beritapalu.id
Friday, 23 Jan 2026
🌐 Network
pojokPALU pojokPALU pojokSIGI pojokSIGI pojokPOSO pojokPOSO pojokDONGGALA pojokDONGGALA pojokSULTENG pojokSULTENG bisnisSULTENG bisnisSULTENG bmzIMAGES bmzIMAGES rindang.ID rindang.ID
Subscribe
beritapalu.ID
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
  • 🌐
  • Hukum-Kriminal
  • Seni-Budaya
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Religi
  • Style
  • Region
  • Militer
  • Opini
  • Travel
  • Visual
  • Komunitas
📂 Lainnya ▼
Indeks Feature Advertorial Liputan Khusus
beritapalu.IDberitapalu.ID
Search
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KomunitasNasionalPalu

65 Persen Jurnalis di Aceh, Sulteng, dan Papua Barat Daya Alami Kekerasan

Published: 5 August, 2025
Share
Foto bersama uxai peluncuran laporan Jurnalisme Aman oleh Yayasan Tifa di Jakarta, Selasa (5/8/2025) (©Yayasan TIFA)
Foto bersama uxai peluncuran laporan Jurnalisme Aman oleh Yayasan Tifa di Jakarta, Selasa (5/8/2025) (©Yayasan TIFA)
SHARE

JAKARTA, beritapalu.ID | Sebanyak 65 persen dari 55 jurnalis di Aceh, Sulawesi Tengah, dan Papua Barat Daya mengaku sering atau kadang-kadang menghadapi kekerasan atau intimidasi dalam menjalankan tugas jurnalistik, menurut laporan Yayasan TIFA melalui program Jurnalisme Aman yang diluncurkan Selasa (5/8/2025) di Jakarta.

Penelitian yang dilakukan secara mendalam terhadap jurnalis di tiga wilayah dengan tingkat kekerasan tinggi terhadap pers ini menunjukkan seluruh responden pernah mengalami kekerasan atau ancaman—baik secara fisik, verbal, maupun digital—yang berdampak pada cara mereka bekerja dan merasakan keamanan.

Project Officer Jurnalisme Aman Arie Mega mengungkapkan jenis kekerasan yang dialami jurnalis di ketiga wilayah berbeda-beda. Di Aceh, kekerasan utama berupa intimidasi dan ancaman verbal, larangan liputan, perampasan alat, dan kekerasan pasca-publikasi.

BACA JUGA:  Memohon Perlindungan dan Keselamatan di Hari Kuningan

Di Sulawesi Tengah, jenis kekerasan utama meliputi kekerasan fisik saat demo dan liputan Program Strategis Nasional (PSN), pemaksaan penghapusan dokumentasi hingga pelecehan seksual.

Sementara di Papua Barat Daya, kekerasan bersifat multidimensi berbasis ras, gender, dan politik.

“Upaya penanganan kekerasan terhadap jurnalis sejauh ini masih terfragmentasi. Nota kesepahaman antara Dewan Pers dan Polri belum sepenuhnya diterapkan di daerah,” kata Arie dalam acara Konsultasi Forum Nasional: “Diseminasi Report Assessment Kekerasan Jurnalis di 3 Region”.

Arie menambahkan perlindungan terhadap jurnalis di Indonesia saat ini bersandar pada regulasi yang kuat secara normatif, tetapi lemah dalam pelaksanaan. Lemahnya pemahaman aparat, ketidakkonsistenan lembaga peradilan, ketidaktegasan Kementerian Komunikasi dan Digital sebagai regulator digital, serta minimnya kepemimpinan politik membuat perlindungan terhadap jurnalis lebih bersifat simbolis daripada substantif.

BACA JUGA:  Shalat Idul Adha Warga Muhammadiyah di Palu

Yayasan TIFA memberikan empat rekomendasi untuk melindungi jurnalis. Pertama, pembentukan Rencana Aksi Nasional Perlindungan Jurnalis (RAN-PJ) yang bersifat lintas sektor. Kedua, pembentukan unit khusus di kepolisian dan kejaksaan yang menangani kasus kekerasan terhadap jurnalis.

“Rekomendasi ketiga adalah penguatan mekanisme pemulihan korban, termasuk dukungan hukum, psikososial, maupun perlindungan digital. Rekomendasi keempat menyoroti pentingnya penguatan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) di tingkat daerah,” ungkap Arie.

Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Nani Afrida menyatakan kekerasan terhadap jurnalis di Indonesia masih menjadi persoalan serius meski situasi tampak baik-baik saja.

“Kondisi negara kita sudah mengarah ke otoritarian. Jurnalis makin takut melaporkan kebenaran. Kalau ini terus terjadi, masyarakat akan tersesat oleh propaganda dan disinformasi,” ujarnya.

BACA JUGA:  203 Personel Polresta Palu DIsiagakan di Kantor KPU Kota Palu

Kepala Biro Dukungan Penegakan HAM Komnas HAM Imelda Saragih menyatakan perlindungan terhadap jurnalis merupakan bagian dari mandat kerja Komnas HAM karena kebebasan pers dan berpendapat dijamin konstitusi dan perundang-undangan nasional.

Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan Dewan Pers Abdul Manan menegaskan Dewan Pers mendorong terbentuknya satuan tugas lintas lembaga yang mampu merespons insiden kekerasan dan memperbaiki ekosistem yang memicu ancaman terhadap jurnalis.

