beritapalu.id
Friday, 23 Jan 2026
🌐 Network
pojokPALU pojokPALU pojokSIGI pojokSIGI pojokPOSO pojokPOSO pojokDONGGALA pojokDONGGALA pojokSULTENG pojokSULTENG bisnisSULTENG bisnisSULTENG bmzIMAGES bmzIMAGES rindang.ID rindang.ID
Subscribe
beritapalu.ID
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
  • 🌐
  • Hukum-Kriminal
  • Seni-Budaya
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Religi
  • Style
  • Region
  • Militer
  • Opini
  • Travel
  • Visual
  • Komunitas
📂 Lainnya ▼
Indeks Feature Advertorial Liputan Khusus
beritapalu.IDberitapalu.ID
Search
  • HOME
  • HEADLINE
  • PALU
  • SULTENG
    • Sigi
    • Poso
    • Buol
    • Tolitoli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Tojo Unauna
    • Banggai Laut
    • Morowali Utara
    • Parigi Moutong
    • Banggai Kepualuan
  • BISNIS
  • POLITIK
  • LINGKUNGAN
  • OLAHRAGA
  • INSPIRASI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
BisnisNusantara

36 Petani Kopi Indonesia Menanti Penjurian Cup of Excellence

Published: 19 December, 2021
Share
Ilustrasi percaikan kopi asal Sualwesi Tengah. bmzIMAGES/Basri Marzuki
SHARE
Ilustrasi percaikan kopi asal Sualwesi Tengah. bmzIMAGES/Basri Marzuki

JAKARTA, beritapalu | Sebanyak 36 petani kopi dari tujuh provinsi di Indonesia menanti penilaian akhir dari juri dalam kompetisi kopi specialty paling prestisius di dunia, Cup of Excellence (COE) Indonesia. Kompetisi yang dipersiapkan jauh-jauh hari sejak triwulan I 2021 itu kini memasuki penjurian akhir di tingkat internasional.

Para petani itu berasal dari Daerah Istimewa Aceh (9 petani), Jambi (2), Sumatera Selatan (1), Jawa Barat (12), Jawa Tengah (1), Jawa Timur (3), Sulawesi Selatan (1), dan Nusa Tenggara Timur (1). Kopi-kopi yang mereka produksi itu menggunakan empat proses, natural (18 sampel kopi), washed (12), honey (4), dan giling basah atau wet hulled (2).

“Proses giling basah ini sangat khas Indonesia. Karena dalam COE produsen kopi lain tidak dikenal proses itu,” kata Ketua Pelaksana COE Indonesia 2021, Andi Widjaja, belum lama ini.

COE Indonesia 2021 merupakan kompetisi paling bergengsi guna mencari kopi berkualitas dari sebuah negara penghasil kopi pada satu musim panen tertentu. Standar penilaian yang dimiliki COE adalah yang tertinggi dalam industri kopi specialty. Melalui sistem yang diawasi auditor profesional, setiap kopi yang terdaftar bakal dinilai dengan skor minimal 87 guna masuk ke tahap penjurian internasional.

Pemegang lisensi dan pengoperasian COE adalah Alliance for Coffee Excellence, Inc. (ACE), organisasi nirlaba, yang berbasis di Portland, OR, USA. Penyelenggaraan COE Indonesia pada 2021 merupakan yang pertama di Benua Asia, meski kompetisi ini sudah dimulai sejak 1999 lalu untuk kopi asal Brazil.

Dalam penyelenggaraan COE ini, panitia menerima setidaknya 158 sampel kopi, namun sebanyak 12 sampel tidak bisa melaju ke tahap Pra Seleksi. Dalam kompetisi ini, setiap peserta harus mengirimkan 2 kilogram sampel untuk tahap pra seleksi dan satu lot kopi bila lolos dari tahap pra seleksi. Setiap lot minimum 250 kilogram hingga maksimum 1.210 kilogram. Jika sampel kopinya lolos hingga ke tahap akhir, maka jumlah lot itu yang nantinya akan dilelang dan hasil lelang menjadi milik petani.

