beritapalu.id
Tuesday, 10 Mar 2026
🌐 Network
pojokPALU pojokPALU pojokSIGI pojokSIGI pojokPOSO pojokPOSO pojokDONGGALA pojokDONGGALA pojokSULTENG pojokSULTENG bisnisSULTENG bisnisSULTENG bmzIMAGES bmzIMAGES rindang.ID rindang.ID
Subscribe
beritapalu.ID
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
  • 🌐
  • Hukum-Kriminal
  • Seni-Budaya
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Religi
  • Style
  • Region
  • Militer
  • Opini
  • Travel
  • Visual
  • Komunitas
📂 Lainnya ▼
Indeks Feature Advertorial Liputan Khusus
beritapalu.IDberitapalu.ID
Search
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
InspirasiLingkunganPalu

Melihat Burung Maleo Tak Harus ke Banggai, di Palu pun Bisa

Published: 1 August, 2023
Share
Burung Maleo. (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)
SHARE

PALU, beritapalu | Untuk melihat langsung wujud atau rupa burung Maleo (Macrocephalon maleo) yang endemik Sulawesi, tak harus ke Kabupaten Banggai yang dikenal sebagai habitatnya, di Kota Palu pun burung ikonik itu juga dapat disaksikan langsung.

Adalah Dr Ir Mobius Tanari MP IPU, seorang dosen di Fakultas Peternakan dan Perikanan Untad yang menangkarkannya di kediamannya yang terletak di Jalan Bente, Tavanjuka. Memanfaatkan bagian sisi halaman rumahnya, puluhan ekor burung Maleo berhasil ditangkarkannya.

Burung Maleo (Macrocephalon maleo) di dalam kandang penangkaran di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (1/8/2023). (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Awalnya, burung-burung Maleo itu diperoleh dari pusat konservasi di tiga perusahaan di Kabupaten Banggai. Dr Mobius adalah staf ahli di ketiga perusahaan tersebut untuk usaha-usaha pelestarian lingkungan, terutama satwa endemik Maleo.

Mobius bercerita, penangkaran yang dilakukan atas seizin Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulteng itu tidak semata karena latar belakangnya di bidang peternakan, namun juga karena ketertarikannya pada dunia burung.

BACA JUGA:  Deradikalisasi di Lapas Palu, Napiter Ikrarkan Setia kepada NKRI

“Saya mulai bergelut dengan burung Maleo ini sejak 2004,” aku Mobius di sela-sela memberi makan anakan burung Maleo berusia dua minggu di salah satu kandang penangkarannya, Selasa (1/8/2023).

Sejak itu, aktivitasnya banyak diwarnai dengan kegiatan yang bersinggungan dengan burung Maleo. Hingga suatu ketika disadari bahwa upaya pelestarian itu tidak semata dengan menangkarkannya, tetapi juga harus menjadi obyek penelitian.

Anakan burung Maleo di penangkaran. (bmzIMAGES/Basri Marzuki)

“Mahassiwa saya kan cukup banyak, kasihan juga kalau untuk meneliti Maleo ini harus ke Banggai. Jadi saya berfikir bagaimana membuat penangkaran yang mudah dijangkau oleh mahasiswa untuk penelitian,” lanjutnya.

Pusat konservasi itu kemudian didirikannya atas persetujuan BKSDA setempat, dan sejumlah mahasiswa pun telah terlibat aktif dalam berbagai proyek penelitian. Bahkan dari penangkaran itu sejumlah keberhasilan telah diraihnya, antara lain pelepasliaran Maleo ke habitat aslinya, pengiriman ke sejumlah kebun binatang di Indonesia, dan terpenting lagi, sejumlah mahasiswa telah menyelesaikan proyek penelitiannya di kawasan tersebut.

BACA JUGA:  Wali Kota Palu Paparkan Program Prioritasnya di SNA XXVIII Untad

“Jadi motivasi awalnya memang seperti itu, pertama sebagai tempat riset berkelanjutan, kedua dapat memperkenalkan Maleo ke masyarakat dan terakhir membantu peningkatan populasi di alam,” jelasnya.

Meskipun kawasan penangkaran itu cukup terbatas dari segi luasan, namun Mobius mengaku enjoy saja dengan itu. Ia juga merasa tidak terganggu jika ada pengunjung yang datang secara khusus hanya untuk melihat Maleo yang ditangkarkannya termasuk warga negara asing yang beberapa kali datang berkunjung, maklum katanya karena terbuka untuk publik.

Mahasiswa menata telur burung Maleo (Macrocephalon maleo) yang akan dietaskan (bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Kebanggaan bagi Mobius, karena melalui penangkaran yang dilakukannya, anggapan bahwa system  reproduksi burung Maleo tidak berjalan dengan baik jika berada di luar habitatnya, terbantahkan. Ia mengaku, telah beberapa kali berhasil menetaskan telur maleo setelah dilakukan riset mendalam. Bahkan ratusan ekor burung maleo dilepasliarkannya dari penangkaran yang dilakukannya itu.

BACA JUGA:  Wali Kota Tegaskan Tanggung Jawab dan Kemandirian kepada Mahasiswa

Berdasarkan data BKSDA, sejak 1950-an populasi burung Maleo telah menurun drastis hingga 90 persen. Penurunan itu sangat mengkuatirkan hingga pemerintah menerbitkan PP  No.7/1999 yang salah satunya melindungi burung endemik Sulawesi ini. BirdLife International, sebuah lembaga konservasi international untuk pelestarian burung bahkan menyebut, populasi global maleo saat ini berkisar 8.000 – 14.000 individu dewasa.

