beritapalu.id
Friday, 23 Jan 2026
🌐 Network
pojokPALU pojokPALU pojokSIGI pojokSIGI pojokPOSO pojokPOSO pojokDONGGALA pojokDONGGALA pojokSULTENG pojokSULTENG bisnisSULTENG bisnisSULTENG bmzIMAGES bmzIMAGES rindang.ID rindang.ID
Subscribe
beritapalu.ID
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
  • 🌐
  • Hukum-Kriminal
  • Seni-Budaya
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Religi
  • Style
  • Region
  • Militer
  • Opini
  • Travel
  • Visual
  • Komunitas
📂 Lainnya ▼
Indeks Feature Advertorial Liputan Khusus
beritapalu.IDberitapalu.ID
Search
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
LingkunganNasional

Pemerintah Belum Finalkan Keputusan Pensiun PLTU Cirebon-1

Published: 4 December, 2025
Share
PLTU Cirebon (©Cirebon Power)
PLTU Cirebon (©Cirebon Power)
SHARE

JAKARTA, beritapalu.ID | Meskipun telah menerbitkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 10 Tahun 2025 tentang peta jalan pengakhiran operasi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), Indonesia belum menunjukkan progres konkret dalam implementasinya. Ketidakpastian ini terlihat dari belum adanya tindak lanjut komitmen Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk mendukung pensiun dini PLTU Cirebon-1 (660 MW).

Permasalahan semakin rumit dengan munculnya wacana PT PLN akan membatalkan rencana pensiun dini tersebut karena mempertimbangkan biaya penalti kontrak yang sangat besar, mencapai sekitar Rp60 triliun selama lima tahun.

Institute for Essential Services Reform (IESR) menilai keterlambatan keputusan ini berasal dari ketidakpastian yang dihadapi PLN dalam memperoleh persetujuan pemerintah. “Jika pemerintah tidak segera memfinalkan keputusan, hal ini akan mengurangi kredibilitas negara dan memperburuk iklim investasi Indonesia,” ujar organisasi tersebut.

Rencana pensiun dini PLTU Cirebon-1 bermula pada 2021 ketika Indonesia menjadi bagian dari Energy Transition Mechanism (ETM) yang diluncurkan Asian Development Bank (ADB) bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani di COP26 Glasgow. Komitmen diperkuat kembali melalui Just Energy Transition Partnership (JETP) saat Indonesia menjadi Presiden G20 pada tahun yang sama.

BACA JUGA:  Save the Children Gelar Pertunjukan "Aku, Kamu, Kita adalah Bumi"

Proyek ini telah melewati kajian kelayakan teknis dan ekonomis, dengan sejumlah kesepakatan antara PLN dan PT Cirebon Electric Power. ADB juga telah menyiapkan dukungan pembiayaan, meskipun masih dinilai belum memadai oleh pemerintah Indonesia.

Pembatalan rencana pensiun ini bertentangan langsung dengan komitmen Presiden Prabowo yang dalam pidato kenegaraan di DPR pada 15 Agustus 2025 menyatakan keinginan untuk meninggalkan energi fosil dalam sepuluh tahun ke depan. Langkah mundur ini juga akan memperlambat transisi energi menuju dekarbonisasi di sektor kelistrikan.

Fabby Tumiwa, CEO IESR, mengkritik sikap pemerintah dan PLN yang hanya mempertimbangkan biaya kompensasi kontrak tanpa melihat manfaat ekonomi jangka panjang. “Kekhawatiran terhadap biaya pensiun dini yang dianggap tinggi hanya melihat dari biaya kompensasi kontrak belaka dan tidak mempertimbangkan manfaat ekonomi yang lebih besar dari penurunan biaya polusi dan kesehatan publik,” katanya.

BACA JUGA:  Gerakan Iklim Kaum Muda Luncurkan Kampanye #RESolusi

Menurut Tumiwa, tingginya biaya pensiun dini justru merupakan akibat dari kebijakan dan regulasi yang dibuat oleh pemerintah sendiri, yang hingga kini belum dikoreksi. Struktur Purchase Power Agreement (PPA) PLTU dengan klausul take-or-pay (TOP) menyebabkan PLN harus membayar listrik pada tingkat kapasitas tinggi selama 30 tahun—tiga kali lebih lama dari periode pengembalian investasi normal.

“Listrik dari PLTU sejatinya tidak murah karena ada eksternalitas yang tidak pernah dihitung, yaitu dampak kesehatan dan biaya akibat polusi udara yang harus ditanggung oleh masyarakat dan pemerintah dalam bentuk kenaikan beban BPJS,” tambah Tumiwa.

Kajian IESR mengungkapkan bahwa manfaat pensiun dini PLTU ditinjau dari penghematan subsidi, penurunan risiko dan biaya kesehatan justru 2 hingga 4 kali lebih besar dibandingkan biaya pensiun dini itu sendiri.

BACA JUGA:  Survei: Isu Krisis Iklim Mencuat Jelang Pilkada di Sulteng

Studi IESR 2022 memperkirakan biaya pensiun dini 9,2 GW PLTU di 2030—sesuai target Perjanjian Paris—mencapai USD 4,6 miliar (Rp73,6 triliun). Biaya meningkat menjadi USD 27,5 miliar (Rp440 triliun) untuk mempensiunkan seluruh PLTU hingga 2045.

Namun, potensi penghematan jauh lebih signifikan: Subsidi listrik batu bara yang dapat dihindari: USD 34,8 miliar (Rp556 triliun), Penghematan biaya kesehatan publik: USD 61,3 miliar (Rp980 triliun)

Kebutuhan investasi energi terbarukan, jaringan listrik, dan penyimpan energi untuk menggantikan PLTU hingga 2050 diperkirakan mencapai USD 1,2-1,3 triliun. Namun, investasi ini akan menjadi aset PLN dan negara di masa depan.

