beritapalu.id
Wednesday, 4 Feb 2026
🌐 Network
pojokPALU pojokPALU pojokSIGI pojokSIGI pojokPOSO pojokPOSO pojokDONGGALA pojokDONGGALA pojokSULTENG pojokSULTENG bisnisSULTENG bisnisSULTENG bmzIMAGES bmzIMAGES rindang.ID rindang.ID
Subscribe
beritapalu.ID
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
  • 🌐
  • Hukum-Kriminal
  • Seni-Budaya
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Religi
  • Style
  • Region
  • Militer
  • Opini
  • Travel
  • Visual
  • Komunitas
📂 Lainnya ▼
Indeks Feature Advertorial Liputan Khusus
beritapalu.IDberitapalu.ID
Search
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
BisnisFeatureFotoSigi

Harga Jagung Menghangat, Harapan Petani Sigi Tumbuh Kembali

Published: 2 February, 2026
Share
Petani mengumpulkan jagung pipilan usai dijemur di Desa Rarampadende, Sigi, Senin (2/2/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Petani mengumpulkan jagung pipilan usai dijemur di Desa Rarampadende, Sigi, Senin (2/2/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
SHARE

SIGI, beritapalu.ID | Di bawah terik matahari, hamparan jagung pipilan memenuhi lapangan terbuka di Desa Rarampadende, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Senin (2/2/2026). Seorang petani dibantu isterinya menarik terpal abu-abu, merapikan jagung yang dijemur agar kering merata. Aktivitas sederhana ini menjadi potret keseharian petani jagung, sekaligus penanda denyut ekonomi desa yang belakangan ikut menghangat seiring membaiknya harga jual jagung di tingkat petani.

Pada awal Februari 2026, harga jagung pipilan kering di tingkat petani di wilayah Sigi tercatat mencapai Rp5.500 per kilogram. Angka ini menjadi kabar baik setelah dalam beberapa waktu sebelumnya harga sempat bertahan di bawah Rp4.000 per kilogram. Kenaikan tersebut memberi ruang napas bagi petani, terutama untuk menutup biaya produksi yang terus meningkat, mulai dari benih, pupuk, hingga ongkos panen dan pengeringan.

BACA JUGA:  Inovasi Lingkungan dan Pemberdayaan Bawa Vale Indonesia ke Puncak ESG Asia

Bagi petani di Rarampadende, harga Rp5.500 per kilogram dinilai lebih “masuk akal”. Meski belum tergolong tinggi, nilai tersebut setidaknya mendekati Harga Pembelian Pemerintah (HPP) dan memberikan kepastian bahwa hasil panen tidak dilepas terlalu murah. Dalam kondisi cuaca yang kerap berubah dan risiko gagal panen yang selalu mengintai, stabilitas harga menjadi faktor penting dalam menjaga semangat bertanam.

Tren kenaikan harga ini tidak lepas dari mulai aktifnya penyerapan jagung oleh pemerintah, terutama melalui Perum Bulog. Pada 2026, Bulog Sulawesi Tengah menaikkan target penyerapan jagung petani lokal secara signifikan, dari hanya sekitar 200 ton pada 2025 lalu menjadi 3.000 ton sepanjang tahun ini. Lonjakan target tersebut menjadi sinyal kuat adanya komitmen pemerintah dalam menjaga harga dan menyerap hasil panen petani daerah.

BACA JUGA:  Dari Nobar Film Silat Tani, Kementan Luncurkan Program Petani Milienial

Peningkatan target serapan itu sekaligus memberi harapan baru bagi petani jagung di Sulteng. Selama ini, keterbatasan serapan kerap membuat petani bergantung penuh pada pengepul swasta, dengan posisi tawar yang lemah. Dengan keterlibatan Bulog yang lebih besar, petani berharap ada alternatif pasar yang lebih adil dan harga yang lebih stabil.

Di sisi lain, kebutuhan jagung nasional, khususnya untuk pakan ternak, masih relatif tinggi. Sementara pasokan dari berbagai daerah tidak selalu merata akibat faktor cuaca dan pola tanam. Kondisi ini ikut mendorong pergerakan harga di tingkat petani, termasuk di sentra produksi seperti Kabupaten Sigi.

Meski demikian, petani masih menghadapi tantangan di tahap pascapanen. Proses pengeringan masih sangat bergantung pada cuaca cerah dan ketersediaan lahan jemur. Jagung yang kadar airnya belum memenuhi standar berisiko dihargai lebih rendah atau bahkan ditolak, sehingga petani harus ekstra hati-hati sebelum menjual hasil panen.

BACA JUGA:  Dilantik Secara Virtual, Maporina Sulteng Resmi Terbentuk

Ke depan, petani berharap kenaikan harga dan peningkatan serapan Bulog ini bisa berkelanjutan, tidak hanya musiman. Kepastian pasar diyakini akan mendorong petani kembali menanam jagung secara optimal pada musim berikutnya. Di Desa Rarampadende, setiap butir jagung yang mengering di bawah matahari bukan sekadar hasil panen, melainkan harapan akan masa depan yang lebih pasti bagi keluarga petani.

