beritapalu.id
Tuesday, 24 Mar 2026
🌐 Network
pojokPALU pojokPALU pojokSIGI pojokSIGI pojokPOSO pojokPOSO pojokDONGGALA pojokDONGGALA pojokSULTENG pojokSULTENG bisnisSULTENG bisnisSULTENG bmzIMAGES bmzIMAGES rindang.ID rindang.ID
Subscribe
beritapalu.ID
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
  • 🌐
  • Hukum-Kriminal
  • Seni-Budaya
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Religi
  • Style
  • Region
  • Militer
  • Opini
  • Travel
  • Visual
  • Komunitas
📂 Lainnya ▼
Indeks Feature Advertorial Liputan Khusus
beritapalu.IDberitapalu.ID
Search
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
InspirasiInternasionalLingkunganNusantara

Agroforestri Salak Indonesia Dapat Pengakuan Warisan Pertanian Penting Dunia

Published: 20 September, 2024
Share
Beberapa pelajar sedang mengisi tanah subur ke dalam polybag untuk media semai salak. (©️FAO/Harriansyah)
Beberapa pelajar sedang mengisi tanah subur ke dalam polybag untuk media semai salak. (©️FAO/Harriansyah)
SHARE

JAKARTA, beritapalu | Sistem agroforestri yang membudidayakan salak di Bali, Indonesia, bersama dengan sistem budidaya kolam ikan karper di Austria dan Sistem Agroforestri Kakao di Sao Tome dan Principe menambah daftar Sistem Warisan Pertanian Penting Dunia atau Globally Important Agricultural Heritage Systems (GIAHS).

Sistem-sistem ini secara resmi ditetapkan dalam pertemuan Kelompok Penasehat Ilmiah GIAHS pada 19 September, termasuk yang pertama kali disetujui dari Indonesia dan Sao Tome dan Principe, serta yang kedua dari Austria.

Di bawah program unggulan Organisasi Pangan Dunia (FAO), situs-situs yang dipilih memiliki kepentingan global, menunjukkan keamanan pangan dan mata pencaharian, keanekaragaman hayati pertanian, sistem pengetahuan dan praktik berkelanjutan, nilai-nilai sosial dan warisan budaya, serta lanskap yang luar biasa.

Banyak dari situs ini menampilkan praktik-praktik terbaik untuk meningkatkan ketahanan sistem pangan terhadap perubahan iklim dan untuk keanekaragaman hayati serta ekosistem yang berkelanjutan.

Dengan tambahan terbaru ini dalam daftar sistem warisan pertanian global, jaringan warisan pertanian dunia FAO kini terdiri dari 89 sistem di 28 negara di seluruh dunia.

Sistem Agroforestri Salak di Karangasem, Bali 

BACA JUGA:  UNFPA dan Kedutaan Filipina Soroti Kekerasan Digital terhadap Perempuan

Sistem agroforestri di Karangasem — wilayah terkering di pulau Bali — mengintegrasikan budidaya buah salak, yang dikenal juga sebagai snake fruit karena kulitnya yang menyerupai kulit ular, dengan beragam tanaman. Sistem ini dikembangkan oleh masyarakat adat Bali menggunakan sistem subak tradisional dalam pengelolaan air.

Hal ini meningkatkan keanekaragaman hayati pertanian, mempertahankan topografi yang ada, membantu mencegah erosi, menghemat air, menyerap karbon, dan mendukung keamanan pangan, sekaligus menjaga warisan budaya dan mata pencaharian lokal. Sistem ini juga menjadi kawasan tangkapan air penting dan menyediakan pasokan air untuk hampir seribu hektar sawah dan keperluan lain bagi 10 desa di sepanjang Sungai Buhu.

Setiap bagian dari pohon salak dimanfaatkan, menjadikannya tanaman tanpa limbah. Praktik ini meningkatkan keberlanjutan dan efisiensi sumber daya. Sementara itu, sistem ini mengintegrasikan budidaya salak dengan berbagai tanaman lain, termasuk mangga, pisang, dan tanaman obat, menciptakan lanskap pertanian yang kaya dan beragam.

