beritapalu.id
Wednesday, 25 Feb 2026
🌐 Network
pojokPALU pojokPALU pojokSIGI pojokSIGI pojokPOSO pojokPOSO pojokDONGGALA pojokDONGGALA pojokSULTENG pojokSULTENG bisnisSULTENG bisnisSULTENG bmzIMAGES bmzIMAGES rindang.ID rindang.ID
Subscribe
beritapalu.ID
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
  • 🌐
  • Hukum-Kriminal
  • Seni-Budaya
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Religi
  • Style
  • Region
  • Militer
  • Opini
  • Travel
  • Visual
  • Komunitas
📂 Lainnya ▼
Indeks Feature Advertorial Liputan Khusus
beritapalu.IDberitapalu.ID
Search
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Opini

Menu Bergizi? Menakar Martabat Rakyat Lewat Kantong Plastik

Published: 24 February, 2026
Share
Ilustrasi (AI Generative)
Ilustrasi (AI Generative)
SHARE
Dedi Askary (©dok pribadi)
Dedi Askary (©dok pribadi)

Oleh: Dedi Askary, SH.

Sebuah tontonan miris tersaji di depan mata. Di SDN 6 Kelurahan Kayumalue Ngapa, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, program yang diagungkan sebagai “Makan Bergizi Gratis” (MBG) justru tampak jauh panggang dari api.

Alih-alih mendapatkan asupan nutrisi berkualitas, anak-anak kita justru menerima paket makanan dalam kantong plastik yang isinya hanya sekadar pengganjal perut: sepotong roti murah, telur puyuh, sedikit susu, dan pisang yang bahkan belum matang.

Fenomena ini bukan sekadar masalah teknis distribusi atau kendala logistik semata. Ini adalah persoalan fundamental mengenai Martabat Rakyat. Ketika negara menjanjikan gizi namun memberikan sisa, di situlah kita harus mulai menggugat.

Eksploitasi Kemiskinan di Balik Anggaran

Program ini disebut-sebut memiliki alokasi anggaran Rp15.000 per porsi. Namun, melihat realita yang mendarat di tangan anak-anak sekolah, nilai tersebut tampak seperti lelucon pahit. Jika benar anggarannya sebesar itu, publik patut bertanya: ke mana sisa uangnya menguap?

BACA JUGA:  Kapolres Palu Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama

Kualitas di Bawah Standar: Memberikan pisang mentah dan roti seharga “seribuan” kepada anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan adalah bentuk pengabaian sistematis terhadap kesehatan generasi masa depan.

Manajemen Serampangan: Pola distribusi menu untuk jatah dua hari sekaligus menunjukkan ketidakpedulian total terhadap aspek kesegaran dan higienitas makanan. Gizi memiliki tenggat waktu, bukan komoditas yang bisa ditimbun tanpa perhitungan.

Retorika vs Realita: Pemerintah kerap membanggakan program kerakyatan di podium formal, namun fakta di lapangan memperlihatkan betapa murahnya harga “kesejahteraan” di mata birokrasi.

Suara dari Bawah: Mengapa Kita Harus Marah?

Rekaman keluhan yang beredar bukan sekadar luapan emosi guru atau orang tua siswa; itu adalah alarm keras bagi kita semua. Narasi kerakyatan tidak boleh berhenti pada jargon kampanye atau pemenuhan target administratif semata. Rakyat bukanlah objek uji coba bagi program yang dikelola secara asal-asalan.

BACA JUGA:  Kodam XXII/Mahawira yang Dinanti

“Ini sama saja dengan pembodohan,” ujar sebuah suara dalam video tersebut. Kalimat ini sangat tajam karena menyasar akar masalah: ketika kebijakan publik kehilangan ruh kemanusiaannya, ia hanya akan menjadi proyek tanpa makna. Memberikan makanan yang tidak layak kepada anak-anak adalah bentuk penghinaan terhadap kebutuhan dasar manusia.

Menggugat Tanggung Jawab Negara

Kita tidak butuh seremonial pembagian makanan jika isinya hanya menyakiti harga diri penerimanya. Sebagai bangsa yang berdaulat, kita harus menuntut tiga hal fundamental:

Transparansi Anggaran: Buka rincian biaya per paket ke ruang publik. Jangan biarkan hak nutrisi anak-anak kita “disunat” oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab.

Standar Nutrisi yang Jelas: Makanan gratis tidak boleh diartikan sebagai makanan berkualitas rendah. Pengawasan ketat dari ahli gizi harus menjadi syarat mutlak, bukan sekadar penunjukan vendor demi kepentingan segelintir pihak.

BACA JUGA:  Menkum Puji Standar Kualitas SPPG Polda Sulteng

Penghormatan terhadap Rakyat: Memberikan layanan publik yang layak adalah kewajiban konstitusional negara, bukan bentuk “kebaikan hati” penguasa yang boleh diberikan seadanya.

Sudah saatnya kita berhenti terpukau oleh angka-angka besar di atas kertas jika di lapangan rakyat masih harus menelan pil pahit ketidakadilan. Mari kita kawal terus program ini agar benar-benar menjadi berkah bagi masa depan bangsa, bukan sekadar komoditas politik yang dikemas dalam plastik bening.

Karena pada akhirnya, martabat sebuah bangsa dapat diukur dari apa yang diletakkan pemerintahnya di atas piring makan anak-anak sekolahnya.


