beritapalu.id
Saturday, 7 Feb 2026
🌐 Network
pojokPALU pojokPALU pojokSIGI pojokSIGI pojokPOSO pojokPOSO pojokDONGGALA pojokDONGGALA pojokSULTENG pojokSULTENG bisnisSULTENG bisnisSULTENG bmzIMAGES bmzIMAGES rindang.ID rindang.ID
Subscribe
beritapalu.ID
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
  • 🌐
  • Hukum-Kriminal
  • Seni-Budaya
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Religi
  • Style
  • Region
  • Militer
  • Opini
  • Travel
  • Visual
  • Komunitas
📂 Lainnya ▼
Indeks Feature Advertorial Liputan Khusus
beritapalu.IDberitapalu.ID
Search
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
FotoLingkunganPalu

Sampah di Pantai Dupa, Pekerja Daur Ulang pun Bingung

Published: 7 February, 2026
Share
Warga mencari palstik yang bernilai ekonomi di antara tumpukan sampah laut kiriman di Pantai Dupa, Teluk Palu, Sabtu (7/2/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Warga mencari palstik yang bernilai ekonomi di antara tumpukan sampah laut kiriman di Pantai Dupa, Teluk Palu, Sabtu (7/2/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
SHARE

PALU, beritapalu.ID | Pekerja daur ulang itu berdiri sejenak di tepi Pantai Dupa, Teluk Palu. Matanya menyapu tumpukan sampah plastik, potongan kayu hanyut, dan sisa limbah rumah tangga yang menutup garis pantai hingga ke akar-akar mangrove.

“Mau mulai dari mana?” katanya pelan.

Kantong yang dibawanya jelas tak cukup menampung sampah kiriman yang datang hampir setiap hari.

Pemandangan di Pantai Dupa bukan lagi soal pantai yang kotor atau tidak sedap dipandang. Ini potret krisis lingkungan yang nyata, tepat di kawasan mangrove yang seharusnya menjadi penyangga ekosistem Teluk Palu.

Sebagian besar sampah itu bukan berasal dari pantai. Limbah datang dari daratan. Sungai-sungai yang bermuara ke Teluk Palu, angin dan arus laut membawa plastik sekali pakai, botol minuman, kemasan makanan, hingga barang rumah tangga yang terbuang.

BACA JUGA:  Hewan Kurban Bantuan Presiden Diterima Wali Kota Hadianto

Arus laut kemudian mengumpulkannya, menyeret sampah dari berbagai sudut termasuk dari luar, lalu menumpuknya di Pantai Dupa. Mangrove yang berfungsi melindungi garis pantai justru berubah menjadi perangkap alami bagi sampah-sampah tersebut.

Bagi warga sekitar, kondisi ini sudah lama menjadi rutinitas yang melelahkan. Setiap kali air laut pasang atau surut, gelombang sampah kembali datang. Relawan dan komunitas lingkungan sesekali membersihkan pantai, namun jumlahnya jauh lebih besar dibanding tenaga yang tersedia. Pemulung yang biasanya mencari plastik bernilai jual pun sering menyerah. Sampah terlalu tercampur dengan kayu, dan limbah organik.

Dampaknya terasa langsung. Mangrove yang tertutup sampah kehilangan fungsinya sebagai penyerap karbon dan tempat hidup biota laut. Nelayan kecil mengeluhkan hasil tangkapan yang makin tidak menentu. Anak-anak yang dulu bermain di pantai kini jarang mendekat. Pemandangan tumpukan sampah membuat Pantai Dupa terasa asing bagi warganya sendiri.

BACA JUGA:  Polresta Palu Tangkap Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Dua Operasi Terpisah

Fenomena ini memperlihatkan rapuhnya pengelolaan sampah di perkotaan. Palu, sebagai ibu kota provinsi, masih menghadapi keterbatasan fasilitas dan sistem pengolahan limbah. Sampah yang tak selesai di darat akhirnya mengalir ke laut, menjadikan Teluk Palu sebagai tempat pembuangan akhir yang tidak pernah direncanakan.

Di tengah situasi itu, masih ada upaya-upaya kecil yang memberi harapan. Komunitas lokal mulai rutin menggelar aksi bersih pantai. Sekolah-sekolah mengenalkan bahaya plastik sekali pakai kepada siswa. Pemerintah kota pun mulai membicarakan penguatan regulasi dan pengelolaan sampah dari hulu. Foto-foto dari Pantai Dupa menjadi pengingat keras bahwa laut bukan tempat membuang sisa hidup kita, dan mangrove bukan ruang menimbun limbah.

BACA JUGA:  Hari Mangrove Sedunia, PT Vale Tanam 2.000 Mangrove dan Restorasi Terumbu Karang

Ini  tidak hanya merekam kondisi Pantai Dupa hari ini. Ia juga mengajak bercermin. Sampah kiriman di Teluk Palu adalah hasil dari kebiasaan sehari-hari yang dibiarkan terlalu lama. Jika pemulung saja kebingungan harus memulai dari mana, maka jawabannya jelas: perubahan harus dimulai dari kita sendiri, sebelum teluk ini benar-benar tenggelam oleh sampah.

