

About US

beritapalu.ID adalah situs berita online berbasis di Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia. UU No.40/1999 dan Kode Etik Jurnalistik adalah panduan kami. Kecepatan memang penting, tapi akurasi pemberitaan jauh lebih penting. Kami berpihak kepada kebenaran dan kemaslahatan orang banyak dan idak semua berita yang disajikan mewakili pikiran kami. 

Managerial
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Karir
Kebijakan
  • Disclaimer
  • Kode Perilaku
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks Berita

Kunjungi kami di

https://bmzimages.com

© 2025 by beritapalu.ID

PT Beritapalu Media Independen
All Rights Reserved.

Copyright © 2026 beritapalu.ID | Published by PT Beritapalu Media Independen | All Rights Reserved
Halaman
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?