PARIGI MOUTONG, beritapalu.ID | Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah perbatasan Desa Toboli dan Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, hingga Senin malam (9/3/2026) belum sepenuhnya padam. Kobaran api masih terlihat jelas dari jalur Trans Sulawesi yang melintasi kawasan tersebut, meski upaya pemadaman gabungan telah dilakukan sejak Jumat (6/3/2026).
Kebakaran pertama kali terdeteksi pada Jumat sekitar pukul 17.00 Wita di area lahan perkebunan pohon jati di Dusun IV Desa Toboli. Warga yang melihat titik api sempat melakukan pemadaman manual, namun sekitar pukul 21.30 Wita api membesar dan merambat ke kawasan hutan di sekitar Gunung Ue Marongi pada ketinggian 500 hingga 600 meter di atas permukaan laut.
Personel Polsubsektor Parigi Utara bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Parigi Moutong tiba di lokasi sekitar pukul 21.45 Wita dengan dua unit mobil pemadam. Namun medan yang berat dan keterbatasan sumber air membuat pemadaman tidak dapat dilakukan maksimal, sehingga petugas terpaksa mundur dan bersiaga di sekitar jalur Trans Sulawesi Desa Avolua.
Situasi kembali memburuk pada Sabtu (07/03/2026) dini hari ketika api terlihat semakin membesar di kawasan perbukitan. Personel gabungan Polri, TNI, dan Dinas Pemadam Kebakaran kembali turun ke lokasi pada pagi hari. Sekitar pukul 12.00 Wita sebagian titik api berhasil dipadamkan, namun sejumlah titik lain di area pegunungan dengan medan terjal belum dapat dijangkau.
Pada Senin (09/03/2026) sekitar pukul 19.00 Wita, karhutla kembali terpantau di Dusun IV Desa Toboli. Api dengan cepat membesar dan meluas akibat banyaknya vegetasi kering seperti bambu dan semak belukar di sekitar lokasi.
Kasi Humas Polres Parigi Moutong, IPTU Arbit, menjelaskan bahwa penanganan terkendala medan yang sulit dijangkau. “Personel Polri bersama TNI, petugas pemadam kebakaran, dan masyarakat telah melakukan berbagai upaya pemadaman. Namun masih terdapat beberapa titik api yang berada di lokasi dengan medan cukup berat sehingga sulit dijangkau,” jelasnya.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan jika menemukan titik api kepada aparat setempat sebelum api meluas.
pojokPALU
pojokSIGI
pojokPOSO
pojokDONGGALA
pojokSULTENG
bisnisSULTENG
bmzIMAGES
rindang.ID
Akurat dan Terpecaya