beritapalu.id
Friday, 23 Jan 2026
🌐 Network
pojokPALU pojokPALU pojokSIGI pojokSIGI pojokPOSO pojokPOSO pojokDONGGALA pojokDONGGALA pojokSULTENG pojokSULTENG bisnisSULTENG bisnisSULTENG bmzIMAGES bmzIMAGES rindang.ID rindang.ID
Subscribe
beritapalu.ID
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
  • 🌐
  • Hukum-Kriminal
  • Seni-Budaya
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Religi
  • Style
  • Region
  • Militer
  • Opini
  • Travel
  • Visual
  • Komunitas
📂 Lainnya ▼
Indeks Feature Advertorial Liputan Khusus
beritapalu.IDberitapalu.ID
Search
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
FotoSeni Budaya

Dade Reme Vula Memulai Debut Pagelaran Perdananya

Published: 22 June, 2024
Share
Dade Reme Vula Kampung Kaili di Bandsaw Cafe, Palu, Jumat (21/6/2024) malam. (bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Dade Reme Vula Kampung Kaili di Bandsaw Cafe, Palu, Jumat (21/6/2024) malam. (bmzIMAGES/Basri Marzuki)
SHARE

PALU, beritapalu | Inisiatif Dade Reme Vula atau cerita bulan purnama memulakan pagelaran perdananya dalam bentuk pertunjukan seni dan budaya di Bandsaw Café Jalan Towua, Palu, Jumat (21/6/2024) malam, tepat saat bulan purnama menyinarkan cahayanya di langit.

Dade Reme Vula berangkat dari ide dasar kurangnya ruang ekspresi bagi kebudayaan to Kaili. Adalah Kaili Povia Management berkolaborasi dengan seniman dan budayawan setempat untuk menghadirkan format pergelaran yang penggagasnya memberinya nama sebagai Kampung Kaili tradisonal.

Pertunjukan tari. (bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Pertunjukan tari. (bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Tema Dade Reme Vula tidak hanya menjadi ujaran, tapi terimplementasi dalam suasana yang sengaja diciptakannya di pergelaran itu. Ada Jerami padi di atas dan bahkan di sudut panggung. Ada Goroba atau gerobak khas petani. Ada pula Toru yang lazim dikenakan para orang tua to Kaili di masa lalu.

BACA JUGA:  Menggelegar, Parade Puisi di Halaman Kantor DPRD Sulteng

Di atas panggung, seorang pria memainkan Kayori. Syair-syair kuno yang bijak dan menitipkan pesan dan nilai-nilai keberadaban melantun dengan tegas. Di sisi lainnya, dentingan music tradisi Kakula membawa ingatan pada kampung halaman. Lalove apalagi, turun naik dan liukan suaranya merindingkan bulu kuduk.

Agak ke dalam, Ina-Ina menyajikan Dange dan Jepa yang masih hangat terbungkus daun pisang. Lebih ke dalam lagi, ubi kayu rebus dipasangkan dengan Kaledo atau Uwemvoi. Ada pula nasi jagung lengkap dengan Palumara dan Duonya serta Gammi-gammi’nya.

Seniman tradisi memainkan Kayori (bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Seniman tradisi memainkan Kayori (bmzIMAGES/Basri Marzuki)

“Ini benar-benar terasa berada di kampung Kaili sesungguhnya,” kata Abal, seorang pengunjung sembari menikmati Dange hangatnya.

Kata Smit Lalove, salah seorang inisiator Dade Reme Vula, ini adalah manifestasi dari keinginan untuk membumikan kembali to Kaili di tanah Kaili.

BACA JUGA:  Alarm Tsunami: Sunyi di Titik Peringatan

“Ini perdana tapi akan terus berlangsung sera rutin setiap bulannya pada setiap bulan purnama,” sebut Smit.

Seniman tradisi memainkan Kakula (bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Seniman tradisi memainkan Kakula (bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Pada pagelaran itu juga diisi dengan sastra Kaili, karya instalasi, kuliner local, budaya, dan ekonomi kreatif. Ditampilkan pula aneka parang atau Guma pusaka dari berbagai asal dari tanah Kaili.

Budi Papeo, koordinator Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Sulteng  yang mesupport kegiatan itu menyebut, ini adalah bentuk kreativitas seni budaya yang dapat menjadi salah satu obyek kunjungan wisata. Kekhasannya menjadi daya tarik tersendiri.

“Ada wisatawan yang secara khusus ingin mengetahui tentang tradisi suatu suku. Kampung Kaili ini bisa menjadi pilihan karena cukup untuk merepresentasikannya,” imbunya Budi.

BACA JUGA:  Komunitas Seni Lobo Gelar Lokakarya Tatakelola Pertunjukan dan Festival
Menikmati sajian makanan khas Dange (bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Menikmati sajian makanan khas Dange (bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Kebanggaan bagi penggagas karena perhelatan perdana Dade Reme Vula itu dihadiri Kadis Kebudayaan Sulteng, Andi Kamal Lembah, bahkan membukanya dengan resmi. Sejumlah pemerhati seni dan budaya to Kaili dari Palu dan daerah sekitarnya termasuk Sigi, Donggala dan Parigi Moutong juga hadir.

