beritapalu.id
Wednesday, 4 Feb 2026
🌐 Network
pojokPALU pojokPALU pojokSIGI pojokSIGI pojokPOSO pojokPOSO pojokDONGGALA pojokDONGGALA pojokSULTENG pojokSULTENG bisnisSULTENG bisnisSULTENG bmzIMAGES bmzIMAGES rindang.ID rindang.ID
Subscribe
beritapalu.ID
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
  • 🌐
  • Hukum-Kriminal
  • Seni-Budaya
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Religi
  • Style
  • Region
  • Militer
  • Opini
  • Travel
  • Visual
  • Komunitas
📂 Lainnya ▼
Indeks Feature Advertorial Liputan Khusus
beritapalu.IDberitapalu.ID
Search
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
BisnisInternasionalNusantara

Forum Tingkat Tinggi ILO Kaji Implikasi AI pada Pasar Kerja Indonesia

Published: 20 June, 2024
Share
Celeste Drake, Deputi Direktur Jenderal ILO pada pembukaan Foru TIngkat TInggi ILO di Jakarta, Kamis (20/6/2024). (Foto: ILO Jakarta)
Celeste Drake, Deputi Direktur Jenderal ILO pada pembukaan Foru TIngkat TInggi ILO di Jakarta, Kamis (20/6/2024). (Foto: ILO Jakarta)
SHARE

JAKARTA, beritapalu | Kendati kecerdasan buatan (artificial Intelligence/AI) mempunyai potensi untuk meningkatkan produktivitas pekerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi, kecerdasan buatan juga menimbulkan kekhawatiran mengenai perpindahan pekerjaan dan memperburuk kesenjangan yang ada.

Untuk membahas lebih jauh dampak kecerdasan buatan itu terhadap dunia kerja, Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) menyelenggarakan Forum Tingkat Tinggi bertajuk “Kecerdasan Buatan dan Implikasinya terhadap Pasar Kerja Indonesia”, Kamis (20/6/2024), di Jakarta.

Forum ini diawali dengan pidato utama oleh Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian mengenai peluang kerja di pasar kerja Indonesia dan pidato pembukaan oleh Celeste Drake, Deputi Direktur Jenderal ILO, yang menyoroti beberapa isu utama dan tantangan global.

Dengan mempertemukan para ahli yang beragam secara strategis untuk dialog pertama mengenai kecerdasan buatan dalam konteks kebutuhan, kesiapan dan tata kelola pasar kerja di Indonesia, Forum ILO ini berfungsi untuk merangsang refleksi yang tepat waktu mengenai situasi Indonesia saat ini dan langkah selanjutnya dalam perencanaan dan investasi ketenagakerjaan.

Forum ini memberikan arahan awal tentang tujuan yang harus diambil, dan cara terbaik untuk mencapainya guna memanfaatkan keuntungan pasar kerja, tanpa meninggalkan siapa pun.

Indonesia merupakan pasar potensial yang terbesar di kawasan ini untuk investasi pengembangan kecerdasan buatan, dengan potensi yang signifkan untuk memacu dan mewujudkan pasar kerja yang lebih adil yang dapat memperoleh manfaat dari kecerdasan buatan, sekaligus memitigasi risiko apa pun.

BACA JUGA:  Khawatir Pekerjaan Digantikan AI, Jurusan Informatika Makin Diminati

Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, menggarisbawahi komitmen Pemerintah Indonesia untuk mempersiapkan masa depan kecerdasan buatan dalam perekonomian Indonesia.

“Kami telah meluncurkan Strategi Nasional Pembangunan Ekonomi Digital Indonesia 2030 sebagai negara yang melaksanakan transformasi digital yang membantu meningkatkan lanskap ekonomi, melindungi talenta digital, menciptakan lapangan kerja dan memastikan langkah kita mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs),” dia menyatakan.

Studi global ILO, Kecerdasan Buatan Generatif dan Pekerjaan: Analisis global mengenai dampak potensial terhadap kuantitas dan kualitas pekerjaan, mengungkapkan bahwa kecerdasan buatan lebih cenderung menambah bukan menghancurkan pekerjaan dengan mengotomatisasi beberapa tugas dibandingkan mengambil alih suatu peran secara keseluruhan.

Karenanya, dampak terbesar dari teknologi ini bukan pada hilangnya lapangan kerja, melainkan potensi perubahan pada kualitas pekerjaan, termasuk intensitas dan otonomi kerja.

