beritapalu.id
Wednesday, 25 Feb 2026
🌐 Network
pojokPALU pojokPALU pojokSIGI pojokSIGI pojokPOSO pojokPOSO pojokDONGGALA pojokDONGGALA pojokSULTENG pojokSULTENG bisnisSULTENG bisnisSULTENG bmzIMAGES bmzIMAGES rindang.ID rindang.ID
Subscribe
beritapalu.ID
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
  • 🌐
  • Hukum-Kriminal
  • Seni-Budaya
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Religi
  • Style
  • Region
  • Militer
  • Opini
  • Travel
  • Visual
  • Komunitas
📂 Lainnya ▼
Indeks Feature Advertorial Liputan Khusus
beritapalu.IDberitapalu.ID
Search
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Opini

Melawan ‘Zero-Click’ dengan Jurnalisme Layanan

Published: 24 February, 2026
Share
Ilustrasi (©AI Generative)
Ilustrasi (©AI Generative)
SHARE

Realitasnya, media lokal di Sulawesi Tengah kini menghadapi jepitan ganda (double squeeze)—sebuah tekanan simultan antara hilangnya pendapatan iklan cetak dan penguasaan distribusi konten oleh platform global.

Dr. Stepanus Bo'do (©dok pribadi)
Dr. Stepanus Bo’do (©dok pribadi)

Oleh: Dr. Stepanus Bo’do*

Perkembangan teknologi media berlangsung sangat cepat—seperti gelombang yang tak pernah reda. Di awal 2026 ini, ketika kecerdasan buatan (AI) menjadi bagian tak terpisahkan, pertanyaan besarnya bukan lagi “kapan” teknologi ini datang, melainkan: Apakah AI akan menggantikan pekerjaan jurnalis lokal, atau justru menjadi alat pemberdaya untuk jurnalisme yang lebih relevan?

Saya sering menganalogikan perubahan teknologi ini seperti arus sungai yang deras. Kita punya dua pilihan: membiarkan diri pasif hingga akhirnya terseret arus dan tenggelam, atau belajar berenang dan memahami navigasi untuk mengarahkan ke mana arus itu membawa kita. Dalam konteks media, “navigasi” tersebut adalah keberanian untuk beradaptasi tanpa kehilangan identitas serta visi dan misi media sebagai pilar informasi masyarakat.

Jepitan Ganda Media Lokal

Realitasnya, media lokal di Sulawesi Tengah kini menghadapi jepitan ganda (double squeeze)—sebuah tekanan simultan antara hilangnya pendapatan iklan cetak dan penguasaan distribusi konten oleh platform global.

Di satu sisi, kita dibayangi fenomena “news desert” atau gurun berita, di mana daerah terancam kehilangan sumber informasi kredibel akibat media lokal yang bertumbangan. Di sisi lain, muncul tantangan zero-click searches yang diperparah oleh ringkasan AI seperti Google AI Overviews.

BACA JUGA:  Menatap 2025: Refleksi dari Tahun Perubahan

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi), Nezar Patria, secara tegas menyoroti hal ini sebagai disrupsi baru yang melanjuti disrupsi digital sebelumnya. Fenomena zero-click membuat publik cukup membaca ringkasan berita dari AI tanpa mengunjungi sumber aslinya. Dampaknya sangat nyata; nilai jurnalisme “diekstraksi” tanpa pengembalian yang adil, sehingga trafik situs media bisa merosot drastis hingga lebih dari 40%.

Jurnalisme Layanan sebagai Solusi

Namun, saya melihat peluang besar di balik tantangan ini melalui Jurnalisme Layanan (Service Journalism). Alih-alih sekadar melaporkan “apa yang terjadi,” media lokal harus menjawab: “Apa yang bisa dilakukan pembaca dengan informasi itu?”

Model ini telah sukses diterapkan oleh organisasi media besar seperti The New York Times melalui kanal Wirecutter atau The Guardian dengan panduan gaya hidupnya, yang membuktikan bahwa pembaca bersedia membayar untuk informasi yang membantu mereka mengambil keputusan sehari-hari.

