SIGI, beritapalu.ID | Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah (Kakanwil Ditjenpas Sulteng), Bagus Kurniawan, menegaskan pentingnya penguatan peran perempuan pemasyarakatan sebagai motor penggerak nilai keluarga, produktivitas, dan ketahanan sosial dalam kegiatan bertema “PIPAS Kreatif, Masyarakat Produktif”, Sabtu (7/2/2026).
Menurut Bagus, organisasi Persatuan Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) tidak hanya menjadi ruang kebersamaan, tetapi juga wadah strategis untuk memperkuat kontribusi perempuan dalam mendukung tugas pemasyarakatan.
“PIPAS harus menjadi ruang penguatan peran perempuan pemasyarakatan sebagai penggerak nilai, penguatan keluarga, dan pencipta produktivitas,” ujarnya di Aula Kolam Pemancingan Nagaya, Kabupaten Sigi.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua PIPAS Daerah Sulawesi Tengah Ny. Erma Kurniawan, para pejabat manajerial Kanwil Ditjenpas Sulteng, kepala Unit Pelaksana Teknis pemasyarakatan se-Sulawesi Tengah, serta seluruh anggota dan pengurus PIPAS wilayah setempat.
Bagus menekankan bahwa keberhasilan tugas pemasyarakatan tidak terlepas dari dukungan keluarga, khususnya peran istri sebagai penyangga utama aparatur.
“Ibu-ibu adalah penyangga moral, penopang emosional, sekaligus penjaga harmoni keluarga. Peran ibu juga merupakan madrasah pertama bagi generasi penerus,” katanya.
Ia menambahkan, kualitas generasi bangsa sangat ditentukan oleh ketangguhan seorang ibu dalam membangun karakter sejak dari rumah.
“Generasi itulah yang kelak menentukan wajah sebuah bangsa menuju visi besar Indonesia Emas 2045, dan itu dibangun dari rumah-rumah kita oleh tangan, keteladanan, dan kasih sayang ibu,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bagus menilai kreativitas anggota PIPAS dapat menjadi kekuatan nyata dalam mendukung ketahanan keluarga, termasuk ketahanan pangan yang sejalan dengan visi pemerintah serta 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
“Kami berharap ibu-ibu dapat mengambil peran dalam mendukung ketahanan pangan, mulai dari menanam sayur-mayur, rempah, hingga tanaman obat keluarga di halaman rumah,” harapnya.
Ia juga menegaskan bahwa PIPAS harus berkembang menjadi komunitas perempuan produktif yang memberi dampak ekonomi, sosial, moral, sekaligus memperkuat ketahanan keluarga.
“Jadilah ibu yang menguatkan, perempuan yang berdaya, dan pribadi yang menginspirasi,” tambah Bagus.
Kegiatan ini turut diisi dengan penguatan kapasitas organisasi, ruang berbagi pengalaman, serta dorongan kreativitas anggota PIPAS dalam mendukung kesejahteraan keluarga dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pemberdayaan perempuan sebagai fondasi ketahanan keluarga, penguatan moral aparatur, dan kontribusi nyata menuju masyarakat yang produktif dan berdaya saing.
pojokPALU
pojokSIGI
pojokPOSO
pojokDONGGALA
pojokSULTENG
bisnisSULTENG
bmzIMAGES
rindang.ID
Akurat dan Terpecaya