beritapalu.id
Sunday, 22 Mar 2026
🌐 Network
pojokPALU pojokPALU pojokSIGI pojokSIGI pojokPOSO pojokPOSO pojokDONGGALA pojokDONGGALA pojokSULTENG pojokSULTENG bisnisSULTENG bisnisSULTENG bmzIMAGES bmzIMAGES rindang.ID rindang.ID
Subscribe
beritapalu.ID
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
  • 🌐
  • Hukum-Kriminal
  • Seni-Budaya
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Religi
  • Style
  • Region
  • Militer
  • Opini
  • Travel
  • Visual
  • Komunitas
📂 Lainnya ▼
Indeks Feature Advertorial Liputan Khusus
beritapalu.IDberitapalu.ID
Search
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
FeatureFotoPaluSeni Budaya

Iwwadh, Ketika Komunitas Arab Palu Merayakan Lebaran dengan Cara Mereka

Published: 22 March, 2026
Share
Warga keturunan Arab menari pad atradisi Iwwadh di palu, Minggu (22/1/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Warga keturunan Arab menari pad atradisi Iwwadh di palu, Minggu (22/1/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
SHARE

PALU, beritapalu.ID | Pintu-pintu rumah di kawasan permukiman komunitas Arab Kota Palu terbuka lebar sejak pagi di hari kedua Idul Fitri, Minggu (22/3/2026). Rombongan lelaki bergamis datang dan pergi silih berganti, disambut tuan rumah yang sudah menyiapkan hidangan jauh sebelum tamu pertama tiba. Tidak ada undangan tertulis, tidak ada jam kunjungan yang ditetapkan. Begitulah Iwwadh berjalan — mengalir sendiri, seperti yang sudah-sudah.

Iwwadh dalam bahasa Arab berarti pengganti atau balasan. Dalam tradisi yang sudah berjalan cukup lama di kalangan komunitas keturunan Arab Palu ini, maknanya kurang lebih adalah kunjungan balasan — sebuah cara untuk menutup lembaran Ramadan bersama-sama, dari rumah ke rumah, dari satu keluarga ke keluarga berikutnya. Tradisi ini digagas komunitas warga keturunan Arab yang bermukim di Kota Palu sebagai sarana merawat kerukunan di antara sesama. Di setiap rumah yang disinggahi, rombongan disambut dengan hidangan khas — nasi kabsah, roti maryam, kurma, dan kopi Arab yang diseduh kental.

BACA JUGA:  Emberisasi: Inovasi PT Vale Indonesia Menuju Zero Waste to Landfill

Yang membuat Iwwadh berbeda dari sekadar halal bihalal biasa adalah suasananya yang campur aduk antara khidmat dan riang. Di dalam rumah, para sesepuh dan tokoh komunitas duduk bersila sementara seorang di antaranya berdiri menyampaikan tauziah. Doa mengalir, salam tertukar, dan cerita lama kembali dibongkar. Di rumah terakhir, Nadoly, rumah bernuansa klasik dengan lemari kayu jati berukir dan benda-benda antik yang memenuhi dinding, puluhan orang sesak duduk hingga ke sudut ruangan — dan tidak ada yang tampak tergesa untuk pergi.

Momen yang paling ditunggu-tunggu, terutama oleh anak-anak dan kalangan muda, adalah tradisi berbagi rezeki. Para sesepuh dan tokoh komunitas membagikan uang kepada mereka yang lebih muda — bukan sekadar seremonial, tapi bagian dari nilai yang sudah lama dipegang komunitas ini: bahwa mereka yang lebih mampu punya kewajiban berbagi kepada sesama, terlebih di hari raya.

BACA JUGA:  Sosialisasi Safety Riding dan Driving  di Denpom XIII/2 Palu

Sementara di dalam rumah berlangsung tauziah dan doa bersama, di luar justru suasananya jauh berbeda. Jalanan di depan rumah-rumah yang dikunjungi berubah menjadi ajang anak muda. Suara petasan bersahut-sahutan. Sekelompok pemuda berdiri di tengah jalan — ada yang merekam, ada yang sekadar tertawa lepas, ada yang bergaya di depan kamera ponsel teman. Bagi generasi muda komunitas Arab Palu, Iwwadh adalah pesta, dan mereka tidak menyia-nyiakannya.

Rangkaian Iwwadh ditutup dengan hiburan khas Timur Tengah. Musik gambus  mengiringi gerakan tarian Arab yang dimainkan dengan ringan dan penuh canda. Dua lelaki tampak saling berbalas gerakan tangan dalam irama yang riang di halaman rumah, sementara yang lain menonton sambil tersenyum. Ada sesuatu yang menyenangkan dari cara komunitas ini merayakan hari raya — tidak ada sekat antara yang sakral dan yang gembira, keduanya berjalan beriringan.

BACA JUGA:  Mudik, Perjalanan Panjang Menuju Kampung Halaman

Bagi komunitas keturunan Arab di Palu, Iwwadh bukan sekadar tradisi tahunan yang dijalankan karena kebiasaan. Ia adalah cara mereka menjaga ikatan yang sudah terjalin lintas generasi, di kota yang pernah porak-poranda dihantam gempa dan tsunami 2018 silam. Justru di tengah kota yang sedang terus bangkit itulah, tradisi seperti Iwwadh terasa punya makna lebih — bahwa kebersamaan adalah sesuatu yang harus dijaga, bukan sesuatu yang datang dengan sendirinya.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by beritapalu.ID (@beritapalu_id)

Reporter: Basri Marzuki

Editor: beritapalu

TAGGED:idul fitriiwwadhkomunitas arablebaranlebaran arabmusik gambusnadoly
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Email Copy Link
Previous Article Pencari damar yang dilaporkan hilang ditemukan selamat. (©Basarnas Palu) Pencari Getah Damar yang Hilang di Hutan Hae Poso Ditemukan Selamat
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

You must be logged in to post a comment.