Dalam tahap penilaian pra seleksi ada 79 sampel kopi yang lolos dan berhak melaju ke tahap nasional. Dalam tahap ini, sampel kopi terbanyak berasal dari Provinsi Jawa Barat, diikuti Sulawesi Selatan (15), Aceh (12), dan provinsi lainnya antara 1-6 sampel. Tahap Nasional ini akan menyaring kopi peserta yang akan lolos ke tahap penjurian international.

BACA JUGA:  Minuman Herbal Nusantara Curi Perhatian di Swiss Coffee Festival 2025

Tahap terakhir dari kompetisi ini adalah lelang daring yang diikuti semua peserta lelang yang didominasi calon pembeli dari luar Indonesia. Sebelumnya, mereka harus mendaftarkan diri ke ACE, sehingga calon pembeli adalah calon yang sudah terseleksi.

Seluruh sampel kopi itu baru akan dibuka identitas petani dan kopinya setelah juri menyelesaikan penilaian pada tingkat internasional. Pemberian nilai itu hanya berlaku untuk lot kopi yang didaftarkan pada penyelenggaraan COE 2021.

ACE mengelola dua jenis lelang terkait kopi-kopi yang ikut serta dalam COE ini, masing-masing, National Winner Auction dan COE Auctions. Lelang nasional berlaku untuk kopi-kopi yang lolos ke babak internasional dan memperoleh poin 85,00-86,99. Pelaksanaannya pada 24 Januari-4 Februari 2022.

Sementara lelang COE untuk kopi-kopi yang lolos ke babak internasional dan memperoleh nilai minimal 87,00. Lelang COE bakal dilaksanakan pada 27 Januari 2022 mendatang.

Guna mengikuti lelang, calon pembeli harus mendaftar dulu agar mendapat akses guna melakukan penawaran. Lelang COE hanya dibuka 1 malam, atau tepatnya pukul 21:00 hingga selesai (apabila tidak ada penawaran baru untuk kopi manapun di lelang tsb hingga batas waktu 3 menit berlalu). Sementara untuk lelang National Winner, dibuka dalam waktu yang lebih panjang.

Harga dasar ditetapkan oleh pelaksana dan disepakati oleh ACE. Untuk lelang COE Indonesia, harga pembukaan untuk kopi dengan poin 87,00 – 87,99 adalah 5 US$ per pound, untuk kopi dengan poin 88,00 – 89,99 adalah 6 US$ per pound, dan untuk kopi dengan poin di atas 90, harga pembukaan adalah sebesar 6.5 US$ per pound. Setiap kenaikan penawaran adalah minimal 10 sen per pound.

Untuk lelang National winner, harga dasar ditetapkan sebesar 4 US$ per pound.

Sampai saat ini panitia sudah mendapatkan daftar calon pembeli yang sudah terkonfirmasi oleh ACE sebanyak 103 nama untuk lelang COE dan 81 nama untuk lelang National Winner.

BACA JUGA:  Jadi Penyanggah Pangan, Mentan SYL Dorong Sulteng Perluas Area Tanam

Ketua Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI), Daryanto Witarsa melihat antusiasme tinggi dari petani terkait gelaran COE yang digelar saat kondisi pandemi. Dengan 158 pendaftar, Daryanto mengakui hal itu sudah cukup baik mengingat keterbatasan panitia dalam menggelar sosialisasi yang secara daring.

“Terbatas secara fisik di daerah tertentu,” ujar Daryanto sembari menambahkan jumlah peserta itu baru setara belasan persen saja dari kepesertaan COE Brazil yang sudah digelar selama 22 tahun berturut-turut.

Pada sisi lain, Wakil Ketua Umum SCAI, Michael Utama mengungkapkan, masih banyak petani yang belum memahami konsep COE. “Terkait dengan SOP yang ketat,” tutur Michael.

Menyoal kualitas kopi Indonesia berkaca dari proses penjurian nasional, Michael menilai masih banyak yang belum memenuhi standar. “Dari 163 perserta yang masuk ke tahap pre selection hanya 79 ke tahap national. Dan dari 79 hanya 67 yang berhasil mengirimkan lot ke Gudang penampungan di Skynine Sentul,” imbuhnya.

Negara-negara penyelenggara Cup of Excellence bisa melihat celah manfaat yang sangat besar bagi masa depan kopi mereka. Tak hanya bagi para petani, tapi juga bagi pemerintah, organisasi dan pebisnis kopi yang membantu terselenggaranya kompetisi kopi tertinggi di dunia saat ini.

