beritapalu.id
Tuesday, 10 Mar 2026
🌐 Network
pojokPALU pojokPALU pojokSIGI pojokSIGI pojokPOSO pojokPOSO pojokDONGGALA pojokDONGGALA pojokSULTENG pojokSULTENG bisnisSULTENG bisnisSULTENG bmzIMAGES bmzIMAGES rindang.ID rindang.ID
Subscribe
beritapalu.ID
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
  • 🌐
  • Hukum-Kriminal
  • Seni-Budaya
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Religi
  • Style
  • Region
  • Militer
  • Opini
  • Travel
  • Visual
  • Komunitas
📂 Lainnya ▼
Indeks Feature Advertorial Liputan Khusus
beritapalu.IDberitapalu.ID
Search
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
BisnisInternasional

Mengandalkan Keuangan Berbasis Iman, Alternatif untuk Pembangunan Berkelanjutan

Published: 1 July, 2025
Share
Pembiayaan berbasis iman telah mendukung proyek-proyek untuk membersihkan layanan sanitasi dan tempat pembuangan sampah di Yogyakarta. (Foto: UN Indonesia)
Pembiayaan berbasis iman telah mendukung proyek-proyek untuk membersihkan layanan sanitasi dan tempat pembuangan sampah di Yogyakarta. (Foto: UN Indonesia)
SHARE

Indonesia menaruh harapan besar pada pendekatan finansial yang inovatif dalam rangka mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs, yakni serangkaian target global untuk mengakhiri kemiskinan, kelaparan, dan ketimpangan, serta mengatasi perubahan iklim dan menjaga kelestarian lingkungan.

Dalam tujuh tahun terakhir, Indonesia telah berhasil menghimpun hampir 12 miliar dolar AS dari penerbitan obligasi tematik, termasuk obligasi biru dan instrumen investasi berbasis prinsip syariah. Upaya ini didukung oleh sejumlah mitra pembangunan, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Deputi Bidang Pembiayaan dan Investasi Pembangunan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Putut Hari Satyaka, berbincang dengan UN News menjelang Konferensi Pendanaan Pembangunan yang digelar di Sevilla, Senin (30/6/2025).

UN News: Berapa besar dana yang dibutuhkan Indonesia untuk mencapai SDGs, dan seberapa besar kesenjangan pendanaannya?

Putut Hari Satyaka: Kesenjangan pendanaan untuk mencapai SDGs merupakan tantangan besar, khususnya bagi negara-negara berkembang, dan Indonesia tidak terkecuali. Total kebutuhan pendanaan untuk memenuhi seluruh 17 tujuan dan targetnya diperkirakan mencapai 4,2 triliun dolar AS, sementara kesenjangan pendanaannya masih sebesar 1,7 triliun dolar AS.

UN News: Bagaimana cara menutup kesenjangan ini?

Putut Hari Satyaka: Kami perlu menerapkan pendekatan yang terintegrasi dan transformatif, bukan sekadar “business as usual.” Ada dua hal utama yang perlu dilakukan.

Pertama, kami harus meningkatkan efisiensi, ketangguhan, dan transparansi dalam pengelolaan keuangan publik. Ini termasuk menyelaraskan anggaran dengan target SDGs, memperkuat efisiensi belanja, serta memastikan sumber daya difokuskan pada sektor-sektor yang hasilnya mampu berkontribusi secara langsung terhadap pembangunan berkelanjutan.

BACA JUGA:  Digelar Dialog Pembangunan Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau

Kedua, kami perlu lebih kreatif dan inovatif, yakni dengan memperluas penerapan metode pembiayaan inovatif yang telah ada serta menjajaki pendekatan baru. Instrumen yang menonjol mencakup pembiayaan campuran (blended finance), obligasi tematik, dan pembiayaan berbasis iman (faith-based financing).

Indonesia telah berhasil mencapai beberapa kemajuan dalam hal ini. Kami telah membangun ekosistem yang mendukung berbagai instrumen inovatif, menarik beragam pemangku kepentingan, merumuskan regulasi yang mendukung, serta menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan pasar.

UN News: Apa itu pembiayaan berbasis iman, dan bagaimana pengalaman Indonesia sejauh ini?

Putut Hari Satyaka: Dalam konteks Indonesia, pembiayaan berbasis iman mengacu pada praktik keuangan yang berlandaskan prinsip-prinsip agama, khususnya hukum syariah dalam Islam. Dengan jumlah umat Muslim mencapai 241,5 juta jiwa atau sekitar 85 persen dari populasi, Indonesia memiliki tradisi yang kuat dalam pembiayaan sosial berbasis agama seperti zakat dan wakaf.