Pada pertemuan di Jakarta 24 Juni lalu, baru tiga lembaga yang menandatangani komitmen bersama, yakni Dewan Pers, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), dan Komnas Perempuan. (bmz/*)

Editor: beritapalu

TAGGED:jurnaliskekerasan jurnaliswartawanyayasan tifa
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Email Copy Link
Previous Article Kepala Perwakilan BI SUlteng, Irfan Sukarna pada Dialog dan Lokakarya "BERANI Harmoni Wujudkan Industri Pariwisata & Ekonomi Kreatif Sulawesi Tengah Berkelanjutan dan Inklusif" di Palu, Selasa (5/8/2025). (©globalsulteng.cim/Rian) Irfan Sukarna: Potensi Wisata Belum Diterjemahkan Jadi Nilai Ekonomi
Next Article Pedagang beras menunggui pembeli di Pasar Tradisional Masomba, Selasa (5/8/2025). (©bmzIMAGES/basri marzuki) Harga Beras Kembai Stabil di Tingkat Pengecer Kota Palu

Berita Terbaru

Foto bersama usai pembuaan workshop Sitem Kesehatan dan perubahan iklim di Palu, Jumat (23/1/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Lingkungan

Workshop Ketahanan Sistem Kesehatan: Perubahan Iklim Ancam Kesehatan

23 January, 2026
Foto bersama Bupati Donggala dengan pimpinan OMS usai audiensi di Donggala, Kamis (22/1/2026). (©Sikola Mombine)
Donggala

Bupati Donggala Sambut Baik Inisiatif Pembentukan Forum Multi Pihak

23 January, 2026
Tim SAR gabungan mengevakuasi dua nelayan yan hanyut setelah rompong mereka pusut di Teluk Tomini, Parimo, Kamis (22/1/2026). (©Basarnas Palu)
Parigi Moutong

Dua Nelayan yang Hanyut di Teluk Tomini Ditemukan Selamat

22 January, 2026
Evauasi korban pesawat ATR 42-500 di pegunungan Bulu Saraung, Maros, kamis (22/1/2026). (©Basarnas Makassar)
Headline

Tim SAR Temukan Enam Korban Pesawat ATR 42-500 di Puncak Bulusaraung

22 January, 2026
Evauasi pack body part di pegunungan Bulu Saraung, Maros, kamis (22/1/2026). (©Basarnas Makassar)
Headline

Tim SAR Temukan Sembilan Pack Body Part di Lokasi Kecelakaan Pesawat

22 January, 2026

Berita Populer

Foto

10 Pemuda Cetuskan Kawasan Wisata Alam Buntiede di Desa Padende

25 October, 2021

Pelaku Pembunuhan di Taman Ria Akhirnya Ditangkap Polisi

28 July, 2021
Komunitas

Tak Ada Perempuan, Sikola Mombine “Gugat” SK Penetapan Anggota KPID Sulteng

10 January, 2022
Morowali Utara

Perahu Terbalik Dibawa Arus, Seorang Warga masih Dicari

14 December, 2021
Parigi Moutong

Banjir di Sidoan Barat Seret Seorang Warga

3 January, 2022

Logo BeritaPalu.id Akurat dan Terpecaya

Komitmen kami terhadap akurasi, netralitas, keberimbangan, dan penyampaian berita terkini telah membangun kepercayaan dari banyak audiens. Terdepan dengan pembaruan terkini tentang peristiwa, tren, dan dinamika terbaru.
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
WhatsAppFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
bmzimages.combmzimages.com

Dapatkan Info Terbaru

Masukkan email Anda untuk mendapatkan pemberitahuan artikel baru

Berita Terkait

Foto bersama usai coffee morning di lapangan Vatulemo Palu, Kamis (22/1/2026). (©Humas Polresta Palu)
Palu

Coffee Morning, Kapolresta Palu Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan

beritapalu
Rapat virtual bersama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan tentang penyelenggaraan pendidikan kesetaraan bagi narapidana dan anak binaan, Kamis (22/1/2026). (©Humas Ditjenpas Sulteng)
Palu

Kanwil Ditjenpas Sulteng Dorong Pembentukan PKBM di Lapas dan Rutan

beritapalu
Sejumlah pelaku curanmor duduk di atas kendaraan hasil curiannya di Mapolresta Palu, Rabu (21/1/2026)/. (©Huams Polresta Palu)
Hukum-Kriminal

Polresta Palu Ungkap Pencurian Sepeda Motor, Dua Pelaku Ditangkap

beritapalu
Kasdam XXIII/Palaka Wira Brigjen TNI Agus Sasmita bersama para Asisten Kodam XXIII/Palaka Wira dan para Kepala Badan Pelaksana Kodam (Kabalakdam), perwira, bintara, tamtama, serta PNS pada peringatan Isra Miraj di masjid Al Aqsa Kodam XXIII/PW Palu, Kamis (22/1/2026). (©Pendam23)
Militer

Kodam XXIII/Palaka Wira Peringati Isra Mi’raj 1447 H di Masjid Al-Aqsha

beritapalu
beritapalu.ID
Facebook Twitter Youtube Instagram Linkedin

About US

beritapalu.ID adalah situs berita online berbasis di Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia. UU No.40/1999 dan Kode Etik Jurnalistik adalah panduan kami. Kecepatan memang penting, tapi akurasi pemberitaan jauh lebih penting. Kami berpihak kepada kebenaran dan kemaslahatan orang banyak dan idak semua berita yang disajikan mewakili pikiran kami. 

Managerial
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Karir
Kebijakan
  • Disclaimer
  • Kode Perilaku
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks Berita

Kunjungi kami di

https://bmzimages.com

© 2025 by beritapalu.ID

PT Beritapalu Media Independen
All Rights Reserved.

Copyright © 2026 beritapalu.ID | Published by PT Beritapalu Media Independen | All Rights Reserved
Halaman
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?