Keuntungan COE bukan melulu soal finansial bagi petani atau seluruh pemangku kepentingan kopi di sebuah negara. Lebih daripada itu, Cup of Excellence menciptakan warisan abadi di setiap negara yang berpartisipasi.

Andi berharap, penyelenggaraan COE bisa menjamin keberlanjutan kopi Indonesia ke depannya sehingga menjadi lebih baik. Mulai dari sisi kepemilikan atau kemitraan atas lahan, pembibitan, perawatan, hingga pasca panen pada sisi hulu. Jika tata kelola dibenahi, Andi percaya dampak turunannya bisa ikut terdongrak seperti peningkatan kualitas dan kuantitas produksi.

“Misal awalnya satu hektare hanya produksi satu ton bisa naik jadi tiga ton. Dengan demikian maka harga kopinya bisa lebih murah untuk kemudian ke hilirnya. Jadi efek berantai hingga ke konsumen,” kata Andi.

BACA JUGA:  Minum Kopi Pahit Setiap Hari, Amankah?

Berdasar pengalaman penyelenggaraan COE yang pertama, Andi melihat ada masalah yang perlu dicari solusinya oleh seluruh pemegang kepentingan. Dia memberi contoh, kemampuan petani menahan sejumlah kopi untuk diikutsertakan dalam kompetisi. Setidaknya, mereka harus merelakan produksinya minimal 250 kilogram untuk tidak dijual karena menanti proses penjurian tuntas. Jika dikonversikan, produksi kopi itu setara dengan nominal Rp20 juta-Rp25 juta.

“Jumlah yang tentunya tidak kecil untuk mereka,” terang Andi.

Selain itu, kondisi geografis, sambung Andi, berdampak pada tingginya ongkos logistik yang mereka perlu keluarkan untuk mengirimkan lot ke gudang. Resiko yang harus ditanggung Ketika lot tidak lolos ke babak internasional juga cukup menjadi keluhan dari beberapa peserta, karena mereka diharuskan mengambil kembali lot mereka dari gudang. Yang artinya tambahan ongkos logistik.

Michael juga menyoroti masalah tersebut. Dia melihat dari fakta lolosnya 79 peserta namun hanya ada 63 peserta yang bisa mengirimkan kopinya ke gudang, sebagai persyaratan administrasi lanjutan. “Para petani membutuhkan dana hingga mereka menjual lot mereka sebelum pengumuman untuk tahap nasional,” kata Michael seraya menambahkan pemberian dana talangan untuk peserta bisa sangat membantu peserta COE ke depannya.

Hal lain yang jadi tantangan adalah legalitas penggunaan tanah untuk penanaman kopi yang diikutsertakan dalam COE. Sebagian besar petani kopi di Indonesia menggalang kerjasama dengan pihak lain untuk penggunaan lahannya. Sementara rekam jejak yang jelas terkait proses produksi kopi di bagian hulu jadi syarat yang perlu dipenuhi dalam COE.

Michael berharap pemerintah mendukung COE. Sejauh ini, dukungan memang sudah ada dari Bank Indonesia, badan usaha milik negara, hingga badan usaha milik daerah. “Tapi masih belum cukup

untuk menutupi semua biaya yang harus dikeluarkan dalam menjalankan program COE ini,” imbuh Michael.

Proses menggelar COE ini membutuhkan konsentrasi, waktu, serta sumber daya besar. “Program COE hampir memakan waktu sekitar delapan bulan. Karena itu, kami meminta dan menerima bantuan juga dari sektor swasta termasuk mengadakan crowd funding,” terang Michael. (afd/*)

Editor: beritapalu

TAGGED:baristacoekopipetani
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Email Copy Link
Previous Article Kaum Muda Menanam di Bumi Perkemahan Kawatuna
Next Article Partai Prima Lantik Pengurus Kecamatan di Morowali

Berita Terbaru

Tim SAR gabungan mengevakuasi dua nelayan yan hanyut setelah rompong mereka pusut di Teluk Tomini, Parimo, Kamis (22/1/2026). (©Basarnas Palu)
Parigi Moutong

