POSO, beritapalu.ID | Polisi Wanita (Polwan) Polda Sulawesi Tengah menggelar kegiatan sosial untuk korban gempa bumi di Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso, Sabtu (30/8/2025). Kegiatan bertajuk “Polwan Peduli Bencana Alam” ini merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi Polwan ke-77 dengan tema “Polri Untuk Masyarakat”.
Tim Polwan yang dipimpin Perwira Koordinator (Pakor) Polwan Polda Sulteng Kompol I Gusti Ayu Putu Sukmawati melakukan perjalanan darat sekitar lima jam dari Kota Palu menuju Desa Patiwunga. Kegiatan ini meliputi trauma healing untuk siswa, bakti sosial, dan pelayanan kesehatan gratis.
Kegiatan dimulai di SD MI Alkhairat Patiwunga dengan sesi trauma healing bagi siswa yang terdampak secara psikologis pascagempa. Selain Pakor Polwan, kegiatan juga dipimpin Ketua Hari Jadi Polwan (HJP) ke-77 Polda Sulteng Kompol Kiky Khristina yang juga menjabat Kasubdit Wisata Ditpamobvit.
Turut hadir dalam kegiatan ini Waka Polres Poso Kompol Suryadi, Kapolsek PPS Iptu Arkam AR, serta sejumlah pejabat daerah lainnya. Perwakilan Polwan dari Polda Sulteng dan Polres Poso juga ikut berpartisipasi.
Tim Polwan menyerahkan bantuan material berupa semen, papan tulis, dan buku tulis yang diterima Ketua Komda Alkhairat Poso, Ustadz Asri Lakuntu. Bantuan tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan proses belajar-mengajar di sekolah yang terdampak gempa.
Kegiatan berlanjut di gedung serba guna Desa Patiwunga dengan pelayanan kesehatan gratis dan pembagian paket bantuan sosial untuk ratusan warga terdampak. Tim juga mengunjungi rumah AKP Purn. John F. Banibi di Jalan Trans Sulawesi untuk menyalurkan bantuan.
“Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengurangi trauma anak-anak akibat gempa, sekaligus memberikan dukungan moril dan bantuan kebutuhan dasar. Semoga masyarakat bisa segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas normal,” kata Kompol I Gusti Ayu Putu Sukmawati.
Kompol Kiky Khristina menyebutkan pihaknya telah mendistribusikan 50 paket perlengkapan bayi, 300 paket sembako, 120 paket alat tulis, 120 paket snack anak, dan 20 selimut. Dia berharap kegiatan ini membawa manfaat nyata bagi warga setempat.
“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ini jadi penyemangat kami untuk terus hadir di tengah masyarakat,” ungkap Kiky Khristina. (afd/*)