“Harapan kita adalah populasi burung Maleo ini makin banyak dan tidak lagi dilindiungi, sehingga masyarakat bisa juga memeliharanya,” harap Mobius. (afd)

Editor: beritapalu

TAGGED:animalfaunakonservasilingkunganmaleomarcochepalon maleomobius tanariuntad
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Email Copy Link
Previous Article Masewo, Mempertahankan Kearifan Lokal dan Warisan Budaya
Next Article galungan Umat Hindu di Palu Gelar Persembahyangan Hari Galungan

Berita Terbaru

Wali Kota Hadianto pada buka puasa bersama para Ketua RT dan RW se Kota Palu, Senin (9/3/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Palu

Pemkot Palu Siapkan Proyek Silabeta dan Pasar Inpres, Rampung 2027

9 March, 2026
Pangdam XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI J. Binsar P. Sianipar di Makodim 1427/Pasangkayu, Senin (9/3/2026). (©Pendam23/PW)
Militer

Kunker ke Kodim 1427/Pasangkayu, Pangdam Tekankan Disiplin dan Marwah Satuan

9 March, 2026
Ilustrasi. (©AI Generative)
Headline

Karhutla Kembali Terjadi di Toboli–Avolua Parigi Moutong

9 March, 2026
Kapolda Sulteng Irjen Pol ENdi Sutendi membagikan takjil gratis kepada pengendara ojol di Palu, Senin (9/3/2026). (©Humas Polda Sulteng)
Palu

Polda Sulteng Bagikan 1.000 Paket Takjil kepada Ojol dan Pengguna Jalan

9 March, 2026
Para pemegang saham pada RUPST Bank BNI di Jakarta, enin (9/3/2026). (©PT BNI)
Bisnis

RUPST BNI Setujui Dividen Rp13,03 Triliun dan Buyback Saham Hampir Rp1 Triliun

9 March, 2026

Berita Populer

Para penyintas bencana yang menghuni Huntap Mandiri Mamboro berfoto dengan manajemen AirAsia di Hunta Mamboro, Sabtu (7/3/2026). (©Heri)
Feature

Saat Penyintas Mamboro Bertemu AirAsia yang Membantu Mereka Bangkit

8 March, 2026
Anggota Komisi III DPR, Sarifudin Sudding pada kunker reses di mapolda Sulteng, Kamis (5/3/2026). (©Humas Polda Sulteng)
Hukum-Kriminal

Komisi III DPR Nilai Peredaran Narkoba dan PETI di Sulteng Sudah Serius

7 March, 2026
Ilustrasi. (©AI Generative)
Headline

Karhutla Kembali Terjadi di Toboli–Avolua Parigi Moutong

9 March, 2026
Wali Kota Hadianto pada buka puasa bersama para Ketua RT dan RW se Kota Palu, Senin (9/3/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Palu

Pemkot Palu Siapkan Proyek Silabeta dan Pasar Inpres, Rampung 2027

9 March, 2026
Ilustrasi. (©Chandra Asri)
Bisnis

Imbas Ketegangan Selat Hormuz, Chandra Asri Umumkan Force Majeure

8 March, 2026

Logo BeritaPalu.id Akurat dan Terpecaya

Komitmen kami terhadap akurasi, netralitas, keberimbangan, dan penyampaian berita terkini telah membangun kepercayaan dari banyak audiens. Terdepan dengan pembaruan terkini tentang peristiwa, tren, dan dinamika terbaru.
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
WhatsAppFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
bmzimages.combmzimages.com

Dapatkan Info Terbaru

Masukkan email Anda untuk mendapatkan pemberitahuan artikel baru

Berita Terkait

Wawali Imelda bersama pegiat tenun nasional, Dia Urip di New Baruga Vatulemo, Senin (9/3/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Bisnis

Pegiat Tenun Nasional Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Pemkot Palu

beritapalu
Sekot Irmayanti berdialog dengan pimpinan Jamkrindo di Kantor Wali Kota Palu, Senin (9/3/2026). (©Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Bisnis

Jamkrindo-Pemkot Palu Jajaki Kerja Sama Perkuat Akses Pembiayaan UMKM

beritapalu
Personel Satresnarkoba Polresta Palu membagikan tajil buka puasa kepada pengendara di Palu, Senin (9/3/2026). (©Humas Polresta Palu)
Palu

Satresnarkoba Polresta Palu Bagikan Takjil kepada Pengguna Jalan

beritapalu
Ilustrasi (©AI Generative)
Hukum-Kriminal

Sembunyikan Sabu dalam Bungkus Rokok, Warga Petobo Ditangkap

beritapalu
beritapalu.ID
Facebook Twitter Youtube Instagram Linkedin

About US

beritapalu.ID adalah situs berita online berbasis di Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia. UU No.40/1999 dan Kode Etik Jurnalistik adalah panduan kami. Kecepatan memang penting, tapi akurasi pemberitaan jauh lebih penting. Kami berpihak kepada kebenaran dan kemaslahatan orang banyak dan idak semua berita yang disajikan mewakili pikiran kami. 

Managerial
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Karir
Kebijakan
  • Disclaimer
  • Kode Perilaku
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks Berita

Kunjungi kami di

https://bmzimages.com

© 2025 by beritapalu.ID

PT Beritapalu Media Independen
All Rights Reserved.

Copyright © 2026 beritapalu.ID | Published by PT Beritapalu Media Independen | All Rights Reserved
Halaman
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?