Dua Nelayan yang Hanyut di Teluk Tomini Ditemukan Selamat

22 January, 2026
Evauasi korban pesawat ATR 42-500 di pegunungan Bulu Saraung, Maros, kamis (22/1/2026). (©Basarnas Makassar)
Headline

Tim SAR Temukan Enam Korban Pesawat ATR 42-500 di Puncak Bulusaraung

22 January, 2026
Evauasi pack body part di pegunungan Bulu Saraung, Maros, kamis (22/1/2026). (©Basarnas Makassar)
Headline

Tim SAR Temukan Sembilan Pack Body Part di Lokasi Kecelakaan Pesawat

22 January, 2026
Foto bersama usai coffee morning di lapangan Vatulemo Palu, Kamis (22/1/2026). (©Humas Polresta Palu)
Palu

Coffee Morning, Kapolresta Palu Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan

22 January, 2026
Rapat virtual bersama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan tentang penyelenggaraan pendidikan kesetaraan bagi narapidana dan anak binaan, Kamis (22/1/2026). (©Humas Ditjenpas Sulteng)
Palu

Kanwil Ditjenpas Sulteng Dorong Pembentukan PKBM di Lapas dan Rutan

22 January, 2026

Berita Populer

Foto

10 Pemuda Cetuskan Kawasan Wisata Alam Buntiede di Desa Padende

25 October, 2021

Pelaku Pembunuhan di Taman Ria Akhirnya Ditangkap Polisi

28 July, 2021
Komunitas

Tak Ada Perempuan, Sikola Mombine “Gugat” SK Penetapan Anggota KPID Sulteng

10 January, 2022
Morowali Utara

Perahu Terbalik Dibawa Arus, Seorang Warga masih Dicari

14 December, 2021
Parigi Moutong

Banjir di Sidoan Barat Seret Seorang Warga

3 January, 2022

Logo BeritaPalu.id Akurat dan Terpecaya

Komitmen kami terhadap akurasi, netralitas, keberimbangan, dan penyampaian berita terkini telah membangun kepercayaan dari banyak audiens. Terdepan dengan pembaruan terkini tentang peristiwa, tren, dan dinamika terbaru.
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
WhatsAppFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
bmzimages.combmzimages.com

Dapatkan Info Terbaru

Masukkan email Anda untuk mendapatkan pemberitahuan artikel baru

Berita Terkait

Rakor operasi SAR pesawat ATR 42-500 di Makassar, Selasa (20/1/2026). (©Basanras Makassar)
Headline

Hari Keempat Operasi SAR Pesawat ATR 42-500, Tim Sisir Lokasi Temuan

beritapalu
Tim SAR menurunkan jenazah korban pesawat ATR 42-500 yang dievakuasi dengan helikopter, Rabu (21/1/2026). (©Basarnas Makassar)
Headline

Korban Ketiga Pesawat ATR 42-500 Dievakuasi dengan Helikopter

beritapalu
Presiden Direktur dan CEO PT Vale Indonesia Tbk, Bernardus Irmanto, (tengah) pada RDP denagn DPR, Selasa (20/1/2026). (©Pt Vale Indonesia)
Bisnis

PT Vale Sampaikan Komitmen Hilirisasi Nikel dalam RDP Komisi XII DPR RI

beritapalu
Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenazah korban kedua pesawat ATR42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung Maros, Sulsel, Selasa (20/1/2026). (©Basarnas Makassar)
Headline

Korban Kedua Pesawat ATR 42-500 Dievakuasi dari Kedalaman 350 Meter

beritapalu
beritapalu.ID
Facebook Twitter Youtube Instagram Linkedin

About US

beritapalu.ID adalah situs berita online berbasis di Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia. UU No.40/1999 dan Kode Etik Jurnalistik adalah panduan kami. Kecepatan memang penting, tapi akurasi pemberitaan jauh lebih penting. Kami berpihak kepada kebenaran dan kemaslahatan orang banyak dan idak semua berita yang disajikan mewakili pikiran kami. 

Managerial
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Karir
Kebijakan
  • Disclaimer
  • Kode Perilaku
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks Berita

Kunjungi kami di

https://bmzimages.com

© 2025 by beritapalu.ID

PT Beritapalu Media Independen
All Rights Reserved.

Copyright © 2026 beritapalu.ID | Published by PT Beritapalu Media Independen | All Rights Reserved
Halaman
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?