Foto

Harmoni dalam Keberagaman..

×

Harmoni dalam Keberagaman..

Share this article
Anggota komunitas Tionghoa menampilkan tari khas pada Pawai Budaya Nusantara di Halaman Kantor Wali Kota Palu, Jumat (7/11/2025). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Anggota komunitas Tionghoa menampilkan tari khas pada Pawai Budaya Nusantara di Halaman Kantor Wali Kota Palu, Jumat (7/11/2025). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Pawai Budaya Nusantara yang digelar Dinas Pariwisata Kota Palu pada Jumat (7/11/2025) menjadi panggung terbuka bagi 31 komunitas dan kerukunan daerah untuk menampilkan kekayaan tradisi masing-masing.

Dari tarian khas Tionghoa, busana adat Kaili, hingga iringan musik tradisional Minang, setiap peserta membawa cerita leluhur yang hidup dalam gerak dan warna.

Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, secara resmi melepas peserta dari halaman Kantor Wali Kota Palu, menandai dimulainya arak-arakan budaya yang mengelilingi lapangan Vatulemo.

Di tengah semarak parasol, mahkota, dan kain tenun, pawai ini bukan sekadar perayaan—ia adalah pernyataan: bahwa Palu adalah miniatur Indonesia, tempat toleransi dan gotong royong tumbuh dalam harmoni.

Pawai ini juga dirangkaikan dengan lomba busana karnaval, di mana kreativitas bertemu identitas. Setiap kostum bukan hanya indah, tapi sarat makna—menyuarakan semangat kebangsaan dari lorong kampung hingga panggung kota.

Bhinneka Tunggal Ika bukan hanya semboyan, tapi napas yang menghidupkan langkah-langkah ini.

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by beritapalu.ID (@beritapalu_id)

Editor: beritapalu
Penulis: beritapalu
Tanggal: 8 November, 2025
Pengunjung memperhatikan kain kulit kayu yang dipamerkan di Museum Sulteng, Selasa (5/5/2026). (© bmzIMAGES/.Basri Marzuki)
Feature

Selembar kain berwarna cokelat kemerahan tampak sederhana, menyimpan jejak panjang peradaban manusia di Sulawesi Tengah. Kain itu bukan ditenun dari benang, melainkan dipukul, direndam, dan diolah dari kulit kayu—sebuah teknik yang telah hidup sejak masa neolitikum dan masih bertahan hingga hari ini.

Siswa mengenakan baju tradisional berjalan di atas karpet pada fashion show merayakan Hari Kartini di SD Inpres Palupi, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (21/4/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Feature

Suasana di SD Inpres Palupi, Palu, Selasa (21/4/2026) berbeda dari biasanya. Sejak pukul 07.30 WITA, satu per satu siswa berdatangan dengan balutan pakaian tradisional. Anak laki-laki mengenakan batik, beberapa lengkap dengan peci atau penutup kepala khas daerah, sementara anak perempuan tampil anggun dengan kebaya dan busana tradisional beragam warna.

Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) menaiki bus TransPalu untuk menumpang ke kantor di salah satu halte bus di Palu. Sulawesi Tengah, Selasa (14/4/2026). (bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Editorial

Perubahan besar terjadi di halte-halte Bus TransPalu Kota Palu sejak awal minggu ini. Tempat-tempat yang biasanya sepi, kini dipenuhi puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengantre dengan sabar menunggu bus tiba.

Warga mengambil Burasa untuk disantap pada Lebaran Burasa di Masjid At-Tauhid, Kayumalue Ngapa, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (28/3/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Feature

Malam itu, aroma santan menguar dari balik lipatan daun pisang yang tersusun rapi di atas nampan-nampan. Di dalam Masjid At-Tauhid, Kelurahan Kayumalue Ngapa, Kota Palu, puluhan warga duduk bersila di atas karpet hijau, bahu-membahu, piring-piring kecil berjajar di hadapan mereka.

Warga membeli ikan cakalang di Pasar inpres Manonda, Selasa (24/3/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Bisnis

Suasana Pasar Manonda di hari keempat pascalebaran sudah ramai seperti biasa. Meja-meja lapak basah berjejer, dipenuhi ikan segar yang mengilap terkena cahaya lampu. Di antara kerumunan pembeli, Eni berjalan pelan, matanya menyapu deretan ikan laut yang tersusun rapi.