beritapalu.id
Tuesday, 10 Mar 2026
🌐 Network
pojokPALU pojokPALU pojokSIGI pojokSIGI pojokPOSO pojokPOSO pojokDONGGALA pojokDONGGALA pojokSULTENG pojokSULTENG bisnisSULTENG bisnisSULTENG bmzIMAGES bmzIMAGES rindang.ID rindang.ID
Subscribe
beritapalu.ID
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
  • 🌐
  • Hukum-Kriminal
  • Seni-Budaya
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Religi
  • Style
  • Region
  • Militer
  • Opini
  • Travel
  • Visual
  • Komunitas
📂 Lainnya ▼
Indeks Feature Advertorial Liputan Khusus
beritapalu.IDberitapalu.ID
Search
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KomunitasSigi

Membangun Mekanisme Pencegahan dan Penanganan Konflik Sosial di Sigi

Published: 7 May, 2025
Share
SHARE

SIGI, beritapalu | Sulawesi Tengah, termasuk Kabupaten Sigi, masih menghadapi berbagai tantangan sosial yang berpotensi memicu konflik di masyarakat. Persoalan batas wilayah, perebutan sumber daya alam, serta perbedaan sosial dan agama sering kali menjadi pemicu ketegangan antar komunitas.

Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat dalam mencegah dan meredam konflik, namun situasi seperti ini tetap terjadi karena adanya kesenjangan informasi, provokasi pihak tidak bertanggung jawab, serta ketidakadilan dalam pengelolaan sumber daya.

Jika tidak ada strategi pencegahan yang sistematis, konflik dapat semakin mengakar di komunitas desa dan berpotensi berkembang menjadi kekerasan berskala lebih besar. Oleh karena itu, pendekatan berbasis komunitas yang melibatkan pemuda dan perempuan sebagai bagian dari solusi sangat penting.

Mekanisme Pelaporan dan Pencegahan Konflik Sosial

Sebagai langkah konkret dalam menghadapi tantangan ini, Yayasan Kelompok Perjuangan Kesetaraan Perempuan Sulteng (KPKP-ST) melaksanakan Women Gathering sejak Maret 2025, sebagai bagian dari program Wenexux: Perempuan Pembawa Damai dan Tangguh Bencana, bekerja sama dengan Yayasan Kerti Praja serta didukung oleh UNFPA, UNWOMEN, dan KOICA.

Program ini menyasar tiga desa di Kabupaten Sigi yakni Desa Bangga dan Desa Rogo (Kec. Dolo Selatan), dan Desa Kaleke (Kec. Dolo Barat)

BACA JUGA:  Tak Ada Perempuan, Sikola Mombine “Gugat” SK Penetapan Anggota KPID Sulteng

Diskusi dan Edukasi: Mengenali Konflik Sosial

Pada 27 dan 30 April 2025, Women Gathering kembali diadakan dengan tema “Mendorong Mekanisme Pelaporan, Pencegahan, dan Penanganan Konflik Sosial di Kabupaten Sigi”.

Di Desa Bangga dan Desa Rogo, sesi edukasi diisi oleh Direktur Karsa Institute, Saiful Tamsil, yang menguraikan tujuh aspek penting dalam mengenali konflik sosial, termasuk:

📌 Definisi konflik sosial, yang mencakup perkelahian, peperangan, atau ketidaksepakatan tajam atas berbagai kepentingan dan ide.

📌 Sumber konflik, seperti konflik hubungan, konflik data, konflik struktural, konflik kepentingan, dan konflik nilai adat.

📌 Kategori konflik, baik horizontal (antar komunitas, etnis, agama, politik) maupun vertikal (konflik separatisme seperti Papua).

“Perbedaan dan sengketa tidak harus berkembang menjadi konflik. Mekanisme pencegahan yang efektif dapat membantu masyarakat menangani perbedaan secara damai,” jelas Saiful Tamsil.

Peran Hukum dalam Penanganan Konflik

Sesi berikutnya diisi oleh Sandy, SH, seorang pengacara sekaligus Koordinator Departemen Advokasi WALHI Sulawesi Tengah, yang membahas landasan hukum penanganan konflik, seperti: ✅ UU Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik, khususnya Pasal 2, 4, dan 5.

✅ PP Nomor 2 Tahun 2015 tentang Peraturan Pelaksanaan UU No. 7/2012, mengatur mekanisme pencegahan dan pemulihan konflik sosial.

