PALU, beritapalu.ID | Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menyatakan Pemerintah Kota Palu mulai mengubah strategi pembangunan kewilayahan pada 2026, dari yang sebelumnya berfokus pada infrastruktur semata menjadi lebih berorientasi pada potensi penggerak ekonomi daerah. Hal itu disampaikan dalam kegiatan buka puasa bersama para Ketua RT dan RW se-Kecamatan Palu Barat dan Kecamatan Tawaeli di Rumah Jabatan Wali Kota Palu, Rabu (11/3/2026).
Hadianto mengakui kondisi anggaran saat ini cukup terbatas akibat kebijakan efisiensi, sehingga pemerintah perlu mengubah pendekatan agar percepatan pembangunan di wilayah-wilayah tetap bisa berjalan. Ia optimistis, jika potensi penggerak ekonomi berhasil dibangun dengan cepat, hasilnya akan mulai terlihat pada 2028 dan dirasakan lebih nyata pada 2029.
“Saya berharap sebelum masa jabatan saya berakhir sebagai wali kota, pekerjaan-pekerjaan besar sudah selesai dan potensi yang mampu menggerakkan ekonomi Kota Palu dapat berjalan dengan baik, sehingga pendapatan asli daerah bisa meningkat,” ujar Hadianto.
Ia juga menegaskan bahwa RT dan RW merupakan garda terdepan pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mitra strategis dalam mewujudkan pembangunan yang efektif.
“Apa yang kita capai hari ini tidak lepas dari pelayanan yang kita berikan kepada masyarakat. Para ketua RT dan RW adalah kepercayaan masyarakat. Mari kita kuatkan pelayanan kita kepada masyarakat,” ajaknya.
Kegiatan buka puasa tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Palu Irmayanti Pettalolo, jajaran pimpinan OPD, Camat Palu Barat, Camat Tawaeli, serta para ketua RT dan RW dari kedua kecamatan.
pojokPALU
pojokSIGI
pojokPOSO
pojokDONGGALA
pojokSULTENG
bisnisSULTENG
bmzIMAGES
rindang.ID
Akurat dan Terpecaya