beritapalu.id
Friday, 23 Jan 2026
🌐 Network
pojokPALU pojokPALU pojokSIGI pojokSIGI pojokPOSO pojokPOSO pojokDONGGALA pojokDONGGALA pojokSULTENG pojokSULTENG bisnisSULTENG bisnisSULTENG bmzIMAGES bmzIMAGES rindang.ID rindang.ID
Subscribe
beritapalu.ID
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
  • 🌐
  • Hukum-Kriminal
  • Seni-Budaya
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Religi
  • Style
  • Region
  • Militer
  • Opini
  • Travel
  • Visual
  • Komunitas
📂 Lainnya ▼
Indeks Feature Advertorial Liputan Khusus
beritapalu.IDberitapalu.ID
Search
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
LingkunganMorowali Utara

Aksi ke Kantor Bupati Morut, FKMTP Tuntut Penghentian Tambang Nikel

Published: 19 September, 2024
Share
Warga yang tergabung dalam forum kounikasi masyarakt Towura peduli melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Morowali Utara, Kamis (19/9/2024). (Foto: Walhi Sulteng)
SHARE

MOROWALI UTARA, beritapalu | Forum Komunikasi Masyarakat Towara Peduli (FKMTP) melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Morowali Utara, Kamis (19/9/2024).

Aksi tersebut dilakukan akibat aktivitas pertambangan nikel selama tiga tahun terakhir yang telah menyebabkan kerusakan lingkungan seperti banjir, tercemarnya sumber air bersih masyarakat hingga polusi udara akibat aktifitas PLTU Batubara.

Pada 6 September 2024 lalu, Desa Towara, Bungintimbe dan Molino di Kecamatan Petasia Timur, Morowali Utara mengalami banjir parah yang membuat rumah warga terendam. Selain itu, banjir tersebut membuat air masyarakat berwarna kecokelatan.

“Banjir tidak pernah separah itu, dulu ada banjir tapi hanya di sungai saja tidak pernah sampai meluap ke pemukiman dan jalan serta menganggu air bersih. Sejak tambang mulai beroperasi menggusur tanah dan membongkar hutan, banjir bercampur lumpur mulai terjadi,” kata Arif, koordinator aksi.

BACA JUGA:  Kapal Arka Kinari Buang Sauh di Mamboro, akan Perform di Ramporame Festival

Arif menambahkan, saat ini kerusakan sumber air masyarakat tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah setempat yang membuat masyarakat sulit mendapatkan air bersih hingga masyarakat harus mengeluarkan biaya demi mendapatkan air.

“Masyarakat kesulitan mencari air bersih terutama perempuan yang setiap hari mencuci dan memasak. Bagi yang memiliki uang terpaksa harus membeli air dengan harga Rp80 ribu per seribu liter yang hanya dipakai selama tiga hari untuk mencuci, mandi, dan memasak. Selain itu, untuk minum, beli air galon dengan harga Rp10  ribu. Warga yang tidak memiliki uang terpaksa harus mencari air bersih ke desa tetangga dengan jarak tempuh 3 sampai 4 km”, kata Arif.

Wandi Juru Kampanye WALHI Sulteng menilai, banjir dan tercemarnya air bersih warga diakibatkan oleh aktivitas pertambangan nikel PT. Kenz Ventura dan PT. Bukit Makmur Istindo Nikeltama yang ada di hulu sungai. Dua perusahaan tersebut merupakan pemasok utama ore nikel ke PT. Bunbestur Nikel Industry di kawasan Stardust Estate Invesment (SEI).

BACA JUGA:  DLH Kota Palu Rumuskan Dokumen Informasi Kinerja PLHD

“Berdasarakan analisis spasial WALHI Sulteng, di Kabupaten Morowali Utara terdapat 38 Izin IUP Operasi Produksi dengan luasan 69.156 ha 2020 – 2022. Terletak hampir di sepanjang landscape pengunungan Morowali Utara”. Kata Wandi.

Ia menambahkan, selama setahun terakhir masyarakat mengalami gangguan kesehatan diakibatkan oleh debu batubara yang dihasilkan oleh kawasan industri Stardust Estate Invesment (SEI).

“Warga harus menutup rumah setiap harinya untuk menghindari paparan debu. Anak-anak sekolah setiap hari harus menggunakan masker tebal. Penyakit sesak nafas batuk–batuk mulai masif di rasakan masyarakat dalam satu tahun terakhir”, katanya.

FKMTP dalam aksi itu menuntut agar polusi udara jalan holing dan PLTU segera diatasi. Mreka juga meminta agar Pemda Morowali Utara membuka informasi perusahaan apa saja yang beroperasi di Petasia Timur.