BACA JUGA:  Sikola Mombine Gelar Workshop RKT Program Pakagasi

“Pencegahan konflik harus melibatkan seluruh elemen masyarakat. Sinergi antara pemerintah, komunitas, dan aparat keamanan adalah kunci untuk menciptakan kondisi yang damai dan harmonis,” jelas Sandy, SH.

Perlindungan Perempuan dan Anak di Desa Kaleke

Di Desa Kaleke, mekanisme perlindungan terhadap perempuan dan anak telah berkembang dengan baik sejak dibentuknya Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA) Desa oleh Yayasan KPKP-ST pada tahun 2021.

Sejak 2022, Pemerintah Desa Kaleke secara konsisten mengalokasikan anggaran dana desa untuk mendukung program kerja Satgas PPA, yang mencakup penyuluhan, sosialisasi, edukasi, serta penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, baik melalui mediasi maupun proses hukum.

Sekretaris Desa Kaleke, Agung Cahyanto, S.Sos, mengingatkan masyarakat agar tidak ragu melaporkan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak kepada Satgas PPA Desa Kaleke, yang telah dilengkapi dengan:

✅ Poster panduan pelaporan kekerasan di berbagai titik desa.

✅ Spanduk di kantor desa yang menunjukkan alur layanan pelaporan Kasus KBG.

“Kami berharap kasus seperti ini tidak terjadi, tetapi jika terjadi, masyarakat sudah tahu harus bertindak dan mengambil langkah yang tepat,” ujar Sekdes Kaleke.

Strategi Rekonsiliasi untuk Perdamaian Sosial

BACA JUGA:  Pembobol Rumah di BTN Kelapa Gading Meringkuk di Rutan Maesa

Kegiatan Women Gathering di Desa Kaleke juga menghadirkan Dedi Askary, SH, dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Sulawesi Tengah, yang membahas Upaya Pencegahan Konflik Sosial dan Strategi Rekonsiliasi.

Ia menjelaskan bahwa konflik sosial adalah kondisi atau proses sosial yang melibatkan pertentangan atau perbedaan antar individu atau kelompok, yang jika tidak dikelola dengan baik, dapat menimbulkan dampak serius bagi masyarakat.

⚠️ Dampak negatif konflik sosial meliputi kerusakan hubungan sosial, ketidakstabilan masyarakat, kekerasan, kerugian materi, hingga korban jiwa.

Kelompok yang paling rentan dalam konflik sosial adalah: Perempuan dan anak-anak, Lansia dan ibu hamil, dan Kelompok disabilitas

Peran Pemuda dalam Kampanye Perdamaian

Dedi Askary menekankan bahwa pencegahan konflik dan rekonsiliasi harus dimulai dari tingkat desa, dengan kerja sama semua pihak di bawah kepemimpinan pemerintah desa.

“Generasi muda banyak terpapar pergaulan bebas, sehingga peran organisasi kepemudaan di desa sangatlah penting untuk menjadi pelopor dalam kampanye pencegahan konflik sosial dan perdamaian,” jelasnya.

Dengan adanya komitmen bersama dari pemerintah desa, komunitas, serta kelompok pemuda dan perempuan, Desa Kaleke menjadi contoh bagaimana strategi pencegahan konflik sosial bisa diterapkan dengan baik di tingkat lokal. (afd/*)

Editor: beritapalu

TAGGED:anakgatheringkeleompk rentankpkstperempuan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Email Copy Link
Previous Article Hasil Panen Jagung Satgas Madago Raya Cukup Melimpah
Next Article OJK Luncurkan IKAD untuk Percepatan Inklusi Keuangan Nasional

Berita Terbaru

Wali Kota Hadianto pada buka puasa bersama para Ketua RT dan RW se Kota Palu, Senin (9/3/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Palu

Pemkot Palu Siapkan Proyek Silabeta dan Pasar Inpres, Rampung 2027

9 March, 2026
Pangdam XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI J. Binsar P. Sianipar di Makodim 1427/Pasangkayu, Senin (9/3/2026). (©Pendam23/PW)
Militer