Studi ini menemukan bahwa dampak yang potensial dari kecerdasan buatan generatif kemungkinan besar akan berbeda secara signifikan bagi laki-laki dan perempuan, dengan lebih dari dua kali lipat jumlah pekerja perempuan yang berpotensi terkena dampak otomatisasi.

BACA JUGA:  KEK Palu Target Serap Tenaga Kerja Puluhan Ribu, Sudah Siap?

Hal ini disebabkan oleh keterwakilan perempuan yang berlebihan dalam pekerjaan administrasi, terutama di negara-negara berpendapatan tinggi dan menengah.

“ILO melakukan investasi yang signifikan dalam memperluas penelitian terdepan kami mengenai kecerdasan buatan. Untuk meningkatkan visibilitas pekerjaan kami dan melibatkan konstituen dan pihak lain, kami akan meluncurkan Observatorium Kecerdasan Buatan dan Pekerjaan dalam Ekonomi Digital yang baru pada awal September,” kata Celeste Drake, Deputi Direktur Jenderal ILO.

“Diskusi penetapan standar ILO 2025-2026 mengenai pekerjaan layak dalam ekonomi pelantar juga merupakan kesempatan untuk mendiskusikan potensi peran standar ketenagakerjaan internasional dalam mengatasi tantangan dan peluang yang ditimbulkan oleh kemajuan teknologi.”

Shinta Widjaja Kamdani, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan Rekso Silaban, Ketua Penasihat Internasional Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), memberikan tanggapan mereka tentang bagaimana pengusaha dan pekerja dapat memanfaatkan perubahan teknologi sebaik-baiknya, seperti kecerdasan buatan, untuk mengatasi tantangan pasar kerja dan memanfaatkan peluang untuk menjadi lebih produktif.

“Dialog sosial adalah kunci untuk penerapan strategi nasional mengenai kecerdasan buatan dan untuk memastikan keterlibatan pekerja dengan baik,” simpul Rekson; sedangkan Shinta menekankan pentingnya kesetaraan dan inklusivitas.

“Infrastruktur kecerdasan buatan memainkan peran besar karena kecerdasan buatan harus dapat diakses oleh semua orang, termasuk perempuan dan kelompok marginal. Mendorong inklusivitas dan kesetaraan dapat menjadi salah satu upaya untuk mempersempit kesenjangan.”

BACA JUGA:  Riuh Pekerja Anak Jasa Pikul Belanjaan di Pasar Inpres Manonda

Forum ini juga mendengarkan pandangan narasumber utama yang mewakili pemerintah dan sektor swasta. Prof Warsito, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Mutu Pendidikan dan Moderasi Beragama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, menyoroti pentingnya meningkatkan sumber daya manusia Indonesia dengan keterampilan relevan yang kompatibel dengan dunia kerja yang cepat berubah dan kemajuan teknologi yang akan tetap ada, seperti kecerdasan buatan.

Prof. Anwar Sanusi, Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, menekankan pentingnya tata kelola pasar kerja yang sejalan dengan pengembangan kebijakan ketenagakerjaan yang merupakan formula penting untuk memastikan keberlanjutan dunia usaha dan partisipasi angkatan kerja dalam pekerjaan yang layak.

Dari sudut pandang bisnis, Ajar Edi, Direktur Urusan Pemerintahan Microsoft Indonesia dan Brunei, menjelaskan prioritas Microsoft sebagai investor dan mitra pembangunan di Indonesia, dan kontribusinya terhadap pembangunan nasional Indonesia. Kurnia Sofia Rosyada, Kepala Grup Usaha Analisis Data Bank Mandiri, menggarisbawahi perlunya pemanfaatan digitalisasi untuk memperkuat daya saing usaha kecil dan menengah yang menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. (afd/*)

Editor: beritapalu

TAGGED:AIaritificial intelligenceduani kerjaforum tingkat tinggiilokecerdasan buatanperburuhantenaga kerja
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Email Copy Link
Previous Article Atlet paralayang Sulteng yang akan berlaga di PON XXI Aceh-Sumut. (Foto: Humas Puslatda PON Sulteng) Cabor Paralayang Target akan Lebih Baik dari PON Sebelumnya
Next Article Sekkot Palu, Irmayanti (depan) menyampaikan sambutan pada pembukaan simulasi bencana di Kelurahan mamboro Barat, Kamis (20/6/2024). (Foto: Humas Pemkot Palu) Simulasi Bencana Gempa dan Tsunami di Mamboro Barat

