JAKARTA, beritapalu.ID | British Council menyelenggarakan East Asia Education Week 2026 ketiga kalinya di Indonesia, 2 hingga 6 Februari 2026, bertempat di Universitas Prasetiya Mulya, BSD City, Tangerang. Acara ini merupakan platform strategis yang mempertemukan para pemimpin sektor pendidikan dari Inggris dan Asia Timur untuk memperkuat kemitraan dan mengatasi tantangan dalam lanskap pendidikan tinggi global.
Rangkaian acara mencakup East Asia Agents Conference pada 3 Februari 2026, yang membahas tren rekrutmen siswa, dan ThinkTNE Forum pada 4 Februari 2026, yang berfokus pada pendidikan transnasional (TNE).
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Republik Indonesia Prof. Brian Yuliarto secara resmi membuka ThinkTNE Forum 2026. Sesi pembuka juga dihadiri Wakil Mendiktisaintek Prof. Stella Christie A.B, Steve Smith sebagai UK International Education Champion, Rektor Universitas Prasetiya Mulya Dr. Hassan Wirajuda, serta Direktur Indonesia dan Asia Tenggara British Council Summer Xia.
Menteri Brian menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya pengembangan SDM unggul sebagai bagian dari visi Asta Cita. “Pemerintah Indonesia terus berkomitmen untuk membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat Indonesia dalam mendapatkan pendidikan, antara lain melalui pendidikan transnasional bersifat multilateral,” tegas Menteri Brian.
Mendiktisaintek juga menekankan bahwa pendidikan transnasional terus menjadi pembahasan dalam pertemuan bilateral antara Indonesia dengan Inggris, salah satunya dalam pertemuan Presiden RI dengan Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer.
Leighton Ernsberger, East Asia Education Director British Council, mengatakan kolaborasi multilateral menjadi fitur utama dalam lanskap TNE. ThinkTNE Forum 2026 akan mengeksplorasi bagaimana kemitraan dapat berkembang agar tetap relevan, berkualitas tinggi, dan saling menguntungkan.
East Asia Agents Conference pada 3 Februari membahas peran agen pendidikan dalam beradaptasi terhadap pergeseran global, dengan tema “Mengoptimalkan Wawasan Lokal untuk Dampak Global”. Konferensi ini menekankan pentingnya praktik rekrutmen yang etis dan profesional, serta penerapan UK Agent Quality Framework (AQF) untuk menjamin kualitas konseling dan perlindungan siswa.
ThinkTNE Forum pada 4 Februari mengusung tema “Kemitraan Multilateral dalam Pendidikan Transnasional” dan mengeksplorasi model kemitraan inovatif. Program berlanjut pada 5 Februari dengan kunjungan lapangan ke Deakin Lancaster Indonesia (DLI) di Bandung dan Kawasan Ekonomi Khusus D-Hub.
Summer Xia menyimpulkan bahwa East Asia Education Week 2026 menyediakan platform penting bagi para pemimpin universitas dan pembuat kebijakan untuk terhubung dengan mitra dari Inggris dan Asia Timur dalam merancang model kerja sama yang inovatif dan relevan.
pojokPALU
pojokSIGI
pojokPOSO
pojokDONGGALA
pojokSULTENG
bisnisSULTENG
bmzIMAGES
rindang.ID
Akurat dan Terpecaya