PALU, beritapalu.ID | Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah (Kanwil Ditjenpas Sulteng) menggelar tes urine acak bagi 35 jajaran internal sebagai bentuk konkret pencegahan narkoba dan penguatan integritas institusi, Senin (6/4/2026). Kegiatan yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia ini merupakan bagian dari penyambutan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 Tahun 2026.
Pelaksana Harian Kepala Kanwil Ditjenpas Sulteng, Irpan, menegaskan bahwa tes urine merupakan instruksi pengawasan internal dengan standar yang ketat. “Kegiatan ini dilakukan serentak bagi petugas pemasyarakatan se-Indonesia, dengan pengambilan sampel minimal 50 persen dari jumlah pegawai,” ujar Irpan.
Dari total 56 pegawai Kanwil Ditjenpas Sulteng, tes urine diikuti oleh 35 orang yang terdiri dari 29 pegawai, 3 tenaga outsourcing pengamanan, dan 3 peserta magang. “Kami memastikan pengambilan sampel dilakukan secara representatif sebagai bentuk deteksi dini dan penguatan integritas,” terangnya.
Irpan menjelaskan bahwa kegiatan ini juga merupakan dukungan terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam upaya pencegahan peredaran narkoba serta penguatan sistem pengamanan di Lapas dan Rutan. “Ini bukan sekadar pemeriksaan, tetapi langkah nyata memastikan seluruh jajaran pemasyarakatan benar-benar bersih dan siap menjaga integritas institusi,” tegasnya.
Hasil tes urine menunjukkan bahwa semua sampel dinyatakan negatif. Irpan mengapresiasi konsistensi jajaran dalam menjaga komitmen zero narkoba serta memberikan apresiasi khusus kepada petugas Lapas Ampana yang baru-baru ini berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba ke dalam lapas.
“Kita terus dorong zero narkoba, dan hasil tes hari ini seluruhnya negatif. Ini menjadi komitmen bersama untuk tetap konsisten,” pesannya kepada seluruh petugas pemasyarakatan di Sulawesi Tengah.
Salah satu perwakilan pegawai, Artono Ardhi, menyatakan bahwa tes urine acak menjadi pengingat penting untuk menjaga profesionalitas dan integritas. “Ini menjadi bentuk pengawasan sekaligus penguatan bagi kami untuk tetap berada pada jalur yang benar dan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba,” ungkapnya.
Pelaksanaan tes urine acak ini dinilai sebagai langkah konkret dalam membangun budaya kerja yang bersih dan akuntabel, sekaligus mempertegas komitmen Kanwil Ditjenpas Sulteng dalam mewujudkan pemasyarakatan yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan prima.











