beritapalu.id
Tuesday, 10 Mar 2026
🌐 Network
pojokPALU pojokPALU pojokSIGI pojokSIGI pojokPOSO pojokPOSO pojokDONGGALA pojokDONGGALA pojokSULTENG pojokSULTENG bisnisSULTENG bisnisSULTENG bmzIMAGES bmzIMAGES rindang.ID rindang.ID
Subscribe
beritapalu.ID
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
  • 🌐
  • Hukum-Kriminal
  • Seni-Budaya
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Religi
  • Style
  • Region
  • Militer
  • Opini
  • Travel
  • Visual
  • Komunitas
📂 Lainnya ▼
Indeks Feature Advertorial Liputan Khusus
beritapalu.IDberitapalu.ID
Search
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
LingkunganPaluPendidikan

Mahasiswa Magang Kenalkan Sampah Plastik Sejak Dini

Published: 2 June, 2024
Share
Sejumlah anak mengidentifikasi jenis sampah plastik yang dihasilkan dari berbagai aktivitas masyarakat pada program pendidikan konservasi di Huntap Mosinggani Mamboro, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (1/6/2024). (bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Sejumlah anak mengidentifikasi jenis sampah plastik yang dihasilkan dari berbagai aktivitas masyarakat pada program pendidikan konservasi di Huntap Mosinggani Mamboro, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (1/6/2024). (bmzIMAGES/Basri Marzuki)
SHARE

PALU, beritapalu |  Mahasiswa magang yang tergabung dalam Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Wallacea Project melalui PT Amati Karya Indonesia berkolaborasi dengan Yayasan Rumah Bahari Gemilang (Rubalang) dan didukung oleh Arkom Palu dan Kelompok Huntap Mosinggani menggelar pendidikan konservasi kepada sejumlah anak di wilayah pesisir Mamboro, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (1/6/2024).

Mereka merekrut sejumlah anak mulai dari usia 4 tahun hingga anak kelas 2 SD, dan anak kelas 3 SD hingga kelas 3 SMP untuk diberi pendidikan dasar konservasi yang kali ini bertajuk Sampah Plastik. Puluhan anak-anak tersebut dikelompokkan sedemikian rupa kemudian dikenalkan dengan sampah plastik, tak hanya manfaatnya, tapi juga prosesnya hingga bisa berbahaya bagi lingkungan dan manusia.

Asep, salah seorang fasilitator dari Yayasan Rubalang menjelaskan, anak-anak usia SD yang kebetulan ditanganinya dibagi ke dalam dua kelompok. Setiap kelompok akan diberi tugas terkait dengan sampah plastik. Namun sebelum tugas itu dikerjakan, fasilitator yang terdiri dari mahasiswa program tersebut akan membekali dengan pengetahuan sampah plastik yang diperlukan.

BACA JUGA:  Pegiat Lingkungan di Palu Gelar Pawai Bebas Plastik Sekali Pakai

“Mereka dikenalkan dengan jenis-jenis sampah plastik, bagaimana mengidentifikasinya, bagaimana sampah plastik tercipta, lalu siapa yang sering menghasilkan sampah plastik, bagaimana prosesnya hingga sampah plastik itu bisa sampai ke laut, menjadi mikro plastik, dan kemudian menjadi berbahaya jika dikonsumsi ikan, lalu ikan itu dikonsumsi mansuia,” jelas Asep.

Pada proses pembelajaran itu, setiap kelompok melewati sedikitnya enam pos permainan untuk dapat dinyatakan berhasil. Setiap pos merupakan evaluasi atas apa materi yang sudah diberikan. Pos-pos itu antara lain Pos Takeshi, Pos Ular Tangga, dan Pos Rangking 1.

Pengenalan sampah plastik itu disambut dengan penuh antusias puluhan anak yang mengikutinya, terlebih dilakukan dengan metode games atau permainan. Sejumlah orang tua yang hadir menyaksikan pos evaluasi itu terlihat ikut gemas dengan metode permainan yang dimainkan anak-anaknya.

Di kelompok lain dari program pendidikan konservasi usia dini itu, anak-anak usia 4-7 tahun dilatih mengenali sampah dengan membuat mosaik, yaitu menempelkan dedaunan ke bingkai aneka gambar, seperti bingkai gambar kulit pisang, kantong kresek, botol kemasan minuman bekas.