Mengapa kata kunci “layanan” menjadi jawaban? Tren konsumen berita saat ini menunjukkan adanya news avoidance (penghindaran berita) karena publik merasa lelah dengan berita negatif yang hanya memicu kecemasan tanpa memberikan solusi. Jurnalisme layanan hadir memecah kebuntuan ini dengan memberikan utilitas.

BACA JUGA:  Putusan Self-Executing Mahkamah Konstitusi dan Demokrasi Konstitusional

Dari Laporan ke Panduan

Semangat komunitas ini harus diperkuat dengan konten yang memiliki kegunaan tinggi. Jika biasanya kita melihat judul berita seperti “Banjir Merendam Jalan Trans Sulawesi” yang hanya mengabarkan musibah, jurnalisme layanan harus bergeser menjadi panduan praktis.

Judul-judul seperti “Kearifan Lokal Membangun Rumah Anti-Banjir di Palu” atau rekomendasi “UMKM Lokal Tahan Krisis Ekonomi” akan dinilai pembaca sebagai panduan yang sangat berguna bagi kehidupan mereka sehari-hari. Inilah jurnalisme yang “menyentuh tanah”—yang berfokus pada kebutuhan warga lokal agar mereka bisa berdaya di tengah ketidakpastian.

AI sebagai Digital Intern

Di sinilah AI berperan sebagai “digital intern.” Berdasarkan Peraturan Dewan Pers No. 1 Tahun 2025 tentang Pedoman Penggunaan AI dalam Karya Jurnalistik, teknologi ini adalah alat bantu, bukan pengganti. Kita bisa menerapkan prinsip “Human > Machine > Human”.

Artinya, AI digunakan untuk menganalisis data mentah, namun verifikasi manual dan sentuhan empati manusia tetap mutlak dilakukan sebelum diterbitkan. Label transparan seperti “Dibantu AI, Diverifikasi Manusia” menjadi kunci untuk menjaga kredibilitas di mata warga Sulteng.

Catatan Kritis Aspek Etika

BACA JUGA:  Penghargaan Magsaysay dan Legasi Atmakusumah

Namun, sebagai pemerhati literasi digital, saya tetap memberikan catatan kritis pada aspek etika. AI generatif sering kali gagal memahami nuansa budaya lokal, seperti adat istiadat suku atau masyarakat lokal.

Oleh karena itu, pengambil kebijakan perlu mendorong dana jurnalisme publik untuk pelatihan literasi digital bagi jurnalis di daerah, agar mereka tidak menjadi korban “kotak hitam” algoritma.

Bagi para pemimpin berita (news leaders), integrasikan AI dengan strategi keterlibatan komunitas secara langsung. Gunakan AI untuk menganalisis data audiens guna meningkatkan efisiensi, namun tetaplah berakar pada komunitas melalui sesi mendengarkan aspirasi warga secara tatap muka.

Penutup

Kesimpulannya, keberlanjutan media lokal di era 2026 bukan tentang melawan AI, melainkan memanfaatkannya dengan bijak. Radar Palu dan media lokal lainnya bisa menjadi contoh nasional: media yang tangguh, berakar pada komunitas, dan didukung penggunaan teknologi yang etis.

Mari kita pastikan bahwa di tengah derasnya arus algoritma yang dingin, denyut nadi masyarakat Lembah Palu tetap terdengar nyaring dan autentik melalui jurnalisme yang melayani.


*) Penulis adalah Akademisi Universitas Tadulako/Peneliti Media. Fokus pada riset digitalisasi media, jurnalisme lingkungan, dan literasi digital.

 

Reporter: Dr. Stepanus Bo'do

Editor: beritapalu

TAGGED:Dr. Stepanus Bo'dojurnalisme layananzero click
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Email Copy Link
Previous Article Foto udara fasilitas produksi PT Citra Palu Minerals, anak usaha Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). (©PT Citra Palu Minerals) KLH Bekukan Persetujuan Lingkungan 36 Perusahaan Tambang termasuk PT CPM
Next Article Aktivitas usaha pertambangan emas di Poboya oleh PT CPM. (©PT Citra Pal Minerals) BRMS Klaim CPM Miliki Izin Lengkap dan Masih Beroperasi
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

You must be logged in to post a comment.