Yang baru adalah pemanfaatan instrumen tersebut untuk mendukung pencapaian SDGs. Indonesia telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam menjadikan keuangan syariah sebagai bagian dari agenda pertumbuhan inklusif.

Saat ini, pertumbuhan keuangan syariah mencapai 14 persen per tahun, melampaui pertumbuhan keuangan konvensional. Kami juga mendorong pengembangan green sukuk, yaitu obligasi syariah yang khusus digunakan untuk membiayai proyek-proyek ramah lingkungan.

BACA JUGA:  Telkomsel Hadirkan Pemanfaatan Teknologi 5G Standalone Pertama di Indonesia

Hal ini mencerminkan komitmen kuat Indonesia dalam membangun ekosistem keuangan yang kompetitif untuk mendukung instrumen berbasis iman. Kami akan terus memperkuat kolaborasi, mendorong inovasi, dan memastikan pembiayaan berbasis iman memainkan peran penting dalam pembangunan ekonomi nasional.

UN News: Apakah Indonesia berhasil menghimpun pendanaan baru melalui instrumen ini? Sebab, ada kritik bahwa pendekatan ini hanya cara lain untuk mengakses sumber dana yang sama.

Putut Hari Satyaka: Ya, kami berhasil menghimpun dana baru. Dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi besar untuk menyalurkan pembiayaan berbasis iman demi mendukung SDGs.

Pada 2018, Indonesia menerbitkan green sukuk berdaulat pertama di dunia dan berhasil mengumpulkan 1,25 miliar dolar AS untuk membiayai proyek energi terbarukan dan adaptasi iklim. Antara tahun 2019 hingga 2023, pemerintah juga menghimpun sekitar 1,4 miliar dolar AS melalui green sukuk retail domestik, yang melibatkan investor individu dalam pendanaan iklim. Ini menunjukkan potensi kuat green sukuk baik di pasar domestik maupun internasional.

Kami juga melihat potensi besar dalam pembiayaan sosial berbasis Ilmu Islam. Potensi zakat nasional diperkirakan mencapai 18–25 miliar dolar AS per tahun. Namun, realisasi penghimpunannya masih di bawah lima persen dari potensi tersebut. Ini berarti ada peluang besar untuk memperkuat pembiayaan sosial.

BACA JUGA:  Data Kependudukan Harusnya Tidak Meninggalkan Seorang pun di Belakang

UN News: Apa pelajaran yang bisa dipetik dari pengalaman ini, dan saran apa yang dapat diberikan kepada pemerintah daerah atau negara lain yang ingin mengembangkan pembiayaan berbasis iman?

Putut Hari Satyaka: Meski telah mencatat banyak kemajuan, kami menyadari masih banyak ruang untuk perbaikan dan pengembangan. Beberapa hal yang bisa menjadi pelajaran antara lain adalah:

Pertama, peningkatan kesadaran publik menjadi sangat penting. Karena pembiayaan berbasis iman juga merupakan bentuk pembiayaan berbasis komunitas, partisipasi masyarakat dimulai dari pemahaman mereka terhadap pentingnya instrumen ini dan bagaimana dana tersebut akan digunakan.

Kedua, koordinasi antar pemangku kepentingan sangatlah krusial. Tanpa koordinasi yang baik, tumpang tindih menjadi sulit untuk dihindari. Koordinasi yang erat, termasuk dengan pemerintah daerah, merupakan area yang perlu ditingkatkan untuk memperluas pembiayaan berbasis iman di Indonesia.

Terakhir, membangun kepercayaan publik akan memerlukan waktu. Pembiayaan berbasis iman sangat bergantung pada kepercayaan masyarakat, baik terhadap lembaga pengelola dana maupun terhadap penggunaan dana itu sendiri. Seperti instrumen keuangan lainnya, kami belajar bahwa transparansi, akuntabilitas, dan komunikasi yang konsisten adalah kunci untuk mendapatkan dan mempertahankan kepercayaan tersebut. (afd/*)

Editor: beritapalu

TAGGED:keuangan berbasis imanpembangunan berkelanjutansdgs
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Email Copy Link
Previous Article Hutan di Papua Nugini. ©️FAO/Cory Wright Program USD 42 Juta Diluncurkan untuk Lindungi Hutan Primer Asia Tenggara dan Pasifik
Next Article Ilustrasi berhaji. (gemini AI) Kemabruran Haji: Antara Spiritualitas dan Dinamika Keummatan

Berita Terbaru

Wali Kota Hadianto pada buka puasa bersama para Ketua RT dan RW se Kota Palu, Senin (9/3/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Palu

Pemkot Palu Siapkan Proyek Silabeta dan Pasar Inpres, Rampung 2027

9 March, 2026
Pangdam XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI J. Binsar P. Sianipar di Makodim 1427/Pasangkayu, Senin (9/3/2026). (©Pendam23/PW)
Militer

