BANGGAI LAUT, beritapalu.id | Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap perahu long boat Rembulan yang dilaporkan hilang kontak di perairan Toropot, Kecamatan Bokan Kepulauan, Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah, berakhir lega. Seluruh penumpang yang berjumlah lima orang berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam keadaan selamat oleh tim SAR gabungan pada Jumat (16/10/2026) dini hari.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu, Muh. Rizal, mengonfirmasi bahwa kelima korban—termasuk dua anak balita—telah berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Luwuk dan diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga.
“Seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam keadaan selamat. Dengan demikian, Operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup,” ujar Muh. Rizal dalam keterangan resminya.
Insiden bermula pada Selasa (13/10/2026) pukul 07.00 WITA. Perahu long boat Rembulan bertolak dari Desa Toropot menuju Desa Tolokibit, Kecamatan Banggai Selatan. Perahu tersebut mengangkut lima orang, yakni Rikandi Bardi (42), Rudding (34), Rusia (41), serta dua anak berusia balita, Khalisa (3) dan Rilan (5).
Di tengah pelayaran, perairan setempat diselimuti kabut tebal yang mengakibatkan nahkoda kehilangan arah (lost orientation). Situasi memburuk saat persediaan bahan bakar minyak (BBM) dan logistik mulai habis. Upaya komunikasi pun terputus total akibat telepon seluler milik korban kehabisan daya.
Mengetahui pihak keluarga belum tiba di tujuan, warga bersama nelayan setempat sempat melakukan pencarian mandiri. Informasi kejadian ini kemudian diteruskan oleh pihak keluarga, Nurlita, ke Basarnas pada Rabu (14/10/2026) siang.
Evakuasi Dini Hari di Rompong Perairan
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Unit Siaga Balut langsung menerjunkan tim pencari. Pada hari kedua operasi, Kamis (15/10/2026), Basarnas memperkuat armada pencarian dengan mengerahkan Alat Utama (Alut) kapal KN SAR Bhisma.
Titik terang muncul pada Kamis malam pukul 22.37 WITA. Tim SAR menerima laporan dari kapal pajeko lokal yang melintas bahwa long boat Rembulan berlabuh di sebuah rompong pada koordinat 0°55’52.90″S – 124°28’14.50″E.
KN SAR Bhisma yang berada sekitar 27 mil laut dari lokasi segera bergerak menuju titik koordinat tersebut. Tepat pada Jumat (16/10/2026) pukul 01.17 WITA, tim SAR gabungan berhasil menemukan seluruh korban dalam kondisi selamat pada koordinat 0°56’11.34″S – 124°27’49.14″E dan langsung melakukan proses evakuasi.
Sinergi Unsur SAR Gabungan
Keberhasilan operasi penyelamatan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai unsur lintas instansi dan masyarakat. Unsur yang terlibat dalam operasi meliputi, Tim Rescue USS Balut & Pos SAR Luwuk, ABK KN SAR Bhisma, Personel Polres Banggai Laut & Babinsa, BPBD Kabupaten Banggai Laut, Pihak keluarga, masyarakat, serta nelayan setempat.
Setelah seluruh korban tiba di Pelabuhan Luwuk dan dipastikan dalam kondisi sehat, seluruh unsur potensi SAR yang terlibat telah dikembalikan ke satuannya masing-masing.