BACA JUGA:  Dishut Sulteng Buka Peluang Kolaborasi Pelestarian Hutan dengan Berbagai Pihak

Tak sekadar menempelkan dedaunan yang banyak terdapat di sekitarnya, bingkai gambar itu juga dilengkapi dengan tulisan masa degradasi atau masa daur ulang suatu jenis sampah, misalnya kantong kresek hanya bisa terurai setelah 20 tahun, kemasan bekas air minum bisa terurai setelah 450 tahun, kulit pisang terurai dalam waktu yang jauh lebih cepat dari plastik.

Intan Wahyuningsih, fasilitator kegiatan itu membeberkan, Pendidikan Konservasi itu adalah implementasi dari modul pendidikan maritim yang dibuat Yayasan Rubalang yang materinya tentang konservasi mangrove dan sampah plastik. Namun kali ini lebih spesifik ke sampah plastik.

Kenapa harus sampah plastik? Intan menjelaskan, anak-anak peserta pendidikan konservasi ini adalah mereka yang bermukim di daerah pesisir yang kesehariannya dipastikan banyak bersentuhan dengan sampah plastic.

“Dan karenanya perlu tahu dan mengenalinya serta mengidentifikasinya agar memberi wawasan bahwa ternyata plastik ini bisa bermanfaat tetapi sekaligus bisa jadi ancaman,” jelas Intan.

BACA JUGA:  Emberisasi: Inovasi PT Vale Indonesia Menuju Zero Waste to Landfill

Sementara itu, Ketua RT Huntap Mandiri Mosinggani Mamboro, Emilia menyambut baik dan bahkan mengapresiasi inisiatif mahasiswa magang yang berkolaborasi dengan Yayasan Rubalang dan Arkom Palu itu untuk menggelar pendidikan konservasi di wilayahnya itu.

Emilia mengatakan, jangankan bocil-bocil, sampah plastik seperti yang diajarkan kepada anak-anak itu juga banyak yang tidak diketahui oleh orang-orang tua. Sehingga dengan adanya Pendidikan konservasi itu diharapkan tidak hanya menambah pengetahuan bagi anak tapi sekaligus memperluas cakrawala para para orang tua tentang sampah plastik.

“Alhamdulillah ini bisa digelar di Huntap Mamboro, dan saya berharap kalau ada lagi kegiatan seperti ni agar tetap dilaksanakan di tempat ini,” ujar Emilia yang sebelumnya terus mengikuti proses pembelajaran itu.

Pendidikan konservasi itu diikuti sejumlah mahasisa magang program MBKM dari sejumlah universitas seperti Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Tadulako, Universitas Bina Taruna Gorontalo, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Makassar Maju, Sekolah Tinggi Teknologi Minyak dan Gas Bumi Balikpapan. (bmz)

 

 

Editor: beritapalu

TAGGED:arkom palukonservasimahasiswa magangmamboromerdeka belajarpendidikanrubalangsampahsampah plastik
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Email Copy Link
Previous Article Mencari Meti di pinggir sungai La'a, Pamona Timur, Morowali Utara. Mengolah Meti Sebagai Penopang Hidup Keluarga
Next Article DLH Kota Palu Tanam Pohon di Jalur Buluri – Watusampu

Berita Terbaru

Wali Kota Hadianto pada buka puasa bersama para Ketua RT dan RW se Kota Palu, Senin (9/3/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Palu

Pemkot Palu Siapkan Proyek Silabeta dan Pasar Inpres, Rampung 2027

9 March, 2026
Pangdam XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI J. Binsar P. Sianipar di Makodim 1427/Pasangkayu, Senin (9/3/2026). (©Pendam23/PW)
Militer

Kunker ke Kodim 1427/Pasangkayu, Pangdam Tekankan Disiplin dan Marwah Satuan

9 March, 2026
Ilustrasi. (©AI Generative)
Headline

Karhutla Kembali Terjadi di Toboli–Avolua Parigi Moutong

9 March, 2026
Kapolda Sulteng Irjen Pol ENdi Sutendi membagikan takjil gratis kepada pengendara ojol di Palu, Senin (9/3/2026). (©Humas Polda Sulteng)
Palu

