PARIGI MOUTONG, beritapalu.ID | Kebakaran hutan dan lahan di kawasan puncak Gunung Desa Jononunu, Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong hingga Minggu (1/2/2026) sore belum berhasil dipadamkan akibat medan ekstrem dan ketiadaan akses menuju titik kebakaran.
Peristiwa ini pertama kali terpantau pada Minggu sekitar pukul 14.00 WITA. Api mulai membesar dan menyebar cepat di area puncak gunung yang didominasi rumput kering dan pepohonan. Sekitar 1 hektare lahan dilaporkan terbakar.
Sekretaris Desa Jononunu Yadin melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian sekitar pukul 16.45 WITA. Menindaklanjuti laporan itu, Bhabinkamtibmas Desa Jononunu bersama aparat desa langsung menuju lokasi terdekat. Namun upaya pemadaman terpaksa gagal dilakukan karena akses menuju titik api tidak memungkinkan.
“Lokasi kebakaran berada di puncak gunung, jaraknya jauh dan tidak ada akses jalan. Personel hanya bisa melakukan pemantauan dari kejauhan sambil berkoordinasi dengan pihak pemadam kebakaran,” ujarnya.
Hingga kini, api masih menyala dan terus dipantau. Meski belum ada laporan kerugian materiil maupun korban jiwa—karena yang terbakar berupa semak, rumput, dan pepohonan—potensi bahaya dinilai masih tinggi.
Dari hasil pemantauan awal, kebakaran ini diduga kuat dipicu oleh aktivitas pembukaan lahan dengan cara dibakar tanpa pengawasan berkelanjutan. Kondisi cuaca panas, angin kencang, serta vegetasi kering mempercepat penjalaran api di kawasan gunung.
Kapolsubsektor Parigi Utara IPDA Andri J Terok menegaskan, pihak kepolisian terus melakukan pemantauan intensif serta koordinasi lintas sektor.
“Kami telah melakukan pengumpulan bahan keterangan di lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta instansi terkait. Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun, karena dampaknya sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan sanksi hukum,” tegas Andri.
Ia mendorong pemerintah daerah, BPBD, dan Dinas Kehutanan untuk segera menurunkan personel serta peralatan guna melakukan pemadaman terpadu, sekaligus melakukan penyelidikan mendalam terhadap penyebab kebakaran.
“Kami berharap ada langkah cepat dan tegas, termasuk penegakan hukum jika ditemukan unsur kesengajaan,” tambahnya.
Aparat keamanan menilai, apabila tidak segera ditangani secara maksimal, kebakaran berpotensi meluas ke wilayah lain, memicu keresahan masyarakat, hingga mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Parigi Tengah dan sekitarnya.
Hingga berita ini diturunkan, api di puncak Gunung Jononunu masih belum padam dan aparat gabungan terus melakukan pemantauan sambil menunggu dukungan peralatan dan personel tambahan.
pojokPALU
pojokSIGI
pojokPOSO
pojokDONGGALA
pojokSULTENG
bisnisSULTENG
bmzIMAGES
rindang.ID
Akurat dan Terpecaya