Berakar pada filosofi tradisional Bali seperti “Tri Hita Karana” dan “Tri Mandala,” sistem ini mencerminkan hubungan harmonis antara manusia, alam, dan spiritualitas yang telah terdaftar sebagai Lanskap Budaya UNESCO (https://whc.unesco.org/en/list/1194/)

BACA JUGA:  Muhammadiyah Tetapkan Idul Fitri 1443 H pada Senin 2 Mei 2022

Sistem Budidaya Kolam Karper yang Unik di Austria 

Budidaya kolam karper di wilayah Waldviertel, Austria Bawah, adalah sistem akuakultur unik yang memiliki sejarah selama 900 tahun. Dengan menggunakan kepadatan penebaran yang rendah dan praktik tradisional, sistem ini mempertahankan ekosistem kolam yang beragam yang terhubung dengan hutan di sekitarnya.

Praktik berkelanjutan ini mendukung keanekaragaman hayati, menghemat air, dan melestarikan warisan budaya melalui produksi karper berkualitas tinggi dan produk ikan inovatif. Sistem ini juga mendukung ekonomi lokal tidak hanya melalui penjualan karper, tetapi juga dengan mempromosikan agrowisata dan penggunaan inovatif kulit karper untuk membuat aksesori.

Selain memproduksi pangan, kolam-kolam ini juga memberikan layanan ekologis seperti retensi air, pengendalian banjir, dan penyerapan karbon, yang membantu mengatur iklim mikro lokal. Kolam-kolam ini juga menjadi habitat penting bagi berbagai spesies, termasuk burung, serangga, dan kehidupan air, yang berkontribusi pada keanekaragaman hayati regional.

Pemeliharaan ekosistem yang beragam ini juga membantu menjaga keanekaragaman genetik karper dan spesies lainnya, yang penting untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungan di masa depan.

BACA JUGA:  Kementerian Investasi Cabut 180 IUP, Dua di Antaranya di Sulteng

Sistem Agroforestri Kakao di Sao Tome dan Principe 

Sistem Agroforestri Kakao di Sao Tome dan Principe dikenal karena kualitas kakao Amelonado yang tinggi. Sistem ini menggabungkan pertanian tradisional dengan beragam tanaman untuk meningkatkan keamanan pangan, memperkuat mata pencaharian keluarga petani, melestarikan warisan budaya, dan menjaga keanekaragaman hayati. Meskipun memiliki sejarah perbudakan, ketidaksetaraan, dan konflik, sistem ini menunjukkan ketahanan rakyatnya dalam komitmen mereka untuk membangun praktik berkelanjutan dan pembangunan.

Kakao adalah sumber utama pendapatan ekspor, tetapi integrasi berbagai tanaman seperti pisang, sukun, dan talas menyediakan sumber makanan tambahan dan aliran pendapatan lainnya, meningkatkan ketahanan terhadap fluktuasi pasar dan tekanan lingkungan.

Hutan tropis Sao Tome dan Principe merupakan prioritas konservasi global, menempati peringkat kedua tertinggi untuk konservasi burung dan fauna di antara 75 hutan Afrika. Negara ini adalah pemimpin dalam pertanian organik, dengan lebih dari 25 persen lahan pertanian bersertifikat untuk produksi organik.

Koperasi lokal fokus pada produk berkualitas tinggi dan perdagangan yang adil, melibatkan baik perempuan maupun laki-laki, mempromosikan inklusi gender, dan meningkatkan mata pencaharian petani. (bmz/*)

Editor: beritapalu

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Email Copy Link
Previous Article Warga memotret bus Trans Palu sesaat setelah dilaunching di Halaman kantor Wali Kota Palu, Jumat (20/9/2024). (Foto: bmzIMAGES/basri marzuki) Bus Trans Palu Resmi Mengaspal di Jalan Kota Palu
Next Article Pangdam XIII Merdeka, Mayjen TNI Candra Wijaya memeriksa pasukan pada penutupan Latihan Lapangan Perisai Bumi-24 di Yonif 711 Raksatama, Palu, Jumat (20/9/2024). (Foto: Penrem 132/Tdl) Pangdam XIII/MDk Tutup Latihan Lapangan Perisai Bumi-24 Korem 132/Tdl

Berita Terbaru

Pedagang menyiapkan dagangannya di Pasar Tradisional Dolo, Sigi, Selasa (24/3/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Bisnis