Berita Terbaru

Eri menambal perahunya yang sudah lapuk dimakan usia, Selasa (3/2/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Feature

Perahu Lapuk, Semangat Tak Lapuk

3 February, 2026
Sejumlah wartawan mengikuti uji kompetensi di Morowali, Selasa (3/2/2026). (©PT Vale Indonesia)
Morowali

PT Vale Indonesia Realisasikan Investasi Sosial Rp70 M untuk 17 Desa di Morowali

3 February, 2026
Pnyerahan penghargaan Pelayanan Publik dari Ombudsman RI ke Polresta Palu, Selasa (3/2/2026). (©HUmas Polresta Palu)
Palu

Polresta Palu Raih Penghargaan Kepatuhan Pelayanan Publik dari Ombudsman RI

3 February, 2026
Situasi terkini kebakaran hutan di Parimo, Selasa (3/2/2026). (©BPBD Kabupaten Parigi Moutong)
Headline

Siaga Karhutla di Parimo, Asap Ganggu Jarak Pandang

3 February, 2026
Perwakilan warga dari Aliansi Masyarakat Loli Oge bersama pengacara LBH Rakyat usai mengadukan perusahaan pertambangan batu di Kejati Sulteng, Sealsa (3/2/2026). (©LBH-Rakyat)
Donggala

LBH-Rakyat Laporkan Dugaan Pidana Pertambangan Batu di Loli Oge ke Kejati Sulteng

3 February, 2026

Berita Populer

Foto

10 Pemuda Cetuskan Kawasan Wisata Alam Buntiede di Desa Padende

25 October, 2021

Pelaku Pembunuhan di Taman Ria Akhirnya Ditangkap Polisi

28 July, 2021
Komunitas

Tak Ada Perempuan, Sikola Mombine “Gugat” SK Penetapan Anggota KPID Sulteng

10 January, 2022
Morowali Utara

Perahu Terbalik Dibawa Arus, Seorang Warga masih Dicari

14 December, 2021
Parigi Moutong

Banjir di Sidoan Barat Seret Seorang Warga

3 January, 2022

Logo BeritaPalu.id Akurat dan Terpecaya

Komitmen kami terhadap akurasi, netralitas, keberimbangan, dan penyampaian berita terkini telah membangun kepercayaan dari banyak audiens. Terdepan dengan pembaruan terkini tentang peristiwa, tren, dan dinamika terbaru.
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
WhatsAppFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
bmzimages.combmzimages.com

Dapatkan Info Terbaru

Masukkan email Anda untuk mendapatkan pemberitahuan artikel baru

Berita Terkait

Petani mengumpulkan jagung pipilan usai dijemur di Desa Rarampadende, Sigi, Senin (2/2/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Bisnis

Harga Jagung Menghangat, Harapan Petani Sigi Tumbuh Kembali

beritapalu
Sekda Palu Irmayanti (kedua kanan) melayani pembeli di stan Jamila di CFD Vatulemo, Minggu (1/2/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Bisnis

Sekda Palu “Jualan” pada Program Jamila di CFD Vatulemo

beritapalu
Sejumlah penambang berada di atas truk unjukrasa di dfepan Kantor DPRD Sulteng di Palu, Rabu (28/1/2026). (©bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Bisnis

Komnas HAM Sulteng Nilai PT CPM Terapkan Standar Ganda dalam Konflik Poboya

beritapalu
Ilustrasi (©Telkomsel)
Bisnis

SIMPATI Telkomsel Luncurkan Fitur Akumulasi Kuota untuk Pelanggan Prabayar

beritapalu
beritapalu.ID
Facebook Twitter Youtube Instagram Linkedin

About US

beritapalu.ID adalah situs berita online berbasis di Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia. UU No.40/1999 dan Kode Etik Jurnalistik adalah panduan kami. Kecepatan memang penting, tapi akurasi pemberitaan jauh lebih penting. Kami berpihak kepada kebenaran dan kemaslahatan orang banyak dan idak semua berita yang disajikan mewakili pikiran kami. 

Managerial
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Karir
Kebijakan
  • Disclaimer
  • Kode Perilaku
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks Berita

Kunjungi kami di

https://bmzimages.com

© 2025 by beritapalu.ID

PT Beritapalu Media Independen
All Rights Reserved.

Copyright © 2026 beritapalu.ID | Published by PT Beritapalu Media Independen | All Rights Reserved
Halaman
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?