Berita Terbaru

Aktivitas usaha pertambangan emas di Poboya oleh PT CPM. (©PT Citra Pal Minerals)
Bisnis

BRMS Klaim CPM Miliki Izin Lengkap dan Masih Beroperasi

24 February, 2026
Ilustrasi (©AI Generative)
Opini

Melawan ‘Zero-Click’ dengan Jurnalisme Layanan

24 February, 2026
Foto udara fasilitas produksi PT Citra Palu Minerals, anak usaha Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). (©PT Citra Palu Minerals)
Bisnis

KLH Bekukan Persetujuan Lingkungan 36 Perusahaan Tambang termasuk PT CPM

24 February, 2026
Ilustrasi (©AI Generative)
Bisnis

DJP Resmi Luncurkan Coretax Form untuk Pelaporan SPT Orang Pribadi

24 February, 2026
Ilustrasi (©AI Generative)
Bisnis

OJK Tangani 32 Kasus Pelanggaran Pasar Modal

24 February, 2026

Berita Populer

Telur, roti, dan jeruk, MBG yang diterima para siswa di SDN Palupi dan SDN Inpres Palupi. (©beritapalu.id)
Kesehatan

Menu MBG di SD Kota Palu Disorot, Wali Murid Pertanyakan Kualitas Gizi

23 February, 2026
Ke-15 WNA asal Filipina yang telah tiba di kantor Imigrasi Palu, JUmat (25/1/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Palu

Imigrasi Palu Pindahkan 15 WNA Filipina ke Rudenim Manado

22 February, 2026
Ilustrasi (AI Generative)
Komunitas

PR2Media: Indeks Demokrasi Indonesia Terus Merosot, Regulasi Media Kian Usang

22 February, 2026
Sekretaris Menteri Kemendukbangga Prof. Budi Setiyono menekankan keluarga berencana sebagai investasi strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. dalam dialog di Jakarta, Minggu (23/2/2026). (©Itsnain G. Bagus/UNFPA Indonesia)
Kesehatan

Survei UNFPA: 70% Masyarakat Indonesia Ingin Dua Anak atau Lebih

24 February, 2026
Ilustrasi (AI Generative)
Opini

Menu Bergizi? Menakar Martabat Rakyat Lewat Kantong Plastik

24 February, 2026

Logo BeritaPalu.id Akurat dan Terpecaya

Komitmen kami terhadap akurasi, netralitas, keberimbangan, dan penyampaian berita terkini telah membangun kepercayaan dari banyak audiens. Terdepan dengan pembaruan terkini tentang peristiwa, tren, dan dinamika terbaru.
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
WhatsAppFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
bmzimages.combmzimages.com

Dapatkan Info Terbaru

Masukkan email Anda untuk mendapatkan pemberitahuan artikel baru

Berita Terkait

Ilustrasi (Generative AI)
Opini

Negara Menagih “Utang” di Tanah Sulteng: Tamparan bagi Korporasi, Ujian bagi Nyali Pemerintah

beritapalu
Ilustrasi (Gerative AI)
Opini

Menjahit Layar Parimo, Melawan “Bajak Laut” Modern

beritapalu
Ilustrasi (Generatif AI)
Opini

Aren, Transisi Energi, dan Pencegahan Banjir untuk Aceh

beritapalu
Rosita Aruan Orchid Baptiste, Perempuan Batak yang jadi Letnan Kolonel di Amerika Serikat. (©Youtube VOA Indonesia)
Opini

Manusia di Hadapan Standar Negara: Kisah Inspiratif Rosita Aruan Orchid Baptiste

beritapalu
beritapalu.ID
Facebook Twitter Youtube Instagram Linkedin

About US

beritapalu.ID adalah situs berita online berbasis di Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia. UU No.40/1999 dan Kode Etik Jurnalistik adalah panduan kami. Kecepatan memang penting, tapi akurasi pemberitaan jauh lebih penting. Kami berpihak kepada kebenaran dan kemaslahatan orang banyak dan idak semua berita yang disajikan mewakili pikiran kami. 

Managerial
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Karir
Kebijakan
  • Disclaimer
  • Kode Perilaku
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks Berita

Kunjungi kami di

https://bmzimages.com

© 2025 by beritapalu.ID

PT Beritapalu Media Independen
All Rights Reserved.

Copyright © 2026 beritapalu.ID | Published by PT Beritapalu Media Independen | All Rights Reserved
Halaman
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?