Berita Terbaru

Warga keturunan Arab menari pad atradisi Iwwadh di palu, Minggu (22/1/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Feature

Iwwadh, Ketika Komunitas Arab Palu Merayakan Lebaran dengan Cara Mereka

22 March, 2026
Pencari damar yang dilaporkan hilang ditemukan selamat. (©Basarnas Palu)
Poso

Pencari Getah Damar yang Hilang di Hutan Hae Poso Ditemukan Selamat

22 March, 2026
Petugas berjaga di Pantai Kampung Nelayan, Minggu (22/3/2026). (©Humas Polda Sulteng)
Palu

Satgas Ketupat Tinombala Perketat Pengamanan di Obyek Wisata

22 March, 2026
Ilustrasi (©AI Generative)
Parigi Moutong

Warga Parimo Temukan Tetangga Meninggal Sendirian di Dalam Rumah

22 March, 2026
Operasi pencarian nelayan hilang di perairan Desa Lanona yang dihentikan karena tak membuahkan hasil. (©Basarnas Palu)
Morowali

7 Hari Dicari Tak Ditemukan, Operasi SAR Nelayan Hilang di Morowali Ditutup

21 March, 2026

Berita Populer

Warga dan simpatisan Muhammadiyah mengikuti usai shalat Idul Fitri di lapangan Nunu, Palu, Jumat (20/3/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Foto

Warga Muhammadiyah Palu Gelar Shalat Idul Fitri di Lapangan Nunu

20 March, 2026
Personel Gegana Unti Jibom Brimob Polda SUlteng memeriksa kolong genset di halaman Masjid Raya Baitul Khairaat Palu, Jumat (20/3/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Feature

Menyisir Sudut Masjid Baitul Khairaat Demi Idul Fitri yang Aman dan Khidmat

20 March, 2026
Operasi pencarian nelayan hilang di perairan Desa Lanona yang dihentikan karena tak membuahkan hasil. (©Basarnas Palu)
Morowali

7 Hari Dicari Tak Ditemukan, Operasi SAR Nelayan Hilang di Morowali Ditutup

21 March, 2026
Warga keturunan Arab menari pad atradisi Iwwadh di palu, Minggu (22/1/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Feature

Iwwadh, Ketika Komunitas Arab Palu Merayakan Lebaran dengan Cara Mereka

22 March, 2026
Prajurit dan warga mendengarkan khutbah usai shalat Idul Fitri di makodam XXIII/Palaka Wira, Sabtu (21/3/2026). (©Pendam 23/PW)
Militer

Prajurit dan Warga Shalat Id Bersama di Makodam XXIII/Palaka Wira

21 March, 2026

Logo BeritaPalu.id Akurat dan Terpecaya

Komitmen kami terhadap akurasi, netralitas, keberimbangan, dan penyampaian berita terkini telah membangun kepercayaan dari banyak audiens. Terdepan dengan pembaruan terkini tentang peristiwa, tren, dan dinamika terbaru.
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
WhatsAppFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
bmzimages.combmzimages.com

Dapatkan Info Terbaru

Masukkan email Anda untuk mendapatkan pemberitahuan artikel baru

Berita Terkait

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid (ketiga kiri) bersama Gubernur Sulteng periode 2021-2024, Rusdy Mastura membaca naskah khutbah tertulis usai melaksanakan shalat Id di Lapangan Vatulemo Palu, Sabtu (21/3/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Palu

Mantan Gubernur Rusdy Mastura Lebih Memilih Shalat Id di Vatulemo

beritapalu
Kapolda SUlteng Irjen Pol Endi Sutendi (tengah) bersama akapolda Sulteng Brigjen Pol. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf pada shalat Id bersama diMapolda Sulteng, Sabtu (21/3/2026). (©Humas Polda Sulteng)
Palu

Kapolda Sulteng dan Ribuan Jamaah Gelar Shalat Id di Mako Polda

beritapalu
Foto udara umat Islam memadati masjid Baitul Khairaat pada shalat Idul Fitri 1447 H di Palu, Sabtu (21/3/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Feature

Menyatakan Kemenangan di Masjid Raya Baitul Khairaat

beritapalu
Kakanwil Ditjenpas Sulteng, Bagus Kurniawan (kiri) berdialog dengan sejumlah warga binaan pada kunjungan di UPOT Pemasyarakatan, Kamis (19/3/2026). (©Humas Ditjenpas Sulteng)
Donggala

Kakanwil Ditjenpas Sulteng Tinjau Kesiapan Layanan Kunjungan di UPT Pemasyarakatan

beritapalu
beritapalu.ID
Facebook Twitter Youtube Instagram Linkedin

About US

beritapalu.ID adalah situs berita online berbasis di Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia. UU No.40/1999 dan Kode Etik Jurnalistik adalah panduan kami. Kecepatan memang penting, tapi akurasi pemberitaan jauh lebih penting. Kami berpihak kepada kebenaran dan kemaslahatan orang banyak dan idak semua berita yang disajikan mewakili pikiran kami. 

Managerial
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Karir
Kebijakan
  • Disclaimer
  • Kode Perilaku
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks Berita

Kunjungi kami di

https://bmzimages.com

© 2025 by beritapalu.ID

PT Beritapalu Media Independen
All Rights Reserved.

Copyright © 2026 beritapalu.ID | Published by PT Beritapalu Media Independen | All Rights Reserved
Halaman
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?