Keputusan pembatalan pensiun dini PLTU Cirebon-1 akan terus menjadi sorotan, mengingat dampaknya terhadap kredibilitas Indonesia dalam memenuhi komitmen iklim global dan target net-zero emission 2060 atau lebih cepat.

Reporter: Basri Marzuki

Editor: beritapalu

TAGGED:energi terbarukaniesrpensiun pltupltu captive
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Email Copy Link
Previous Article CEO IESR, Fabby Tumiwa. (©IESR) Indonesia Berpotensi Menjadi Pemimpin Global dalam Pemanfaatan Panas Bumi
Next Article Wamendagri Akhmad Wiyagus (tengah) didampingi Kapolda Sulteng Irjen Pol Endi Sutendi (kanan) dan Wagub Sulteng Reny A Lamadjido (kiri) di SPPG Polri di Palu, Kamis (4/12/2025). (©Humas Polda Sutleng) Mamendagri Apresiasi Kesiapan SPPG Polri di Palu Dukung MBG

Berita Terbaru

©Bateman Production
Bisnis

Bateman Production Gelar “Rock to Cafe” di 168 House Akhir Januari

23 January, 2026
Bupati Donggala Vera A Laruni di depan massa unjuk rasa, Kamis (22/1/2026)(. (©Humas Pemkab Donggala)
Donggala

Pemkab Donggala Dukung Kapal Pelni Kembali Beroperasi di Pelabuhan Donggala

23 January, 2026
Operasi SAR kecelakaan pesawat ATR 42-500 di pegunungan Bulusaraung, Maros, Juma t(23/1/2026). ( ©Basarnas Makassar)
Headline

Operasi SAR Pesawat ATR 42-500: 10 Paket Korban Ditemukan

23 January, 2026
Sejumlah warga Filipina yang diselamatkan oleh nelayan di Buol, Kamis (22/1/2026). (©Huams Porles Buol)
Buol

Nelayan Buol Selamatkan 15 WNA Filipina yang Hanyut 13 Hari di Laut

23 January, 2026
Petani dari Serikat Petani Pasundan (SPP) melakukan aksi solidaritas atas perjuangan Masyarakat Adat Tano Batak dan Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) di Tugu Proklamasi, Jakarta, Senin (16/7/2025). (©KPA)
Komunitas

KPA Apresiasi Pencabutan Izin 28 Perusahaan Perusak Hutan di Sumatera

23 January, 2026

Berita Populer

Foto

10 Pemuda Cetuskan Kawasan Wisata Alam Buntiede di Desa Padende

25 October, 2021

Pelaku Pembunuhan di Taman Ria Akhirnya Ditangkap Polisi

28 July, 2021
Komunitas

Tak Ada Perempuan, Sikola Mombine “Gugat” SK Penetapan Anggota KPID Sulteng

10 January, 2022
Morowali Utara

Perahu Terbalik Dibawa Arus, Seorang Warga masih Dicari

14 December, 2021
Parigi Moutong

Banjir di Sidoan Barat Seret Seorang Warga

3 January, 2022

Logo BeritaPalu.id Akurat dan Terpecaya

Komitmen kami terhadap akurasi, netralitas, keberimbangan, dan penyampaian berita terkini telah membangun kepercayaan dari banyak audiens. Terdepan dengan pembaruan terkini tentang peristiwa, tren, dan dinamika terbaru.
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
WhatsAppFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
bmzimages.combmzimages.com

Dapatkan Info Terbaru

Masukkan email Anda untuk mendapatkan pemberitahuan artikel baru

Berita Terkait

Foto bersama usai pembuaan workshop Sitem Kesehatan dan perubahan iklim di Palu, Jumat (23/1/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Lingkungan

Workshop Ketahanan Sistem Kesehatan: Perubahan Iklim Ancam Kesehatan

beritapalu
Evauasi korban pesawat ATR 42-500 di pegunungan Bulu Saraung, Maros, kamis (22/1/2026). (©Basarnas Makassar)
Headline

Tim SAR Temukan Enam Korban Pesawat ATR 42-500 di Puncak Bulusaraung

beritapalu
Evauasi pack body part di pegunungan Bulu Saraung, Maros, kamis (22/1/2026). (©Basarnas Makassar)
Headline

Tim SAR Temukan Sembilan Pack Body Part di Lokasi Kecelakaan Pesawat

beritapalu
Warga memancing di dekat tumpukan sampah di pesisir Teluk Palu, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (20/1/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Foto

Jorok, Muara Sungai Palu Ditumpuki Sampah

beritapalu
beritapalu.ID
Facebook Twitter Youtube Instagram Linkedin

About US

beritapalu.ID adalah situs berita online berbasis di Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia. UU No.40/1999 dan Kode Etik Jurnalistik adalah panduan kami. Kecepatan memang penting, tapi akurasi pemberitaan jauh lebih penting. Kami berpihak kepada kebenaran dan kemaslahatan orang banyak dan idak semua berita yang disajikan mewakili pikiran kami. 

Managerial
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Karir
Kebijakan
  • Disclaimer
  • Kode Perilaku
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks Berita

Kunjungi kami di

https://bmzimages.com

© 2025 by beritapalu.ID

PT Beritapalu Media Independen
All Rights Reserved.

Copyright © 2026 beritapalu.ID | Published by PT Beritapalu Media Independen | All Rights Reserved
Halaman
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?