Pagi di Pasar Tradisional Dolo, Lebaran Belum Benar-benar Usai

24 March, 2026
Penumpang turun dari KM Dorolonda di Pantoloan, Senin (23/3/2026). (©Humas Polda Sulteng)
Palu

Arus Balik Lebaran, KM Dorolonda Turunkan 512 Penumpang di Pantoloan

23 March, 2026
Vlad Alexandru Tataru (kedua kiri), WAN Jerman dideportasi oleh Imigrasi Palu, Senin 23/3/2026). (©DItjen Imigrasi Palu)
Hukum-Kriminal

Kumpulkan Flora TNLL Tanpa Izin, WNA Jerman Dideportasi dari Palu

23 March, 2026
Sejumlah warga berisap menaiki bus TransPalu di Palu, Senin (23/3/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Feature

Tamasya Keliling Kota dengan Bus TransPalu, Gratis

23 March, 2026
Wali Kota Hadianto mengamati trotoar di Jalan Suiprapto Palu, Senin (23/3/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Imron)
Palu

Usai Lebaran, Wali Kota Palu Susuri Jalan Protokol Pantau Kondisi Kota

23 March, 2026

Berita Populer

Pedagang menyiapkan dagangannya di Pasar Tradisional Dolo, Sigi, Selasa (24/3/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Bisnis

Pagi di Pasar Tradisional Dolo, Lebaran Belum Benar-benar Usai

24 March, 2026
Warga keturunan Arab menari pad atradisi Iwwadh di palu, Minggu (22/1/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Feature

Iwwadh, Ketika Komunitas Arab Palu Merayakan Lebaran dengan Cara Mereka

22 March, 2026
Sejumlah warga berisap menaiki bus TransPalu di Palu, Senin (23/3/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Feature

Tamasya Keliling Kota dengan Bus TransPalu, Gratis

23 March, 2026
Petugas berjaga di Pantai Kampung Nelayan, Minggu (22/3/2026). (©Humas Polda Sulteng)
Palu

Satgas Ketupat Tinombala Perketat Pengamanan di Obyek Wisata

22 March, 2026
Pencari damar yang dilaporkan hilang ditemukan selamat. (©Basarnas Palu)
Poso

Pencari Getah Damar yang Hilang di Hutan Hae Poso Ditemukan Selamat

22 March, 2026

Logo BeritaPalu.id Akurat dan Terpecaya

Komitmen kami terhadap akurasi, netralitas, keberimbangan, dan penyampaian berita terkini telah membangun kepercayaan dari banyak audiens. Terdepan dengan pembaruan terkini tentang peristiwa, tren, dan dinamika terbaru.
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
WhatsAppFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
bmzimages.combmzimages.com

Dapatkan Info Terbaru

Masukkan email Anda untuk mendapatkan pemberitahuan artikel baru

Berita Terkait

Ilustrasi (©UNESCO)
Internasional

PBB: Perempuan Tanggung Beban Terbesar Krisis Air Global

beritapalu
Forum "Learning for the Future: ASEAN–UK SAGE Evidence and Insights Forum" di Jakarta pada awal Maret 2026. (©ASEAN)
Internasional

ASEAN dan Inggris Paparkan Krisis Pembelajaran di Asia Tenggara

beritapalu
Sejumlah partisipan mengikuti konferensi perdamaian internasional yang dilaksanakan secara daring, Sabtu (28/2/2026). (©IWPG)
Internasional

Perempuan dari 7 Negara Bersatu di Konferensi Perdamaian IWPG 2026

beritapalu
Ilustrasi (©AI Generative)
Bisnis

OJK Pidanakan Debitur dan Direksi BPR Duta Niaga Pontianak atas Kejahatan Perbankan

beritapalu
beritapalu.ID
Facebook Twitter Youtube Instagram Linkedin

About US

beritapalu.ID adalah situs berita online berbasis di Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia. UU No.40/1999 dan Kode Etik Jurnalistik adalah panduan kami. Kecepatan memang penting, tapi akurasi pemberitaan jauh lebih penting. Kami berpihak kepada kebenaran dan kemaslahatan orang banyak dan idak semua berita yang disajikan mewakili pikiran kami. 

Managerial
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Karir
Kebijakan
  • Disclaimer
  • Kode Perilaku
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks Berita

Kunjungi kami di

https://bmzimages.com

© 2025 by beritapalu.ID

PT Beritapalu Media Independen
All Rights Reserved.

Copyright © 2026 beritapalu.ID | Published by PT Beritapalu Media Independen | All Rights Reserved
Halaman
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?