Kunker ke Kodim 1427/Pasangkayu, Pangdam Tekankan Disiplin dan Marwah Satuan

9 March, 2026
Ilustrasi. (©AI Generative)
Headline

Karhutla Kembali Terjadi di Toboli–Avolua Parigi Moutong

9 March, 2026
Kapolda Sulteng Irjen Pol ENdi Sutendi membagikan takjil gratis kepada pengendara ojol di Palu, Senin (9/3/2026). (©Humas Polda Sulteng)
Palu

Polda Sulteng Bagikan 1.000 Paket Takjil kepada Ojol dan Pengguna Jalan

9 March, 2026
Para pemegang saham pada RUPST Bank BNI di Jakarta, enin (9/3/2026). (©PT BNI)
Bisnis

RUPST BNI Setujui Dividen Rp13,03 Triliun dan Buyback Saham Hampir Rp1 Triliun

9 March, 2026

Berita Populer

Para penyintas bencana yang menghuni Huntap Mandiri Mamboro berfoto dengan manajemen AirAsia di Hunta Mamboro, Sabtu (7/3/2026). (©Heri)
Feature

Saat Penyintas Mamboro Bertemu AirAsia yang Membantu Mereka Bangkit

8 March, 2026
Ilustrasi. (©Chandra Asri)
Bisnis

Imbas Ketegangan Selat Hormuz, Chandra Asri Umumkan Force Majeure

8 March, 2026
Ilustrasi. (©AI Generative)
Headline

Karhutla Kembali Terjadi di Toboli–Avolua Parigi Moutong

9 March, 2026
Anggota Komisi III DPR, Sarifudin Sudding pada kunker reses di mapolda Sulteng, Kamis (5/3/2026). (©Humas Polda Sulteng)
Hukum-Kriminal

Komisi III DPR Nilai Peredaran Narkoba dan PETI di Sulteng Sudah Serius

7 March, 2026
Ilustrasi Posko Pengaduan THR oleh AJI Palu. (Foto: ANTARA/Basri Marzuki)
Komunitas

AJI Kota Palu Buka Posko Pengaduan THR untuk Jurnalis dan Pekerja Media

7 March, 2026

Logo BeritaPalu.id Akurat dan Terpecaya

Komitmen kami terhadap akurasi, netralitas, keberimbangan, dan penyampaian berita terkini telah membangun kepercayaan dari banyak audiens. Terdepan dengan pembaruan terkini tentang peristiwa, tren, dan dinamika terbaru.
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
WhatsAppFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
bmzimages.combmzimages.com

Dapatkan Info Terbaru

Masukkan email Anda untuk mendapatkan pemberitahuan artikel baru

Berita Terkait

Panen padi pada demplot bersama di Kolaka, Minggu (8/3/2026). (©PT Vale Indonesia)
Bisnis

PT Vale Panen Bersama Demplot Padi di Kolaka, Hasilkan 22 Ton dari 36 Are Lahan

beritapalu
Kepala Perwakilan UNDP di Indonesia, Sara Ferrer Olivella pada peluncuran ASEAN Responsible Business Collective di Jakarta, Senin (9/3/2026). (©UNDP Indonesia)
Bisnis

UNDP Luncurkan Platform Bisnis Bertanggung Jawab untuk Perusahaan ASEAN

beritapalu
Wawali Imelda bersama pegiat tenun nasional, Dia Urip di New Baruga Vatulemo, Senin (9/3/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Bisnis

Pegiat Tenun Nasional Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Pemkot Palu

beritapalu
Sekot Irmayanti berdialog dengan pimpinan Jamkrindo di Kantor Wali Kota Palu, Senin (9/3/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Bisnis

Jamkrindo-Pemkot Palu Jajaki Kerja Sama Perkuat Akses Pembiayaan UMKM

beritapalu
beritapalu.ID
Facebook Twitter Youtube Instagram Linkedin

About US

beritapalu.ID adalah situs berita online berbasis di Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia. UU No.40/1999 dan Kode Etik Jurnalistik adalah panduan kami. Kecepatan memang penting, tapi akurasi pemberitaan jauh lebih penting. Kami berpihak kepada kebenaran dan kemaslahatan orang banyak dan idak semua berita yang disajikan mewakili pikiran kami. 

Managerial
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Karir
Kebijakan
  • Disclaimer
  • Kode Perilaku
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks Berita

Kunjungi kami di

https://bmzimages.com

© 2025 by beritapalu.ID

PT Beritapalu Media Independen
All Rights Reserved.

Copyright © 2026 beritapalu.ID | Published by PT Beritapalu Media Independen | All Rights Reserved
Halaman
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?