BACA JUGA:  Sembilan Komunitas Anak Muda Poso Kemping ‘Padu Satu’

Pemerintah juga didesak segera memperbaiki sumber mata air Putemata yang tercemar dan melakukan evaluasi semua izin perusahaan yang beroperasi di Towara Kec Petasia Timur dan Morowali Utara. (afd/*)

Editor: beritapalu

TAGGED:fkmtpkerusakan lingkungannikelpertambanganPT. Bukit Makmur Istindo NikeltamaPT. Kenz Venturatowara peduliwalhi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Email Copy Link
Previous Article Tim gateball Sulteng yang berlaga di PON XXI Aceh-Sumut. (Foto: ist) Sabet 3 Emas, Sulteng Juara Umum Gateball PON XXI
Next Article Pangdam XIII/Mdk, Mayjen TNI Candra Wijaya (ketiga kanan) berbincang dengan petugas saat meninjau latihan Perisai Bumi di Yonif 711/Raksatama, Kamis (19/9/2024). (Foto: Penrem 132/Tdl) Pangdam XIII/Mdk Tinjau Latihan Perisai Bumi-24 Korem 132/Tdl

Berita Terbaru

Tim SAR gabungan mengevakuasi dua nelayan yan hanyut setelah rompong mereka pusut di Teluk Tomini, Parimo, Kamis (22/1/2026). (©Basarnas Palu)
Parigi Moutong

Dua Nelayan yang Hanyut di Teluk Tomini Ditemukan Selamat

22 January, 2026
Evauasi korban pesawat ATR 42-500 di pegunungan Bulu Saraung, Maros, kamis (22/1/2026). (©Basarnas Makassar)
Headline

Tim SAR Temukan Enam Korban Pesawat ATR 42-500 di Puncak Bulusaraung

22 January, 2026
Evauasi pack body part di pegunungan Bulu Saraung, Maros, kamis (22/1/2026). (©Basarnas Makassar)
Headline

Tim SAR Temukan Sembilan Pack Body Part di Lokasi Kecelakaan Pesawat

22 January, 2026
Foto bersama usai coffee morning di lapangan Vatulemo Palu, Kamis (22/1/2026). (©Humas Polresta Palu)
Palu

Coffee Morning, Kapolresta Palu Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan

22 January, 2026
Rapat virtual bersama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan tentang penyelenggaraan pendidikan kesetaraan bagi narapidana dan anak binaan, Kamis (22/1/2026). (©Humas Ditjenpas Sulteng)
Palu

Kanwil Ditjenpas Sulteng Dorong Pembentukan PKBM di Lapas dan Rutan

22 January, 2026

Berita Populer

Foto

10 Pemuda Cetuskan Kawasan Wisata Alam Buntiede di Desa Padende

25 October, 2021

Pelaku Pembunuhan di Taman Ria Akhirnya Ditangkap Polisi

28 July, 2021
Komunitas

Tak Ada Perempuan, Sikola Mombine “Gugat” SK Penetapan Anggota KPID Sulteng

10 January, 2022
Morowali Utara

Perahu Terbalik Dibawa Arus, Seorang Warga masih Dicari

14 December, 2021
Parigi Moutong

Banjir di Sidoan Barat Seret Seorang Warga

3 January, 2022

Logo BeritaPalu.id Akurat dan Terpecaya

Komitmen kami terhadap akurasi, netralitas, keberimbangan, dan penyampaian berita terkini telah membangun kepercayaan dari banyak audiens. Terdepan dengan pembaruan terkini tentang peristiwa, tren, dan dinamika terbaru.
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
WhatsAppFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
bmzimages.combmzimages.com

Dapatkan Info Terbaru

Masukkan email Anda untuk mendapatkan pemberitahuan artikel baru

Berita Terkait

Warga memancing di dekat tumpukan sampah di pesisir Teluk Palu, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (20/1/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Foto

Jorok, Muara Sungai Palu Ditumpuki Sampah

beritapalu
Presiden Direktur dan CEO PT Vale Indonesia Tbk, Bernardus Irmanto, (tengah) pada RDP denagn DPR, Selasa (20/1/2026). (©Pt Vale Indonesia)
Bisnis

PT Vale Sampaikan Komitmen Hilirisasi Nikel dalam RDP Komisi XII DPR RI

beritapalu
Ilustrasi tanaman mangrove. (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Lingkungan

Tambang Pasir di Touna Diduga Rusak Ekosistem Mangrove

beritapalu
Foto udara pemukiman penduduk yang terendam banjir di Lhoksukon, Aceh Utara, Aceh, Selasa (26/12/2023). Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Aceh Utara sebanyak 1.504 jiwa atau 5.583 kepala keluarga mengungsi dan 11.852 jiwa atau 40.435 kepala keluarga terdampak banjir tersebut. ANTARA FOTO/Mirza Baihaqie/Lmo/foc.
Komunitas

KIARA: Banjir Bukan Sekadar Hidrometeorologi, Tapi Ekologis Akibat Buruk Tata Kelola

beritapalu
beritapalu.ID
Facebook Twitter Youtube Instagram Linkedin

About US

beritapalu.ID adalah situs berita online berbasis di Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia. UU No.40/1999 dan Kode Etik Jurnalistik adalah panduan kami. Kecepatan memang penting, tapi akurasi pemberitaan jauh lebih penting. Kami berpihak kepada kebenaran dan kemaslahatan orang banyak dan idak semua berita yang disajikan mewakili pikiran kami. 

Managerial
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Karir
Kebijakan
  • Disclaimer
  • Kode Perilaku
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks Berita

Kunjungi kami di

https://bmzimages.com

© 2025 by beritapalu.ID

PT Beritapalu Media Independen
All Rights Reserved.

Copyright © 2026 beritapalu.ID | Published by PT Beritapalu Media Independen | All Rights Reserved
Halaman
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?