Kunker ke Kodim 1427/Pasangkayu, Pangdam Tekankan Disiplin dan Marwah Satuan

9 March, 2026
Ilustrasi. (©AI Generative)
Headline

Karhutla Kembali Terjadi di Toboli–Avolua Parigi Moutong

9 March, 2026
Kapolda Sulteng Irjen Pol ENdi Sutendi membagikan takjil gratis kepada pengendara ojol di Palu, Senin (9/3/2026). (©Humas Polda Sulteng)
Palu

Polda Sulteng Bagikan 1.000 Paket Takjil kepada Ojol dan Pengguna Jalan

9 March, 2026
Para pemegang saham pada RUPST Bank BNI di Jakarta, enin (9/3/2026). (©PT BNI)
Bisnis

RUPST BNI Setujui Dividen Rp13,03 Triliun dan Buyback Saham Hampir Rp1 Triliun

9 March, 2026

Berita Populer

Para penyintas bencana yang menghuni Huntap Mandiri Mamboro berfoto dengan manajemen AirAsia di Hunta Mamboro, Sabtu (7/3/2026). (©Heri)
Feature

Saat Penyintas Mamboro Bertemu AirAsia yang Membantu Mereka Bangkit

8 March, 2026
Ilustrasi. (©Chandra Asri)
Bisnis

Imbas Ketegangan Selat Hormuz, Chandra Asri Umumkan Force Majeure

8 March, 2026
Ilustrasi. (©AI Generative)
Headline

Karhutla Kembali Terjadi di Toboli–Avolua Parigi Moutong

9 March, 2026
Anggota Komisi III DPR, Sarifudin Sudding pada kunker reses di mapolda Sulteng, Kamis (5/3/2026). (©Humas Polda Sulteng)
Hukum-Kriminal

Komisi III DPR Nilai Peredaran Narkoba dan PETI di Sulteng Sudah Serius

7 March, 2026
Ilustrasi Posko Pengaduan THR oleh AJI Palu. (Foto: ANTARA/Basri Marzuki)
Komunitas

AJI Kota Palu Buka Posko Pengaduan THR untuk Jurnalis dan Pekerja Media

7 March, 2026

Logo BeritaPalu.id Akurat dan Terpecaya

Komitmen kami terhadap akurasi, netralitas, keberimbangan, dan penyampaian berita terkini telah membangun kepercayaan dari banyak audiens. Terdepan dengan pembaruan terkini tentang peristiwa, tren, dan dinamika terbaru.
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
WhatsAppFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
bmzimages.combmzimages.com

Dapatkan Info Terbaru

Masukkan email Anda untuk mendapatkan pemberitahuan artikel baru

Berita Terkait

Sejumlah miras yang disita Polres Sigi dalam Operasi Pekat I Tinombala 2026. (©Humas Polres Sigi)
Hukum-Kriminal

Operasi Pekat Polres Sigi, Sita 155,5 Liter Cap Tikus dan 215 Liter Saguer

beritapalu
Ilustrasi (©AI Generative)
Komunitas

PETI Ancam Situs Megalit Dongi-Dongi, Gubernur Sulteng: Kami Bekerja, Bukan Diam

beritapalu
Foto bersama usai sertijab ketua dan buka puasa bersama anggota Palado, Sigi, MInggu (8/3/2026). (©Palado)
Sigi

PALADO Ganti Ketua, Komitmen Perlindungan Lingkungan dan Kesetaraan Gender

beritapalu
Tersangka M (18) beserta 13 paket sabu yang disita aparat Polres Sigi. (©Humas Polres Sigi)
Hukum-Kriminal

Sembunyikan Sabu dalam Kaleng Gatsby Pomade, Pria Palolo Diringkus Polres Sigi

beritapalu
beritapalu.ID
Facebook Twitter Youtube Instagram Linkedin

About US

beritapalu.ID adalah situs berita online berbasis di Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia. UU No.40/1999 dan Kode Etik Jurnalistik adalah panduan kami. Kecepatan memang penting, tapi akurasi pemberitaan jauh lebih penting. Kami berpihak kepada kebenaran dan kemaslahatan orang banyak dan idak semua berita yang disajikan mewakili pikiran kami. 

Managerial
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Karir
Kebijakan
  • Disclaimer
  • Kode Perilaku
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks Berita

Kunjungi kami di

https://bmzimages.com

© 2025 by beritapalu.ID

PT Beritapalu Media Independen
All Rights Reserved.

Copyright © 2026 beritapalu.ID | Published by PT Beritapalu Media Independen | All Rights Reserved
Halaman
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?