“Ini adalah peristiwa kebudayaan yang harus diapresiasi tinggi terlebih di dalamnya mengangkat nilai seni dan budaya tradisi yang mulai banyak ditinggalkan. Ini mesti diberi ruang agar nilai-nilai budaya itu tetap lestari, terutama bagi suku Kaili,” kata Kadis Andi Kamal Lembah dalam sambutannya. (afd)

 

Editor: beritapalu

TAGGED:atraksi budayabandsaw cafedade reme vulapagealran senipertunjukan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Email Copy Link
Previous Article Atlet sepatu roda Sulteng untuk PON XXI Aceh-Sumut. (Foto: Humas Puslatda PON Sulteng) Atlet Sepatu Roda Sulteng Intensifkan Latihan Jelang PON XXI 2024
Next Article Sebuah kendaraan terjebak banjir bandang di Kecamatan Toribulu, Parigi Moutong, Minggu(23/6/2024). (Foto: BPBD Parigi Moutong) Banjir Bandang Landa Dua Desa Di Kecamatan Toribulu Parigi Moutong

Berita Terbaru

Tim SAR gabungan mengevakuasi dua nelayan yan hanyut setelah rompong mereka pusut di Teluk Tomini, Parimo, Kamis (22/1/2026). (©Basarnas Palu)
Parigi Moutong

Dua Nelayan yang Hanyut di Teluk Tomini Ditemukan Selamat

22 January, 2026
Evauasi korban pesawat ATR 42-500 di pegunungan Bulu Saraung, Maros, kamis (22/1/2026). (©Basarnas Makassar)
Headline

Tim SAR Temukan Enam Korban Pesawat ATR 42-500 di Puncak Bulusaraung

22 January, 2026
Evauasi pack body part di pegunungan Bulu Saraung, Maros, kamis (22/1/2026). (©Basarnas Makassar)
Headline

Tim SAR Temukan Sembilan Pack Body Part di Lokasi Kecelakaan Pesawat

22 January, 2026
Foto bersama usai coffee morning di lapangan Vatulemo Palu, Kamis (22/1/2026). (©Humas Polresta Palu)
Palu

Coffee Morning, Kapolresta Palu Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan

22 January, 2026
Rapat virtual bersama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan tentang penyelenggaraan pendidikan kesetaraan bagi narapidana dan anak binaan, Kamis (22/1/2026). (©Humas Ditjenpas Sulteng)
Palu

Kanwil Ditjenpas Sulteng Dorong Pembentukan PKBM di Lapas dan Rutan

22 January, 2026

Berita Populer

Foto

10 Pemuda Cetuskan Kawasan Wisata Alam Buntiede di Desa Padende

25 October, 2021

Pelaku Pembunuhan di Taman Ria Akhirnya Ditangkap Polisi

28 July, 2021
Komunitas

Tak Ada Perempuan, Sikola Mombine “Gugat” SK Penetapan Anggota KPID Sulteng

10 January, 2022
Morowali Utara

Perahu Terbalik Dibawa Arus, Seorang Warga masih Dicari

14 December, 2021
Parigi Moutong

Banjir di Sidoan Barat Seret Seorang Warga

3 January, 2022

Logo BeritaPalu.id Akurat dan Terpecaya

Komitmen kami terhadap akurasi, netralitas, keberimbangan, dan penyampaian berita terkini telah membangun kepercayaan dari banyak audiens. Terdepan dengan pembaruan terkini tentang peristiwa, tren, dan dinamika terbaru.
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
WhatsAppFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
bmzimages.combmzimages.com

Dapatkan Info Terbaru

Masukkan email Anda untuk mendapatkan pemberitahuan artikel baru

Berita Terkait

Warga memancing di dekat tumpukan sampah di pesisir Teluk Palu, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (20/1/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Foto

Jorok, Muara Sungai Palu Ditumpuki Sampah

beritapalu
Kelom[pok seni Tardigrada. (©Tardigrada)
Palu

Tardigrada Gelar Showcase di 168 Jelang Pentas di Solo dan Thailand

beritapalu
Warga beraktivitas di dekat oprot Jembatan Palu IV, Kampung Lere, Palu, Minggu (18/1/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Komunitas

Tolak Bongkar Oprit Jembatan Palu IV, Usulkan Jadi Cagar Budaya Kebencanaan

beritapalu
Kukuh Ramadhan dengan pameran "Sisa"nya. (©ist)
Palu

Pameran “Sisa” ala Kukuh Ramadhan: Ekspresi Kegelisahan terhadap Lingkungan yang Terluka

beritapalu
beritapalu.ID
Facebook Twitter Youtube Instagram Linkedin

About US

beritapalu.ID adalah situs berita online berbasis di Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia. UU No.40/1999 dan Kode Etik Jurnalistik adalah panduan kami. Kecepatan memang penting, tapi akurasi pemberitaan jauh lebih penting. Kami berpihak kepada kebenaran dan kemaslahatan orang banyak dan idak semua berita yang disajikan mewakili pikiran kami. 

Managerial
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Karir
Kebijakan
  • Disclaimer
  • Kode Perilaku
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks Berita

Kunjungi kami di

https://bmzimages.com

© 2025 by beritapalu.ID

PT Beritapalu Media Independen
All Rights Reserved.

Copyright © 2026 beritapalu.ID | Published by PT Beritapalu Media Independen | All Rights Reserved
Halaman
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?