JAKARTA, beritapalu.ID | PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) menyampaikan pemberitahuan force majeure kepada para pelanggannya menyusul memanasnya situasi geopolitik di kawasan Selat Hormuz yang berpotensi mengganggu jalur logistik dan rantai pasok energi global.
Pengumuman tersebut memicu sentimen negatif di pasar modal dan menekan harga saham TPIA hingga sekitar 23 persen dalam empat hari terakhir ke level Rp5.350 per lembar.
Direktur Sumber Daya Manusia dan Urusan Korporasi Chandra Asri Group, Suryandi, menegaskan bahwa langkah ini merupakan prosedur umum dalam praktik bisnis global dan bukan berarti perusahaan menghentikan operasionalnya.
“Langkah ini kami ambil sebagai bentuk transparansi dan pencegahan timbulnya kerugian yang besar kepada mitra usaha serta pemangku kepentingan. Pemberitahuan force majeure tidak serta-merta mencerminkan penghentian operasional perusahaan, melainkan bagian dari mitigasi risiko atas dampak situasi eksternal yang semakin berkembang,” kata Suryandi dalam keterbukaan informasi, dikutip Sabtu (7/3/2026).
Ia memastikan kegiatan operasional TPIA hingga saat ini masih berjalan sebagaimana mestinya. Perusahaan juga terus memantau perkembangan situasi global secara cermat dan melakukan evaluasi berkala terhadap potensi implikasi yang dapat menimbulkan gangguan operasional secara langsung maupun tidak langsung.
Meski demikian, pasar merespons negatif pengumuman tersebut. Saham TPIA sempat anjlok 8,15 persen ke level Rp5.350 pada perdagangan Rabu (04/03/2026). Tekanan berlanjut pada perdagangan Jumat (06/03/2026) yang turut menekan sejumlah emiten milik Prajogo Pangestu lainnya: Barito Pacific (BRPT) turun 6,42 persen, Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) melemah 6,44 persen, Barito Renewables Energy (BREN) minus 3,08 persen, dan Chandra Daya Investasi (CDIA) terkoreksi 2,79 persen.
Force majeure merujuk pada kondisi luar biasa di luar kendali manusia yang menyebabkan kewajiban dalam kontrak tidak dapat dipenuhi. Chandra Asri menyebut pengumuman ini sebagai langkah antisipatif dan bentuk transparansi kepada mitra usaha atas kondisi eksternal yang berada di luar kendali perusahaan.
pojokPALU
pojokSIGI
pojokPOSO
pojokDONGGALA
pojokSULTENG
bisnisSULTENG
bmzIMAGES
rindang.ID
Akurat dan Terpecaya