(Penulis adalah Praktisi Business and Human Rights Consulting, Ketua Komnas HAM Sulteng Periode 2006-2025, dan pernah menjabat sebagai Konsultan Riset Ketahanan Pangan di Lembah Baliem, Papua).

 

Reporter: Dedi Askary, SH

Editor: beritapalu

TAGGED:dedi Askarymakanan bbergizi gratismbgpolres palu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Email Copy Link
Previous Article Anto (30) kembali berkumpul bersama keluargany setelah dinyatakan hilang saat memenacing di perairan Tinombo, Parimo, Selasa (24/2/2026). (©Basarnas Palu) Sempat Dikabarkan Hilang, Nelayan di Tinombo Ditemukan Selamat
Next Article Ilustrasi (AI Generative) Komnas HAM Sulteng Kecam Operasi 39 Ekskavator Ilegal di Parimo
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

You must be logged in to post a comment.

Berita Terbaru

Aktivitas usaha pertambangan emas di Poboya oleh PT CPM. (©PT Citra Pal Minerals)
Bisnis

BRMS Klaim CPM Miliki Izin Lengkap dan Masih Beroperasi

24 February, 2026
Ilustrasi (©AI Generative)
Opini

Melawan ‘Zero-Click’ dengan Jurnalisme Layanan

24 February, 2026
Foto udara fasilitas produksi PT Citra Palu Minerals, anak usaha Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). (©PT Citra Palu Minerals)
Bisnis

KLH Bekukan Persetujuan Lingkungan 36 Perusahaan Tambang termasuk PT CPM

24 February, 2026
Ilustrasi (©AI Generative)
Bisnis

DJP Resmi Luncurkan Coretax Form untuk Pelaporan SPT Orang Pribadi

24 February, 2026
Ilustrasi (©AI Generative)
Bisnis

OJK Tangani 32 Kasus Pelanggaran Pasar Modal

24 February, 2026

Berita Populer

Telur, roti, dan jeruk, MBG yang diterima para siswa di SDN Palupi dan SDN Inpres Palupi. (©beritapalu.id)
Kesehatan

Menu MBG di SD Kota Palu Disorot, Wali Murid Pertanyakan Kualitas Gizi

23 February, 2026
Ke-15 WNA asal Filipina yang telah tiba di kantor Imigrasi Palu, JUmat (25/1/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Palu

Imigrasi Palu Pindahkan 15 WNA Filipina ke Rudenim Manado

22 February, 2026
Ilustrasi (AI Generative)
Komunitas

PR2Media: Indeks Demokrasi Indonesia Terus Merosot, Regulasi Media Kian Usang

22 February, 2026
Sekretaris Menteri Kemendukbangga Prof. Budi Setiyono menekankan keluarga berencana sebagai investasi strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. dalam dialog di Jakarta, Minggu (23/2/2026). (©Itsnain G. Bagus/UNFPA Indonesia)
Kesehatan

Survei UNFPA: 70% Masyarakat Indonesia Ingin Dua Anak atau Lebih

24 February, 2026
Ilustrasi (AI Generative)
Opini

Menu Bergizi? Menakar Martabat Rakyat Lewat Kantong Plastik

24 February, 2026

Logo BeritaPalu.id Akurat dan Terpecaya

Komitmen kami terhadap akurasi, netralitas, keberimbangan, dan penyampaian berita terkini telah membangun kepercayaan dari banyak audiens. Terdepan dengan pembaruan terkini tentang peristiwa, tren, dan dinamika terbaru.
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
WhatsAppFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
bmzimages.combmzimages.com

Dapatkan Info Terbaru

Masukkan email Anda untuk mendapatkan pemberitahuan artikel baru

Berita Terkait

Ilustrasi (Generative AI)
Opini

Negara Menagih “Utang” di Tanah Sulteng: Tamparan bagi Korporasi, Ujian bagi Nyali Pemerintah

beritapalu
Ilustrasi (Gerative AI)
Opini

Menjahit Layar Parimo, Melawan “Bajak Laut” Modern

beritapalu
Ilustrasi (Generatif AI)
Opini

Aren, Transisi Energi, dan Pencegahan Banjir untuk Aceh

beritapalu
Rosita Aruan Orchid Baptiste, Perempuan Batak yang jadi Letnan Kolonel di Amerika Serikat. (©Youtube VOA Indonesia)
Opini

Manusia di Hadapan Standar Negara: Kisah Inspiratif Rosita Aruan Orchid Baptiste

beritapalu
beritapalu.ID
Facebook Twitter Youtube Instagram Linkedin

About US

beritapalu.ID adalah situs berita online berbasis di Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia. UU No.40/1999 dan Kode Etik Jurnalistik adalah panduan kami. Kecepatan memang penting, tapi akurasi pemberitaan jauh lebih penting. Kami berpihak kepada kebenaran dan kemaslahatan orang banyak dan idak semua berita yang disajikan mewakili pikiran kami. 

Managerial
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Karir
Kebijakan
  • Disclaimer
  • Kode Perilaku
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks Berita

Kunjungi kami di

https://bmzimages.com

© 2025 by beritapalu.ID

PT Beritapalu Media Independen
All Rights Reserved.

Copyright © 2026 beritapalu.ID | Published by PT Beritapalu Media Independen | All Rights Reserved
Halaman
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?