Polda Sulteng Bagikan 1.000 Paket Takjil kepada Ojol dan Pengguna Jalan

9 March, 2026
Para pemegang saham pada RUPST Bank BNI di Jakarta, enin (9/3/2026). (©PT BNI)
Bisnis

RUPST BNI Setujui Dividen Rp13,03 Triliun dan Buyback Saham Hampir Rp1 Triliun

9 March, 2026

Berita Populer

Para penyintas bencana yang menghuni Huntap Mandiri Mamboro berfoto dengan manajemen AirAsia di Hunta Mamboro, Sabtu (7/3/2026). (©Heri)
Feature

Saat Penyintas Mamboro Bertemu AirAsia yang Membantu Mereka Bangkit

8 March, 2026
Ilustrasi. (©Chandra Asri)
Bisnis

Imbas Ketegangan Selat Hormuz, Chandra Asri Umumkan Force Majeure

8 March, 2026
Anggota Komisi III DPR, Sarifudin Sudding pada kunker reses di mapolda Sulteng, Kamis (5/3/2026). (©Humas Polda Sulteng)
Hukum-Kriminal

Komisi III DPR Nilai Peredaran Narkoba dan PETI di Sulteng Sudah Serius

7 March, 2026
Ilustrasi Posko Pengaduan THR oleh AJI Palu. (Foto: ANTARA/Basri Marzuki)
Komunitas

AJI Kota Palu Buka Posko Pengaduan THR untuk Jurnalis dan Pekerja Media

7 March, 2026
Wali Kota Hadianto pada buka puasa bersama para Ketua RT dan RW se Kota Palu, Senin (9/3/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Palu

Pemkot Palu Siapkan Proyek Silabeta dan Pasar Inpres, Rampung 2027

9 March, 2026

Logo BeritaPalu.id Akurat dan Terpecaya

Komitmen kami terhadap akurasi, netralitas, keberimbangan, dan penyampaian berita terkini telah membangun kepercayaan dari banyak audiens. Terdepan dengan pembaruan terkini tentang peristiwa, tren, dan dinamika terbaru.
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
WhatsAppFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
bmzimages.combmzimages.com

Dapatkan Info Terbaru

Masukkan email Anda untuk mendapatkan pemberitahuan artikel baru

Berita Terkait

Wawali Imelda bersama pegiat tenun nasional, Dia Urip di New Baruga Vatulemo, Senin (9/3/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Bisnis

Pegiat Tenun Nasional Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Pemkot Palu

beritapalu
Sekot Irmayanti berdialog dengan pimpinan Jamkrindo di Kantor Wali Kota Palu, Senin (9/3/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Bisnis

Jamkrindo-Pemkot Palu Jajaki Kerja Sama Perkuat Akses Pembiayaan UMKM

beritapalu
Personel Satresnarkoba Polresta Palu membagikan tajil buka puasa kepada pengendara di Palu, Senin (9/3/2026). (©Humas Polresta Palu)
Palu

Satresnarkoba Polresta Palu Bagikan Takjil kepada Pengguna Jalan

beritapalu
Ilustrasi (©AI Generative)
Hukum-Kriminal

Sembunyikan Sabu dalam Bungkus Rokok, Warga Petobo Ditangkap

beritapalu
beritapalu.ID
Facebook Twitter Youtube Instagram Linkedin

About US

beritapalu.ID adalah situs berita online berbasis di Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia. UU No.40/1999 dan Kode Etik Jurnalistik adalah panduan kami. Kecepatan memang penting, tapi akurasi pemberitaan jauh lebih penting. Kami berpihak kepada kebenaran dan kemaslahatan orang banyak dan idak semua berita yang disajikan mewakili pikiran kami. 

Managerial
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Karir
Kebijakan
  • Disclaimer
  • Kode Perilaku
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks Berita

Kunjungi kami di

https://bmzimages.com

© 2025 by beritapalu.ID

PT Beritapalu Media Independen
All Rights Reserved.

Copyright © 2026 beritapalu.ID | Published by PT Beritapalu Media Independen | All Rights Reserved
Halaman
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?