 

Reporter: Basri Marzuki

Editor: beritapalu

TAGGED:bulogharga jagungjagungpalawijapertanianpetanirarampadende
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Email Copy Link
Previous Article Penandatanganan komitmen WBK–WBBM diikuti jajaran pejabat struktural Kanwil Ditjenpas Sulteng serta para Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan, Senin (2/2/2026). (©Humas Ditjenpas Sulteng) Kanwil Ditjenpas Sulteng Canangkan Zona Integritas dan Resmikan Galeri Pemasyarakatan
Next Article Sejumlah narapidana yang akan dipindahkan di Rutan Kelas II A Palu, Senin (2/2/2026). (©Humas DItjenpas Sulteng) Kanwil Ditjenpas Sulteng Pindahkan 30 Narapidana dari Rutan Palu
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

You must be logged in to post a comment.

Berita Terbaru

Eri menambal perahunya yang sudah lapuk dimakan usia, Selasa (3/2/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Feature

Perahu Lapuk, Semangat Tak Lapuk

3 February, 2026
Sejumlah wartawan mengikuti uji kompetensi di Morowali, Selasa (3/2/2026). (©PT Vale Indonesia)
Morowali

PT Vale Indonesia Realisasikan Investasi Sosial Rp70 M untuk 17 Desa di Morowali

3 February, 2026
Pnyerahan penghargaan Pelayanan Publik dari Ombudsman RI ke Polresta Palu, Selasa (3/2/2026). (©HUmas Polresta Palu)
Palu

Polresta Palu Raih Penghargaan Kepatuhan Pelayanan Publik dari Ombudsman RI

3 February, 2026
Situasi terkini kebakaran hutan di Parimo, Selasa (3/2/2026). (©BPBD Kabupaten Parigi Moutong)
Headline

Siaga Karhutla di Parimo, Asap Ganggu Jarak Pandang

3 February, 2026
Perwakilan warga dari Aliansi Masyarakat Loli Oge bersama pengacara LBH Rakyat usai mengadukan perusahaan pertambangan batu di Kejati Sulteng, Sealsa (3/2/2026). (©LBH-Rakyat)
Donggala

LBH-Rakyat Laporkan Dugaan Pidana Pertambangan Batu di Loli Oge ke Kejati Sulteng

3 February, 2026

Berita Populer

Foto

10 Pemuda Cetuskan Kawasan Wisata Alam Buntiede di Desa Padende

25 October, 2021

Pelaku Pembunuhan di Taman Ria Akhirnya Ditangkap Polisi

28 July, 2021
Komunitas

Tak Ada Perempuan, Sikola Mombine “Gugat” SK Penetapan Anggota KPID Sulteng

10 January, 2022
Morowali Utara

Perahu Terbalik Dibawa Arus, Seorang Warga masih Dicari

14 December, 2021
Parigi Moutong

Banjir di Sidoan Barat Seret Seorang Warga

3 January, 2022

Logo BeritaPalu.id Akurat dan Terpecaya

Komitmen kami terhadap akurasi, netralitas, keberimbangan, dan penyampaian berita terkini telah membangun kepercayaan dari banyak audiens. Terdepan dengan pembaruan terkini tentang peristiwa, tren, dan dinamika terbaru.
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
WhatsAppFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
bmzimages.combmzimages.com

Dapatkan Info Terbaru

Masukkan email Anda untuk mendapatkan pemberitahuan artikel baru

Berita Terkait

Sekda Palu Irmayanti (kedua kanan) melayani pembeli di stan Jamila di CFD Vatulemo, Minggu (1/2/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Bisnis

Sekda Palu “Jualan” pada Program Jamila di CFD Vatulemo

beritapalu
Sejumlah penambang berada di atas truk unjukrasa di dfepan Kantor DPRD Sulteng di Palu, Rabu (28/1/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Bisnis

Komnas HAM Sulteng Nilai PT CPM Terapkan Standar Ganda dalam Konflik Poboya

beritapalu
Seorang peserta menyuap ternak kambingnya sebelum diikutkan pada Kontes Kambing di Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (1/2/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Foto

Kambing-Kambing Juara Berebut Tahta di Kelurahan Nunu

beritapalu
Ilustrasi (©Telkomsel)
Bisnis

SIMPATI Telkomsel Luncurkan Fitur Akumulasi Kuota untuk Pelanggan Prabayar

beritapalu
beritapalu.ID
Facebook Twitter Youtube Instagram Linkedin

About US

beritapalu.ID adalah situs berita online berbasis di Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia. UU No.40/1999 dan Kode Etik Jurnalistik adalah panduan kami. Kecepatan memang penting, tapi akurasi pemberitaan jauh lebih penting. Kami berpihak kepada kebenaran dan kemaslahatan orang banyak dan idak semua berita yang disajikan mewakili pikiran kami. 

Managerial
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Karir
Kebijakan
  • Disclaimer
  • Kode Perilaku
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks Berita

Kunjungi kami di

https://bmzimages.com

© 2025 by beritapalu.ID

PT Beritapalu Media Independen
All Rights Reserved.

Copyright © 2026 beritapalu.ID | Published by PT Beritapalu Media Independen | All Rights Reserved
Halaman
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?