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by beritapalu.ID (@beritapalu_id)

Reporter: Basri Marzuki

Editor: beritapalu

TAGGED:mangrovepantai dupasampahsampah plastikteluk palu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Email Copy Link
Previous Article Wawali Imleda Liliana Muhidin pada peresmian Vamoz Padel di Palu, Sabtu (7/2/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri) Wawali Imelda Apresiasi Pertumbuhan Olahraga Padel di Palu
Next Article Sejumlah prsonel Polres Parimo turun tangan membantu memadamkan kebakaran lahan di Desa Uwevolo, Parimo, Jumat (6/2/2026) (©Humas Polres Parimo) Personel Polres Parimo Bantu Padamkan Titik Api di Desa Uwevolo
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

You must be logged in to post a comment.

Berita Terbaru

Sejumlah prsonel Polres Parimo turun tangan membantu memadamkan kebakaran lahan di Desa Uwevolo, Parimo, Jumat (6/2/2026) (©Humas Polres Parimo)
Parigi Moutong

Personel Polres Parimo Bantu Padamkan Titik Api di Desa Uwevolo

7 February, 2026
Warga mencari palstik yang bernilai ekonomi di antara tumpukan sampah laut kiriman di Pantai Dupa, Teluk Palu, Sabtu (7/2/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Foto

Sampah di Pantai Dupa, Pekerja Daur Ulang pun Bingung

7 February, 2026
Wawali Imleda Liliana Muhidin pada peresmian Vamoz Padel di Palu, Sabtu (7/2/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Olahraga

Wawali Imelda Apresiasi Pertumbuhan Olahraga Padel di Palu

7 February, 2026
Kakanwil Ditjenpas Sulteng Bagus Kurniawan pada PIPAS Kreatif Masyarakat Produktif di Sigi, Sabtu (7/2/2026). (©Humas Ditjanpas Sutleng)
Komunitas

Kanwil Ditjenpas Sulteng Dorong Peran Perempuan Pemasyarakatan sebagai Penggerak

7 February, 2026
Personel Basarnas mengidentifikasi lokasi tenggelamnya seoang anak di pantai Leok Buol, Jumat (6/2/2026). (©Basarnas Palu)
Buol

Tim SAR Tolitoli Gerak Cepat Cari Anak Tenggelam di Pantai Buol

6 February, 2026

Berita Populer

Foto

10 Pemuda Cetuskan Kawasan Wisata Alam Buntiede di Desa Padende

25 October, 2021

Pelaku Pembunuhan di Taman Ria Akhirnya Ditangkap Polisi

28 July, 2021
Komunitas

Tak Ada Perempuan, Sikola Mombine “Gugat” SK Penetapan Anggota KPID Sulteng

10 January, 2022
Morowali Utara

Perahu Terbalik Dibawa Arus, Seorang Warga masih Dicari

14 December, 2021
Parigi Moutong

Banjir di Sidoan Barat Seret Seorang Warga

3 January, 2022

Logo BeritaPalu.id Akurat dan Terpecaya

Komitmen kami terhadap akurasi, netralitas, keberimbangan, dan penyampaian berita terkini telah membangun kepercayaan dari banyak audiens. Terdepan dengan pembaruan terkini tentang peristiwa, tren, dan dinamika terbaru.
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
WhatsAppFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
bmzimages.combmzimages.com

Dapatkan Info Terbaru

Masukkan email Anda untuk mendapatkan pemberitahuan artikel baru

Berita Terkait

Ilustrasi tambang emas rakyat. (©AntaraFoto/Fiqman Sunandar)
Bisnis

Komnas HAM Sulteng Desak Sweeping Sianida dan Merkuri di Tambang Ilegal

beritapalu
Wawali Imelda Lilia a Muhidin (tengah bersama pengelola klinik menunjukkan naskah kesepakatan perpanjangan program Alpukat di Palu, Kamis (5/2/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Iwan)
Palu

Pemkot Palu Perpanjang Program ALPUKAT untuk Pendaftaran Anak Lahir

beritapalu
Kakanwil Ditjenpas Sulteng, Bagus Kurniawan (tengah) pada diseminasi strategi peningkatan akses bantuan hukum bagi tahanan dan warga binaan pemasyarakatan kategori miskin dan kelompok rentan di Aula Lapas Kelas IIA Palun, Kamis (5/2/2026), (©Humas Ditjenpas Sulteng)
Hukum-Kriminal

Ditjenpas Sulawesi Tengah Diseminasikan Strategi Akses Bantuan Hukum untuk WBP

beritapalu
Sejumlah warga binaan khusus anak memanfaatkan fasilitas wifi gratis yang diadakan Pemkot Palu di LKPA Palu, Kamis (5/2/2026). (©PIKP Diskominfosantik Palu)
Komunitas

Pemerintah Kota Palu Sediakan Wifi Gratis di LPKA Kelas II Palu

beritapalu
beritapalu.ID
Facebook Twitter Youtube Instagram Linkedin

About US

beritapalu.ID adalah situs berita online berbasis di Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia. UU No.40/1999 dan Kode Etik Jurnalistik adalah panduan kami. Kecepatan memang penting, tapi akurasi pemberitaan jauh lebih penting. Kami berpihak kepada kebenaran dan kemaslahatan orang banyak dan idak semua berita yang disajikan mewakili pikiran kami. 

Managerial
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Karir
Kebijakan
  • Disclaimer
  • Kode Perilaku
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks Berita

Kunjungi kami di

https://bmzimages.com

© 2025 by beritapalu.ID

PT Beritapalu Media Independen
All Rights Reserved.

Copyright © 2026 beritapalu.ID | Published by PT Beritapalu Media Independen | All Rights Reserved
Halaman
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?